@ymap64: Refugio Sanador en el pasado musical ❤️‍🔥🙌🏼❤️‍🔥

YMAP❤️🇻🇪❤️
YMAP❤️🇻🇪❤️
Open In TikTok:
Region: VE
Saturday 30 August 2025 19:53:06 GMT
2903
179
8
78

Music

Download

Comments

thaizfiguera
thaizfiguera :
Puro Oro y diamantes ♦️☺️❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹🇻🇪
2025-08-31 04:23:01
1
noelmarquez616
n.j.m .01 :
Excelente tema. icono de una época de oro
2025-08-31 03:13:18
1
alfredocristianag
alfredo cridtian aguirre ri :
wing of america bello tema 🤣
2025-08-31 02:57:39
1
luisperaza395
luisperaza395 :
❤️❤️❤️
2025-08-30 20:07:13
1
luisagonzalez5152
luisagonzalez5152 :
❤️
2025-08-30 22:01:15
1
marimedina5375
marimedina :
💕💕💕🥰😍🤩
2025-08-31 02:56:09
0
To see more videos from user @ymap64, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Raya (4), bocah di Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing. Ia adalah anak dari Udin (32) dan Endah (38) yang disebut Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, sebagai ODGJ sehingga keluarganya tidak tercatat dalam administrasi kependudukan dan terkendala mengurus BPJS. Wardi menjelaskan, KK keluarga tersebut baru terbit pada Selasa siang (22/7), namun Raya meninggal pada malam harinya. Sebelum wafat, pegiat sosial Iin menemukan ratusan cacing hidup keluar dari hidung, anus, hingga organ vital Raya, bahkan hasil CT Scan menunjukkan cacing dan telurnya sudah sampai di otak. Iin juga menanggung biaya perawatan Rp 23 juta karena tidak ada bantuan dari dinas sosial maupun badan zakat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunda bantuan untuk Desa Cianaga sebagai sanksi atas lalainya perangkat desa hingga kasus Raya terjadi. “Saya tunda bantuan desanya karena desanya tidak mampu mengurus warganya,” ujar Dedi dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Senin (19/8). Dedi menilai perangkat desa gagal membangun empati dan mengingatkan fungsi PKK, posyandu, hingga bidan tidak berjalan. Ia juga mengirim tim untuk merawat seluruh keluarga Raya yang diketahui mengidap TBC. “Ini perhatian bagi kita semua, seluruh aparat pemerintahan untuk senantiasa kroscek apa yang terjadi di lingkungan. Jangan abai,” tegasnya. 📸: Dok. Instagram @/rumah_teduh_sahabat_iin, kumparan/Argya. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #cacingansukabumi #news #videonews #kesehatan #sukabumi #dedimulyadi #jawabarat #jabar #infosukabumi #raya #gubernurjabar #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
Raya (4), bocah di Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing. Ia adalah anak dari Udin (32) dan Endah (38) yang disebut Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, sebagai ODGJ sehingga keluarganya tidak tercatat dalam administrasi kependudukan dan terkendala mengurus BPJS. Wardi menjelaskan, KK keluarga tersebut baru terbit pada Selasa siang (22/7), namun Raya meninggal pada malam harinya. Sebelum wafat, pegiat sosial Iin menemukan ratusan cacing hidup keluar dari hidung, anus, hingga organ vital Raya, bahkan hasil CT Scan menunjukkan cacing dan telurnya sudah sampai di otak. Iin juga menanggung biaya perawatan Rp 23 juta karena tidak ada bantuan dari dinas sosial maupun badan zakat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunda bantuan untuk Desa Cianaga sebagai sanksi atas lalainya perangkat desa hingga kasus Raya terjadi. “Saya tunda bantuan desanya karena desanya tidak mampu mengurus warganya,” ujar Dedi dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Senin (19/8). Dedi menilai perangkat desa gagal membangun empati dan mengingatkan fungsi PKK, posyandu, hingga bidan tidak berjalan. Ia juga mengirim tim untuk merawat seluruh keluarga Raya yang diketahui mengidap TBC. “Ini perhatian bagi kita semua, seluruh aparat pemerintahan untuk senantiasa kroscek apa yang terjadi di lingkungan. Jangan abai,” tegasnya. 📸: Dok. Instagram @/rumah_teduh_sahabat_iin, kumparan/Argya. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus #cacingansukabumi #news #videonews #kesehatan #sukabumi #dedimulyadi #jawabarat #jabar #infosukabumi #raya #gubernurjabar #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

About