Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@prendol.ronabell: kapag hindi na survival mode ang buhay,rekta bili na agad☝🏻#hondacivic #fyp
onang0101
Open In TikTok:
Region: PH
Thursday 14 August 2025 05:46:59 GMT
2772
206
0
10
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.18MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.55MB
)
Watermark .mp4 (
3.58MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @prendol.ronabell, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
inpo utangan wo🙋🏻♀️😂 #fypage #beranda #foryou
Mi gatico volvio a la veterinaria, creo que todo salio bien 😭❤️ #giraldos #fyp #longervideos
Live Wallpaper in 4k Cheetah : #LiveWallpaper #livewallpaper4k #aiart #livewallpapers #Epic #Nature #cheetah #2025
#POV (2) : Jungwon kini jadi sering ke rumahmu, bukan lagi untuk main PS dengan Sunoo, tapi karena ingin menemuimu. Tak jarang, setelah menyalami Ayah dan Ibu, ia langsung masuk ke kamarmu dan mengganggumu yang sedang sibuk mengerjakan tugas. Orang tuamu tidak mempermasalahkan itu, asalkan tidak ada tingkah aneh-aneh. "Kakak!" Sunoo membuka pintu kamarmu dengan emosi meluap dan langsung menarik Jungwon yang sedang bersandar di bahumu. "Eh! Jangan ditarik-tarik, Noo. Sakit!" keluh Jungwon kesakitan, namun hanya dibalas tatapan sinis oleh Sunoo. "Aku awalnya sih nggak masalah kalian pacaran, tapi Kak (y/n) jadi jarang ngawasin aku, jarang buatin susu. Semua gara-gara kamu, Won!" Sunoo mengomel tanpa henti, menumpahkan kecemburuannya karena perhatian kakak perempuannya kini lebih banyak tercurah pada sahabatnya itu, dibanding dirinya sebagai adik. Pemandangan hari itu adalah melihat Sunoo dan Jungwon saling menjambak dan melempar bantal, merasa tersaingi oleh perhatianmu yang memang mulai berubah semenjak Jungwon menjadi kekasihmu. Kamu hanya diam, merekam pertengkaran mereka dan mengirimnya ke grup keluarga. "Astaga, Adek! Jungwon!" Ibumu datang dan langsung menjewer telinga mereka berdua. Kamu tertawa terbahak-bahak sambil menepuk tangan. Mereka berdua akhirnya dihukum untuk mencuci piring di dapur karena telah membuat kegaduhan. Setelah selesai, Ibumu menyuruh Sunoo belajar di kamar. Jungwon? Tentu saja lanjut bermanja-manja di kamarmu. Ia memeluk pinggangmu— kangen katanya. Sesekali ia menggesek-gesekkan kepalanya di lehermu, kamu bisa mencium aroma wangi dari pucuk rambutnya. Karena kelewat gemas, kamu mencium keningnya dan mencubit pipinya. "Kakak." "Iya, kenapa?" "Kakak sayang aku, kan?" Ini mungkin jadi pertanyaan keempat ratus kali yang sudah Jungwon lontarkan semenjak kalian berpacaran. Kamu menghela napas dan tersenyum. "Sayang dong, kalau enggak sayang nanti kamu nangis," kalimat itu membuat kalian tertawa—juga membuat pelukan dari Jungwon semakin erat. "Mau dong di-kiss lagi, aku mau di pipi," ucapnya dengan suara anak kecil. Kamu dengan sigap mencium pipinya, sementara itu wajah Jungwon semakin memerah, matanya terpejam karena senyuman lebar. ——— Setelah dua tahun lamanya, kamu telah mempersiapkan diri untuk mempresentasikan seminar proposalmu di kampus. Kamu sangat berharap ini bisa menjadi langkah yang baik untuk penelitianmu. Dan, sesuai rencanamu semuanya berjalan lancar. Kamu keluar dari ruangan, ditunggu oleh Jungwon dan Sunoo. Mereka berdua membawa bunga dan mengucapkan selamat. Dengan balutan kemeja putih dan rok hitam, kamu melangkah ke arah mereka. "Makasih ya udah datang, pakai bawa bunga segala lagi. Mending ngasihnya pas aku wisuda nanti," ucapmu tersenyum. "Kakak, aku selalu pengen jadi orang yang ngedukung dan ngerayain percapaian Kakak dari dulu bahkan sampai sekarang," Jungwon tersenyum dan mengelus rambutmu, ia langsung menggandengmu dan meminta Sunoo untuk memotret kalian berdua. Setelah foto, Sunoo pamit pergi duluan karena sekarang ia tengah sibuk menjadi mahasiswa 'kura-kura' (kuliah-rapat-kuliah-rapat). Sebelum pergi, Sunoo mencium pipimu—itulah kebiasaan kalian dari kecil. Jungwon menatapmu, lama sekali. "Cantik," bisiknya. Kalian berdua meninggalkan kampus. Kebetulan Jungwon tidak ada kelas hari ini karena dosennya sedang di luar kota. Ia mengajakmu ke kafe favoritnya, tempat kalian pertama kali pergi berdua. Seperti biasanya, kalian membahas hal-hal lucu, bercerita tentang kehidupan kuliah dan berbagi keluh kesah. Hingga pada detik itu, kamu merasa tegang. "Kak, perasaanku ngga pernah berubah dari dulu. Aku selalu jatuh cinta setiap kali aku lihat Kakak. Aku selalu pengen ada di setiap prosesnya Kakak, mau nemenin Kakak sampai sarjana bahkan sampai nikah." "Oh iya kak, aku mau tanya." Ia diam sejenak. Tatapan matanya berubah menjadi seseorang yang panik, takut— takut kalau ia salah bicara. "Kamu kena—" Omonganmu terpotong. (Lanjutan dikolom komentar) #JungwonEnhypen #Jungwon #Enhypen #fyp
Obrzydliwa PROPAGANDA! System się pogubił.
emang gini kalo jiwa biduan #seventeen17_official
About
Robot
Legal
Privacy Policy