@_nenoxy_: Tomoya and Nagisa❤️ #clannad #clannadafterstory #クラナド #nagisafurukawa #anime

Nenoxy
Nenoxy
Open In TikTok:
Region: DE
Saturday 30 August 2025 15:30:57 GMT
11710
2111
36
123

Music

Download

Comments

simons.edits
simons bruh :
"nagisa i found it, i finally found it, something only i can protect" 😭😭
2025-08-31 10:04:09
38
kazua_670
nobles_phantasme :
name song
2025-10-02 16:41:54
0
aoninja.kp
𑣲˚.⋆ֹ :
it's not fair.
2025-11-01 20:05:05
1
guccigrape8080
GucciGrape8080 :
Clannad is peak
2025-08-30 19:44:51
33
yjwx21
yjwx21 :
2025-08-31 22:59:32
10
skhn13_
skhn13_ :
Clannad is peak ❤️
2025-08-31 17:57:12
5
ikeydoodle
ike :
best fiction ever made
2025-09-21 00:36:59
1
hq.020
hq :
i love clannad[weep]
2025-08-30 18:41:30
3
nih7t_777
Nihat :
"Sanae san told me"
2025-09-01 20:18:14
7
dioshi6
que significa "Te amo" :
clannad peak
2025-08-30 17:05:05
6
vvantaeva
Vvantaeva :
clannad is peak
2025-09-02 05:22:04
1
anby_dailyposts
Spray :
Its screaming at me peak peak peak peak peak peak
2025-09-01 22:00:12
3
nagicachan
🔰hunter2981🔰 :
Guys watch clannad
2025-09-04 01:51:26
2
pferdebegeisterter_typ
pferdebegeisterter Typ :
Clannad peakest of the peakest
2025-09-01 13:41:28
5
gaaaston_1310
Fallen_2501 :
2025-09-03 02:54:07
3
devinon.tt
Devin :
Clannad is peak
2025-09-01 20:07:30
2
umanimq
ℰ 𝄞 :
2025-10-19 23:22:27
1
pilllarrrrr
Pillar :
2025-09-03 11:01:51
1
huhu123902
chiu chiu :
😢😢😢
2025-08-30 16:50:02
1
lab_mem001
Hououin Kyouma :
@Petelgeuse Romanée-Conti @Beyond± @Clannad - クラナド
2025-08-30 18:34:20
1
akirakenji4k
Akira Kenji :
2025-09-27 05:26:24
1
anthonykabell
Anthony Kabell :
Clannad Original Soundtrack (Music by Shinji Orito, Jun Maeda, Magome Togoshi, Lia, Chata, Eufonius and Riya)
2025-10-13 23:45:45
1
katn16_
🇲🇦🇵🇹 :
peak
2025-08-31 19:03:12
1
whyte.dubois
𝐖𝐡𝐲𝐭𝐞 :
Peakest
2025-08-30 19:59:30
1
jonyeditsss
Eres un tipo increíble Subaru :
2025-09-02 01:18:50
1
To see more videos from user @_nenoxy_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: di usia yang baru menginjak 25 tahun, aku sudah resmi divonis sebagai penderita hipertensi kronis dan harus menelan pil pahit obat dari dokter seumur hidupku. Semua mimpi indah masa mudaku runtuh seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, masa iya anak umur 25 tahun sakitan? Paling cuma capek habis scrolling sosmed semalaman, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran tugas doang,  nanti juga hilang sendiri.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai jam 3-4 pagi demi maraton drakor dan scrolling TikTok,  menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan anak muda jaman sekarang yang hancur lebur hobi banget makan makanan instan asin, seblak pedas gurih, makanan cepat saji berlebihan, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usiaku masih muda belia, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita, dan sekujur tubuhku langsung lemas tak berdaya. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter digital dipasang di lengannya dan mesin selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: di usia yang baru menginjak 25 tahun, aku sudah resmi divonis sebagai penderita hipertensi kronis dan harus menelan pil pahit obat dari dokter seumur hidupku. Semua mimpi indah masa mudaku runtuh seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, masa iya anak umur 25 tahun sakitan? Paling cuma capek habis scrolling sosmed semalaman, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran tugas doang, nanti juga hilang sendiri.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai jam 3-4 pagi demi maraton drakor dan scrolling TikTok, menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan anak muda jaman sekarang yang hancur lebur hobi banget makan makanan instan asin, seblak pedas gurih, makanan cepat saji berlebihan, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usiaku masih muda belia, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita, dan sekujur tubuhku langsung lemas tak berdaya. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter digital dipasang di lengannya dan mesin selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak di angka krisis ekstrem 195/110! Anak muda umur 25 tahun bisa setinggi ini?!" seru perawat dengan nada panik menyuruhku tenang total. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Kamu mengalami Hipertensi Kritis di usia muda! Pembuluh darahmu sudah sangat tertekan dan hampir memicu stroke! Mulai hari ini, kamu tidak boleh lepas dari obat dokter dan harus minum obat seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku sebagai anak muda berubah jadi penjara penderitaan: setiap hari harus bergantung pada obat seumur hidup, dihantui rasa cemas takut kena stroke di usia muda, dan tabungan habis buat kontrol rutin. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia tidak kenal usia bahkan di umur 25 tahun yang harusnya lagi produktif, dia bisa menyelinap diam-diam, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, masa depan kita ikut dihancurkan tak bersisa.

About