@packageshoppop: Replying to @JB here ya go…. another post that WON’T be deleted 🤷🏾‍♀️. Dedicated just for you since you claim you’ll be here. #stillshowingup #caringforpop #packageshoppop #wematchingenergyoverhere

CaringForPop
CaringForPop
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 24 August 2025 19:06:33 GMT
4347
343
71
13

Music

Download

Comments

lil.mama4773
lil mama :
Were here Meeka! enjoy your visit with Pops
2025-08-24 20:37:42
8
nakiashine
Nakia Symoné💜 :
Ouuuu we got you bothered 😂😂😂
2025-08-24 19:20:17
3
user799791674
Mae :
For sure . Caregiving is not a joke. Girl keep going with Pops. Good job.💯💯
2025-08-28 10:23:45
1
maryhinson335
maryhinson335 :
I never thought I would be a caregiver now I know that there are so many of us out there just by seeing you taking care of your Pops. Sometimes you just feel like you’re the only person, it’s good to know others are doing what you do and feel the way you feel about your loved ones. Then I’m not alone.
2025-08-25 04:13:10
2
sharks0118
Happy place #2 :
Don’t entertain you doing good do good❤️🙏🏽
2025-08-24 23:13:02
2
byrd086
Byrd086 :
I am crying 😭😭🤣😂😂❤️❤️❤️…I loving your soft life 🔥🔥 forever ever 🤣 Sis got time today 🤣😂 #likemamalikedaughter🤣😂”lilgirl”
2025-08-25 00:00:14
4
debbielee1866
Debbie Lee329❌️ :
If these weird people don't like seeing what you post,instead of assuming how your life is; just keep scrolling. That simple. May GOD continue to bless you and your family. ❤️
2025-08-25 12:57:25
4
kellydukes7
Kelly Dukes88 :
🔥🔥🔥💯🖤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹 flowers to you, Meeeka
2025-08-24 22:16:32
1
just.dawn.marie
Dawn.Kelly :
Facts!!!! Auntie right here with you baby.
2025-08-24 19:09:43
4
cynthiadavis9145
lady cyn :
I'm crying
2025-08-24 21:24:55
1
thomasenasingleto1
Thomasena Singleton :
You've got me cracking up 😂😂😂. They need to remain quiet and just not say anything 😂😂😂😂
2025-08-26 21:41:47
1
teresa.gulley
teresagulley7 :
Facts 🙏❤️🥰
2025-08-24 19:44:44
1
nakiashine
Nakia Symoné💜 :
Make a post about me too while you at it. 😂
2025-08-24 19:21:21
2
just.dawn.marie
Dawn.Kelly :
She done blocked everyone!
2025-08-24 23:44:03
1
bignikki7392
bignikki7392 :
Your cousin is here with you!!! Because they might want to leave you alone. You take damn good care of Pops
2025-08-24 22:50:11
2
mszee_1
mszee_1 :
They must be new here
2025-08-24 23:00:01
1
wwwticktok.comiustdoiatn
T boy Lewis :
💯💯💯
2025-08-25 03:58:16
1
adrianaaugustin75
Adriana brownsuger :
😂😂😂😂💐💐💐💐
2025-08-25 01:01:02
1
whodat1123
✨MissRedd✨ :
😂😂😂
2025-08-24 20:06:02
1
loveon176
Bernnadette48❌ :
💜💜💜
2025-08-28 09:31:59
0
angelinehackney
Hackhouse64 :
😅
2025-08-28 04:27:37
0
calvinadickerson1
Calvina Dickerson :
😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱
2025-08-25 20:23:03
0
tendalynda
tendalynda ❌️ :
😂😂😂😂😂😂😂😂😂💯💯💯💯
2025-08-25 19:27:00
0
starlettemarie
Starlette Marie :
🎯🎯🎯🎯❤️
2025-08-25 12:27:48
0
To see more videos from user @packageshoppop, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau kita tarik garis sejak tanggal dua puluh lima Agustus dua ribu dua puluh lima, pola yang muncul agak berbeda dari demo klasik di Indonesia. Aksi sudah berlangsung berhari-hari, meluas di beberapa kota besar, tapi anehnya belum jelas isu sentral maupun aktor penggerak utama. Situasi seperti ini punya beberapa konsekuensi strategis: Pertama, sifat gerakan. Gerakan tanpa pusat komando dan isu tunggal cenderung disebut leaderless movement. Ia bisa muncul dari akumulasi frustrasi sosial, ekonomi, atau politik yang lama dipendam. Justru karena tanpa figur atau organisasi tunggal, ia lebih sulit dipatahkan lewat negosiasi elit. Aparat tidak bisa mengundang satu tokoh untuk “mendinginkan” massa. Kedua, peluang dan risiko. Di satu sisi, spontanitas memberi energi dan daya sebar cepat—seperti api di ladang kering. Namun di sisi lain, ketiadaan isu utama membuat tuntutan kabur. Publik yang awalnya simpati bisa bingung: sebenarnya apa yang diperjuangkan? Di celah kabur inilah operasi bendera palsu, provokasi kekerasan, atau infiltrasi kelompok oportunis bisa dengan mudah masuk. Ketiga, respons negara. Penguasa biasanya akan memainkan dua taktik: kriminalisasi “aktor bayangan” untuk menciptakan narasi musuh imajiner, sekaligus menawarkan kanal dialog untuk meredam tekanan. Namun karena gerakan ini cair, represi berlebihan berpotensi melahirkan martir—yang justru memperluas aksi. Keempat, skenario bila meluas. Jika aksi terus menjalar, risiko utama adalah fragmentasi sosial: kampus, serikat buruh, komunitas agama, hingga pedagang pasar ikut bergabung dengan agenda masing-masing. Ini bisa mengubah gerakan yang tadinya spontan menjadi lebih terstruktur. Saat itu, pemerintah terdesak memilih antara konsesi politik atau represi lebih keras. Keduanya sama-sama berbiaya tinggi bagi legitimasi. Singkatnya, aksi tanpa isu tunggal ini ibarat arus bawah tanah: tidak terlihat arah pasti, tapi bisa tiba-tiba memunculkan retakan besar di permukaan. Pertanyaannya tinggal satu: apakah energi spontan ini menemukan simpul politik yang jelas, atau justru padam karena kelelahan dan kebingungan internal.#operasibenderapalsu #rantisbrimob #ojoldilindas #operasiinteljen #demonstrasi
Kalau kita tarik garis sejak tanggal dua puluh lima Agustus dua ribu dua puluh lima, pola yang muncul agak berbeda dari demo klasik di Indonesia. Aksi sudah berlangsung berhari-hari, meluas di beberapa kota besar, tapi anehnya belum jelas isu sentral maupun aktor penggerak utama. Situasi seperti ini punya beberapa konsekuensi strategis: Pertama, sifat gerakan. Gerakan tanpa pusat komando dan isu tunggal cenderung disebut leaderless movement. Ia bisa muncul dari akumulasi frustrasi sosial, ekonomi, atau politik yang lama dipendam. Justru karena tanpa figur atau organisasi tunggal, ia lebih sulit dipatahkan lewat negosiasi elit. Aparat tidak bisa mengundang satu tokoh untuk “mendinginkan” massa. Kedua, peluang dan risiko. Di satu sisi, spontanitas memberi energi dan daya sebar cepat—seperti api di ladang kering. Namun di sisi lain, ketiadaan isu utama membuat tuntutan kabur. Publik yang awalnya simpati bisa bingung: sebenarnya apa yang diperjuangkan? Di celah kabur inilah operasi bendera palsu, provokasi kekerasan, atau infiltrasi kelompok oportunis bisa dengan mudah masuk. Ketiga, respons negara. Penguasa biasanya akan memainkan dua taktik: kriminalisasi “aktor bayangan” untuk menciptakan narasi musuh imajiner, sekaligus menawarkan kanal dialog untuk meredam tekanan. Namun karena gerakan ini cair, represi berlebihan berpotensi melahirkan martir—yang justru memperluas aksi. Keempat, skenario bila meluas. Jika aksi terus menjalar, risiko utama adalah fragmentasi sosial: kampus, serikat buruh, komunitas agama, hingga pedagang pasar ikut bergabung dengan agenda masing-masing. Ini bisa mengubah gerakan yang tadinya spontan menjadi lebih terstruktur. Saat itu, pemerintah terdesak memilih antara konsesi politik atau represi lebih keras. Keduanya sama-sama berbiaya tinggi bagi legitimasi. Singkatnya, aksi tanpa isu tunggal ini ibarat arus bawah tanah: tidak terlihat arah pasti, tapi bisa tiba-tiba memunculkan retakan besar di permukaan. Pertanyaannya tinggal satu: apakah energi spontan ini menemukan simpul politik yang jelas, atau justru padam karena kelelahan dan kebingungan internal.#operasibenderapalsu #rantisbrimob #ojoldilindas #operasiinteljen #demonstrasi

About