@themanicuredmom: Replying to @bushwoman101 #themanicuredmom #womenaretheprivilegedclass #womenprivilege #menarevictimstoo #menneedsupporttoo

The Manicured Mom❌Tammy
The Manicured Mom❌Tammy
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 28 August 2025 09:48:11 GMT
184394
18722
1275
2896

Music

Download

Comments

mateo226622
Mateo226622 :
keep on mind that men dont report...
2025-08-29 05:25:26
449
petarr_matic
PetarM :
6 7 😂✌️
2025-08-28 21:37:40
500
ericasadam
ericasadam :
there is no way in hell those numbers are accurate
2025-08-28 16:27:48
13
joshdoesit3
joshdoesit3 :
Another Statistic to look at is that 1. There is a higher likelihood that a lot more men didn't reveal they were SA'd compared to women so there might be more cases 2. There is a higher likelihood that a lot more women lied about SA compared to men
2025-08-28 16:54:09
517
aliheibaa3
Ali Heiba :
hah women and accountability taxes and fun
2025-08-28 13:05:30
726
c.h.3.g.3
. :
selective empathy runs our society😔😔
2025-08-28 12:30:45
2276
somethingrandom0381
somethingrandom :
women🥀
2025-08-28 22:24:24
103
notaserialkiller2
notaserialkiller :
2025-08-28 18:24:09
184
keeganrigas
Keegan Rigas :
you literaly proved their point about it being a majority male crime ? 60%
2025-08-29 10:57:56
9
seerum6
Seerum :
Yup, cops told me I should consider myself lucky and slammed the door in my face
2025-08-28 16:41:47
315
macknoble777
GodSend. :
happens to allot of us men we just keep it to ourselves because nobody really gonna believe it
2025-08-28 17:37:43
284
h3lioskullmt
h3lio :
find it funny people only ask for source when it's dealing with male victims but when it's a woman victim they immediately belive them without proof 🧍‍♂️
2025-08-28 22:29:06
1455
thelowten
lowten :
can you link where you git these statistics please.
2025-08-28 11:54:10
8
mr_giggles23
Mr Giggles :
god forbid a man has hobbies 🥀🥀🥀
2025-08-28 22:30:00
18
monwa.01
mmn01 :
I've been saying this men and women are the same, the problem here are evil people it's not just a men and women thing it's about evil and good
2025-08-28 17:39:56
60
scottlangleycsr
❌️Stormbringer❌️ :
Which reminds me of a question I asked my ex-wife. Can a woman r@p€ another woman?
2025-08-29 02:02:59
0
proud_not_prejudiced_alt
A Woman (what?) :
Can I see the sources? I can’t quote it otherwise
2025-08-28 16:14:18
4
ferty_lil
☆Dexter_Goldberg☆ :
protect this woman at all cost
2025-08-30 00:08:34
12
roverrollover2024
Roverrollover2024 :
Yep happen to me , no means no , she ran me over . While I could defend myself . Grape d me , no one believed me , child support for 18.6 yrs . Money ended up in cartel hands . Child dumped on strangers . Police laughed , because they work for cartel .
2025-08-28 14:59:24
66
polymath_creative
Roy :
refrence please
2025-08-28 14:29:26
1
smg1401
jg-33 :
We need to hold EVERYONE accountable with punishments that fit the crime but are equal is severity
2025-08-28 10:03:18
722
ericasadam
ericasadam :
has anyone looked at the actual report? I just did and those numbers are wrong...also it is from 2010 and it is an estimate not survey results....
2025-08-28 16:38:41
24
clyrkthewinged
Clyrk :
"Feminists" will either dodge this question or somehow able to turn the tables
2025-08-29 03:30:37
18
matthewgerrish610
Matthew gerrish :
how is this possible?
2025-08-29 14:22:02
0
To see more videos from user @themanicuredmom, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pierre Tendean adalah seorang pahlawan revolusi Indonesia yang lahir pada 21 Februari 1939 di Jakarta dan meninggal pada 1 Oktober 1965, . Ia dikenal sebagai korban dari Gerakan 30 September (G30S) dan secara anumerta dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi, yang kemudian diakui sebagai Pahlawan Nasional .   Latar Belakang dan Pendidikan   Pierre Tendean adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya, Dr. A.L. Tendean, berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara, dan ibunya, Cornet M.E., adalah keturunan Perancis, . Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas, ia ingin masuk Akademi Militer Nasional, tetapi mengikuti saran orang tuanya untuk masuk Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) di Bandung pada tahun 1958,  .       Karier Militer   Tendean memperoleh pengalaman di medan perang saat masih di akademi ketika dikirim ke Sumatera Barat dalam Operasi Sapta Marga, . Pada tahun 1962, ia lulus dari ATEKAD dan diberi pangkat Letnan Dua Corps Zeni (Czi), . Setelah itu, ia mengikuti kursus teknik militer selama setahun dan kemudian ditugaskan sebagai Komandan Peleton Batalyon Zeni Tempur 2 Komando Daerah Militer II di Medan, . Pada tahun 1963, Tendean menerima pelatihan intelijen dan ditugaskan ke Dinas Pusat Intelijen Angkatan Darat (DIPIAD) dan ikut serta dalam konfrontasi dengan Malaysia (Dwikora), . Pada 15 April 1965, ia dipromosikan menjadi Letnan Satu dan menjadi ajudan Jenderal Abdul Haris Nasution,  .   Peristiwa G30S   Pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965, pasukan yang loyal kepada G30S datang ke rumah Jenderal Nasution untuk menculiknya,, . Tendean tertangkap dan disangka sebagai Nasution. Ia dibawa ke Lubang Buaya bersama perwira tinggi lainnya, ditembak mati, dan dimasukkan ke dalam sumur tua,,  .   Penghargaan dan Pengakuan   Pada 5 Oktober 1965, Pierre Tendean ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional atas pengorbanan dan dedikasinya kepada negara, . Ia dipromosikan secara anumerta menjadi Kapten dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, . Saat meninggal, ia berusia 26 tahun,  .
Pierre Tendean adalah seorang pahlawan revolusi Indonesia yang lahir pada 21 Februari 1939 di Jakarta dan meninggal pada 1 Oktober 1965, . Ia dikenal sebagai korban dari Gerakan 30 September (G30S) dan secara anumerta dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi, yang kemudian diakui sebagai Pahlawan Nasional . Latar Belakang dan Pendidikan Pierre Tendean adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya, Dr. A.L. Tendean, berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara, dan ibunya, Cornet M.E., adalah keturunan Perancis, . Setelah menyelesaikan sekolah menengah atas, ia ingin masuk Akademi Militer Nasional, tetapi mengikuti saran orang tuanya untuk masuk Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) di Bandung pada tahun 1958, .   Karier Militer Tendean memperoleh pengalaman di medan perang saat masih di akademi ketika dikirim ke Sumatera Barat dalam Operasi Sapta Marga, . Pada tahun 1962, ia lulus dari ATEKAD dan diberi pangkat Letnan Dua Corps Zeni (Czi), . Setelah itu, ia mengikuti kursus teknik militer selama setahun dan kemudian ditugaskan sebagai Komandan Peleton Batalyon Zeni Tempur 2 Komando Daerah Militer II di Medan, . Pada tahun 1963, Tendean menerima pelatihan intelijen dan ditugaskan ke Dinas Pusat Intelijen Angkatan Darat (DIPIAD) dan ikut serta dalam konfrontasi dengan Malaysia (Dwikora), . Pada 15 April 1965, ia dipromosikan menjadi Letnan Satu dan menjadi ajudan Jenderal Abdul Haris Nasution, . Peristiwa G30S Pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965, pasukan yang loyal kepada G30S datang ke rumah Jenderal Nasution untuk menculiknya,, . Tendean tertangkap dan disangka sebagai Nasution. Ia dibawa ke Lubang Buaya bersama perwira tinggi lainnya, ditembak mati, dan dimasukkan ke dalam sumur tua,, . Penghargaan dan Pengakuan Pada 5 Oktober 1965, Pierre Tendean ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional atas pengorbanan dan dedikasinya kepada negara, . Ia dipromosikan secara anumerta menjadi Kapten dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, . Saat meninggal, ia berusia 26 tahun, .

About