@long.01_06_02:

Tâm sự hộ người lặng
Tâm sự hộ người lặng
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 12 August 2025 14:11:34 GMT
13393
404
24
124

Music

Download

Comments

hientailaem
Hiện tại là em! :
Rồi qua hết ấy mà!
2025-08-12 16:11:12
1
kim.thoa.o32
Kim Thoa Đào :
anh ơi Lin đi anh đừng giận mà khóc nữa nha anh chuyện gì xảy ra thì mình cũng có cách giải quyết rồi cũng sẽ ổn thôi anh anh đừng khóc nữa nha anh em gửi đến anh một buổi tối tràn đầy niềm yêu thương sức khỏe niềm vui sinh hoạt tốt và bình an cô lên nha anh anh ơi đừng khóc nữa vì mình đã khô nhiều rôi để mai còn có sức khỏe mà đi làm nữa nha anh ♥️♥️♥️♥️♥️
2025-08-13 13:37:56
1
rose634384
彩虹 :
Anh dung khoc , roi em lai muon khoc , co gi noi voi em😢
2025-08-19 13:20:35
0
user6353023190112
user6353023190112 :
đừng buồn nữa bạn ơi mội chuyện rồi sẽ qua thôi
2025-08-12 16:12:49
1
chn.b...nhi
chân.bÉ.đÙ.(ĐÙ.NHI)😏 :
đag khóc thiệt hay dã dậy
2025-08-12 14:25:02
1
....rain..0_0
....Rain..0_0√ :
Ước j mình mạnh mẽ, mình y như tâm trạng này 😌
2025-08-24 17:02:22
0
lethoa102
lethoa102 :
Anh A cooooo
2025-08-16 05:02:22
0
mungnguynth
Mung :
Anh còn có em 😍 ko đc khóc
2025-08-13 16:33:03
0
xmi4a
Mẹ& xíu mại ❤️ :
🥺
2025-08-12 16:11:54
1
dieungocloan83
Dieungocloan :
🥰🥰🥰
2025-08-28 14:50:05
0
hoahue88
HUE PHAM :
🥰🥰🥰
2025-08-26 14:20:58
0
sarisarri375
ruonl :
🥰🥰🥰
2025-08-17 10:13:50
0
khuyn807
khuyên :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-08-16 03:27:54
0
kenlsn
anh :
@Ghétt Hành Tâyy 😤🙃
2025-08-15 17:46:44
0
user52236065537350
user52236065537350 :
😳😳😳
2025-08-15 07:07:04
0
nguyen250505
Nguyen :
@ThuHeng🇯🇵❤️🍀
2025-08-14 14:39:07
0
12345678ueshd
Live game :
Cố lên anh mọi chuyện sẽ ổn mà 😘👍suy nghĩ nhiều cũng vậy mỗi ng điều có nỗi khổ tâm riêng nhiều lúc đau lắm chỉ biết lặng lẽ đứng dậy bước tiếp ♥️Nhưng e tin mọi chuyện sẽ qua vì tâm mình sống tốt ông trời sẽ thấy và ghi nhận nhất định một ngày nào đó mình sẽ thành công ♥️👍
2025-08-13 08:42:54
1
hoangmanh0005
Mạnh Bé 🦀 :
cố lên mọi chuyện rồi sẽ ổn cả thôi .!!
2025-08-13 05:58:23
1
lan.huong2592
Lan Huong :
khi 1 cánh cửa đóng lại, tất sẽ có cánh cửa khác mở ra... Tôi ơi đừng tuyệt vọng. Mong bạn vững tâm.
2025-08-12 17:38:19
1
phm.th543
Phạm Thị :
chả nói vì anh em cũng vậy nhiều lúc em mệt mỏi lắm trong cuộc sống em thấy thảo luận hết cả lên mà nhiều lúc em cảm tưởng em muốn bỏ rơi hết tất cả mà đi một nơi thật xa không ai biết em buồn lắm nhiều lúc không biết tâm sự cùng ai cuộc đời đúng là ngang trái
2025-08-20 12:32:25
0
nguoi.tui.yeu.da.chet
người yêu đã chết :
đã từng trải qua.. đau như Dao cắt.. nhưng vẫn phải sống. phải cố gắng
2025-08-15 17:14:43
0
linhpham13111987
hoàng yến :
cũng như tôi đồng cảnh ngộ nhưng mình phải sống cho mình và gđ ban à !!!
2025-08-14 02:22:59
0
bebongbap
Bé Bông :
cố gắng lên a .,ggsk,ăn uống vào ,làm cũng cẩn thận .tương lai còn dài lắm.
2025-08-14 15:43:42
0
To see more videos from user @long.01_06_02, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dulu, rumah itu pernah mengguncang dunia. Langit mengangguk, bumi menyimak. Ada yang menyanyi hingga gema sampai ke negeri jauh, ada yang menari hingga bayangnya menempel di layar-layar malam. Nama-nama dari rumah ini, diucapkan dengan kekaguman, dan kadang, dengan iri. Mereka adalah cahaya pertama, para sulung yang berlari membawa obor, menyalakan jalur sunyi menjadi jalan setapak yang penuh sorak. Namun seperti musim, sorak pun reda. Cahaya meredup. Langkah melambat. Dan rumah, perlahan... diam. Lalu, dari antara para sulung, ada satu cahaya yang tergelincir. Bukan padam, tapi menyulut api yang salah arah. Asapnya memenuhi rumah, membuat langkah anak-anak setelahnya terasa lebih berat, seakan setiap jendela memandang dengan ragu, setiap pintu menyambut dengan setengah percaya. Dan salah satu adik lelaki, yang seharusnya lahir di waktu yang gemilang, harus menunggu lebih lama di lorong yang penuh bayang. Saat anak lelaki itu akhirnya lahir, langit sedang kelabu. Ada noda di jubah para pendahulu. Jejak yang tak diinginkan, tapi terlalu besar untuk dihapus begitu saja. Lorong-lorong menjadi bisu, dan nama sang ayah hanya digumamkan pelan, seolah terlalu berat untuk disebut lantang. Ayah itu bukan tanpa luka. Ia disanjung oleh sebagian, dipertanyakan oleh sebagian lain. Keputusannya kerap dianggap tak setara, cahayanya terasa condong ke sisi tertentu. Ia dibicarakan dalam bisik dan sorot mata,  seolah tak cukup adil untuk semua anaknya. Tapi tak ada yang bisa menyangkal, bahwa dari tangannya cahaya pertama itu lahir. Ia bukan tanpa cela, tapi ia pernah memberi dunia alasan untuk menoleh. Dan anak lelaki itu hadir bukan ke reruntuhan, melainkan ke rumah yang kehilangan irama. Ia nyaris tak jadi ada, dibentuk dari sisa keyakinan yang terus ditolak waktu. Ia berdiri, meski tak ada tangan yang menggandeng, berjalan di antara dinding yang ragu, dan pintu-pintu yang tak sempat dibuka sepenuhnya. Melihat itu, para kakak lama yang sempat diam, menengok dari jendela atas. Mereka tahu, anak ini lahir tanpa peta. Mereka yang dulu dibimbing, kini diam-diam mengulurkan bisikan: semangat dalam tatap, pelukan dalam sunyi. Karena mereka tahu, berjalan tanpa kompas adalah luka yang tak terlihat tapi nyata. Lalu waktu, seperti hujan yang datang tanpa aba-aba, membawa pulang sang ayah. Untuk sejenak, rumah ini terasa utuh kembali. Dan di saat itu, lahirlah anak-anak perempuan. Di lorong yang lebih terang, di jalan yang lebih bersih. Langkah-langkah mereka diarahkan sejak awal, dengan tangan yang membimbing dan suara yang menyambut. Segalanya terasa baru, dan rumah kembali bernyawa. Ada tawa kakak, langkah adik, dan panduan yang menyatukan mereka. Tapi cahaya, seperti biasa, tak menetap. Obor itu padam lagi, tanpa pesan, tanpa pamit. Dan kini, dua generasi berdiri di lorong yang sama, merasakan sepi yang tak asing, meski datang dari arah berbeda. Mereka tahu rasa kehilangan, satu dari masa lalu, satu dari saat ini. Tapi mereka juga tahu caranya tetap berjalan, karena mereka pernah, dan sedang melakukannya. Rumah itu kembali sunyi, tapi tak pernah kehilangan arah, karena anak-anaknya telah menjadi kompas bagi satu sama lain. #ygentertainment #treasure #babymonster #ygfamily #fyp #foryou #justforfun
Dulu, rumah itu pernah mengguncang dunia. Langit mengangguk, bumi menyimak. Ada yang menyanyi hingga gema sampai ke negeri jauh, ada yang menari hingga bayangnya menempel di layar-layar malam. Nama-nama dari rumah ini, diucapkan dengan kekaguman, dan kadang, dengan iri. Mereka adalah cahaya pertama, para sulung yang berlari membawa obor, menyalakan jalur sunyi menjadi jalan setapak yang penuh sorak. Namun seperti musim, sorak pun reda. Cahaya meredup. Langkah melambat. Dan rumah, perlahan... diam. Lalu, dari antara para sulung, ada satu cahaya yang tergelincir. Bukan padam, tapi menyulut api yang salah arah. Asapnya memenuhi rumah, membuat langkah anak-anak setelahnya terasa lebih berat, seakan setiap jendela memandang dengan ragu, setiap pintu menyambut dengan setengah percaya. Dan salah satu adik lelaki, yang seharusnya lahir di waktu yang gemilang, harus menunggu lebih lama di lorong yang penuh bayang. Saat anak lelaki itu akhirnya lahir, langit sedang kelabu. Ada noda di jubah para pendahulu. Jejak yang tak diinginkan, tapi terlalu besar untuk dihapus begitu saja. Lorong-lorong menjadi bisu, dan nama sang ayah hanya digumamkan pelan, seolah terlalu berat untuk disebut lantang. Ayah itu bukan tanpa luka. Ia disanjung oleh sebagian, dipertanyakan oleh sebagian lain. Keputusannya kerap dianggap tak setara, cahayanya terasa condong ke sisi tertentu. Ia dibicarakan dalam bisik dan sorot mata, seolah tak cukup adil untuk semua anaknya. Tapi tak ada yang bisa menyangkal, bahwa dari tangannya cahaya pertama itu lahir. Ia bukan tanpa cela, tapi ia pernah memberi dunia alasan untuk menoleh. Dan anak lelaki itu hadir bukan ke reruntuhan, melainkan ke rumah yang kehilangan irama. Ia nyaris tak jadi ada, dibentuk dari sisa keyakinan yang terus ditolak waktu. Ia berdiri, meski tak ada tangan yang menggandeng, berjalan di antara dinding yang ragu, dan pintu-pintu yang tak sempat dibuka sepenuhnya. Melihat itu, para kakak lama yang sempat diam, menengok dari jendela atas. Mereka tahu, anak ini lahir tanpa peta. Mereka yang dulu dibimbing, kini diam-diam mengulurkan bisikan: semangat dalam tatap, pelukan dalam sunyi. Karena mereka tahu, berjalan tanpa kompas adalah luka yang tak terlihat tapi nyata. Lalu waktu, seperti hujan yang datang tanpa aba-aba, membawa pulang sang ayah. Untuk sejenak, rumah ini terasa utuh kembali. Dan di saat itu, lahirlah anak-anak perempuan. Di lorong yang lebih terang, di jalan yang lebih bersih. Langkah-langkah mereka diarahkan sejak awal, dengan tangan yang membimbing dan suara yang menyambut. Segalanya terasa baru, dan rumah kembali bernyawa. Ada tawa kakak, langkah adik, dan panduan yang menyatukan mereka. Tapi cahaya, seperti biasa, tak menetap. Obor itu padam lagi, tanpa pesan, tanpa pamit. Dan kini, dua generasi berdiri di lorong yang sama, merasakan sepi yang tak asing, meski datang dari arah berbeda. Mereka tahu rasa kehilangan, satu dari masa lalu, satu dari saat ini. Tapi mereka juga tahu caranya tetap berjalan, karena mereka pernah, dan sedang melakukannya. Rumah itu kembali sunyi, tapi tak pernah kehilangan arah, karena anak-anaknya telah menjadi kompas bagi satu sama lain. #ygentertainment #treasure #babymonster #ygfamily #fyp #foryou #justforfun

About