@lets.open.it.with.chloe: Let’s make the ULTRA RARE @minibrands Garden Red Rose! 🌹 #minibrabdscreategarden #minibrandsultrarare #minibrandsgarden #asmr #asmrsounds

Let’s Open It
Let’s Open It
Open In TikTok:
Region: GB
Thursday 21 August 2025 14:59:10 GMT
59781
2562
19
274

Music

Download

Comments

jamie.reed61
Jamie Reed :
😭😭😭😭😭 I need
2026-06-05 00:30:22
0
lisa.marie680
Lisa Marie :
Nice!!!!!!🥰🥰🥰 I’m still looking for one😊
2025-08-23 01:36:47
5
pegasus1395
pegasus0424 :
How do I get it? Was it a light ball or heavy??
2025-09-21 21:34:00
0
maxmk97
🎼🎼🎼🫐🫐🫐🎼🎼🎼 :
2026-01-05 12:40:23
1
renevasam
Rene Vasam :
Mini brands
2025-10-22 20:28:35
0
diepologo
diego :
I need the code please !!!🥰
2026-03-06 12:40:32
0
sharonmq4
Sharon MQ :
🤩
2025-09-17 02:26:15
0
claudinhalopes.015
Claudinhalopes.015 :
🥰🥰🥰
2025-08-21 23:46:31
1
karenp026
Karen peña :
@🎀 El mundito de Ale 🎀
2025-09-20 23:40:46
0
yren.guilln
Yren Guillén :
😁
2025-08-25 15:17:29
0
kimberlyalfaro810
Kimberly Alfaro :
😂
2025-08-24 22:03:47
0
kimberlyalfaro810
Kimberly Alfaro :
😁
2025-08-24 22:03:47
0
hilaryjane23
Hilary Jane :
🥰🥰🥰
2025-08-23 15:16:36
0
kimberlyalfaro810
Kimberly Alfaro :
🥰
2025-08-24 22:03:48
0
hilaryjane23
Hilary Jane :
❤️❤️❤️
2025-08-23 15:16:34
0
jaradaniela392
JaraDanie10🩵 :
😂😂😂
2026-01-18 19:28:05
0
To see more videos from user @lets.open.it.with.chloe, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#pov : musuh? Kalau ada satu hal yang disepakati semua orang di kantor itu, jawabannya pasti sama:   Jangan pernah menaruh Y/N dan Boo Seungkwan dalam satu tim.   Karena hasilnya tidak akan produktif.   Hasilnya akan berisik.   Padahal kalau dipikir-pikir, mereka tidak pernah punya masalah besar. Tidak ada pengkhianatan. Tidak ada konflik masa lalu. Tidak ada alasan dramatis seperti di film-film.   Mereka hanya... tidak cocok. Itu saja.   Seungkwan adalah tipe orang yang bisa akrab dengan siapa saja dalam waktu lima menit. Satpam depan kantor? Akrab. Kurir paket? Akrab. Barista langganan? Sudah hafal cerita hidupnya. Entah bagaimana, orang selalu nyaman di dekatnya. Dia cerewet, ekspresif, suka bercanda, dan tidak pernah kehabisan topik.   Sementara Y/N adalah kebalikannya. Ia tidak suka basa-basi. Tidak suka obrolan yang terlalu panjang. Tidak suka orang yang terlalu berisik. Dan sayangnya, Seungkwan adalah definisi berjalan dari semua hal yang tidak disukainya.   Pertemuan pertama mereka terjadi di ruang rapat.
#pov : musuh? Kalau ada satu hal yang disepakati semua orang di kantor itu, jawabannya pasti sama: Jangan pernah menaruh Y/N dan Boo Seungkwan dalam satu tim. Karena hasilnya tidak akan produktif. Hasilnya akan berisik. Padahal kalau dipikir-pikir, mereka tidak pernah punya masalah besar. Tidak ada pengkhianatan. Tidak ada konflik masa lalu. Tidak ada alasan dramatis seperti di film-film. Mereka hanya... tidak cocok. Itu saja. Seungkwan adalah tipe orang yang bisa akrab dengan siapa saja dalam waktu lima menit. Satpam depan kantor? Akrab. Kurir paket? Akrab. Barista langganan? Sudah hafal cerita hidupnya. Entah bagaimana, orang selalu nyaman di dekatnya. Dia cerewet, ekspresif, suka bercanda, dan tidak pernah kehabisan topik. Sementara Y/N adalah kebalikannya. Ia tidak suka basa-basi. Tidak suka obrolan yang terlalu panjang. Tidak suka orang yang terlalu berisik. Dan sayangnya, Seungkwan adalah definisi berjalan dari semua hal yang tidak disukainya. Pertemuan pertama mereka terjadi di ruang rapat. "Selamat pagi semuanya!" Suara Seungkwan langsung memenuhi ruangan. Y/N yang sedang membuka laptop bahkan belum sempat duduk dengan nyaman. "Kenapa pagi-pagi semangat banget?" gumamnya pelan. Namun rupanya Seungkwan mendengar. "Karena hidup sudah cukup berat. Kalau nggak semangat nanti tambah berat." Beberapa orang tertawa. Y/N tidak. Seungkwan melirik sekilas, lalu mengangkat alis. Dan sejak saat itu, entah kenapa mereka selalu bertabrakan. Saat Y/N ingin suasana tenang, Seungkwan ribut. Saat Seungkwan ingin bercanda, Y/N memasang wajah datar. Saat Seungkwan mengajak makan siang bersama, Y/N menolak. Awalnya itu hanya rasa kesal biasa. Namun lama-kelamaan, mulai berkembang. Suatu hari mereka harus mengerjakan proyek yang sama. Y/N langsung tahu hidupnya akan sulit selama beberapa minggu ke depan. "Kenapa mukamu kayak habis ditagih utang?" tanya Seungkwan. "Karena harus satu tim sama kamu." "Oh." Seungkwan mengangguk pelan. "Lumayan. Aku pikir kamu benci aku." "Aku memang benci kamu." Hening. Lalu Seungkwan tertawa. "Kamu lucu juga ternyata." Y/N hampir melempar pulpen. Yang membuatnya semakin kesal adalah, Seungkwan tidak pernah terlihat tersinggung. Mau dicuekin, dibalas dingin, ditatap sinis, tetap saja besoknya datang lagi. "Udah makan?" "Udah." "Masa?" "Iya." "Bohong." "Kenapa kamu tahu?" "Kamu kalau lapar galaknya dua kali lipat." Y/N memejamkan mata, mencoba sabar. Kadang ia benar-benar tidak mengerti bagaimana seseorang bisa begitu menyebalkan setiap hari. Namun tanpa sadar, ia mulai terbiasa. Terbiasa mendengar suara Seungkwan di pagi hari. Terbiasa melihatnya mondar-mandir. Terbiasa mendengar ocehannya saat makan siang. Sampai suatu hari, Seungkwan tidak masuk kantor. Awalnya Y/N tidak peduli. Atau setidaknya ia berusaha terlihat tidak peduli. Namun menjelang siang, kantor terasa aneh. Terlalu tenang. Tidak ada yang bernyanyi sembarangan. Tidak ada yang tiba-tiba muncul membawa camilan. Tidak ada yang berisik di grup kantor. "Seungkwan sakit," salah satu rekan kerja menjelaskan. "Oh." Jawaban Y/N singkat. Namun sepanjang hari, ia beberapa kali melihat kursi kosong itu. Dan untuk pertama kalinya, ia menyadari sesuatu: Kesal dan terbiasa ternyata sangat tipis bedanya. Beberapa hari kemudian Seungkwan kembali. Wajahnya masih sedikit pucat. "Eh," Y/N menoleh. "Apa?" "Makasih." "Makasih kenapa?" "Kemarin kirim sup." Y/N membeku. "Aku nggak kirim." "Namamu ada di kartunya." "..." Seungkwan tiba-tiba tersenyum. "Oh." Y/N langsung sadar. Ia lupa mengambil kartu yang diselipkan temannya. Dan sekarang semuanya terlambat. #au #seungkwan #foryou

About