@aiyaiza: #sadvibes🥀 #ruanggalau #zxycba #fyp

aiyaiza
aiyaiza
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 05 September 2025 18:14:46 GMT
92399
5639
11
1163

Music

Download

Comments

cicitgemoy
Normall :
dia bilang gua gak sadar diri sama kesalahan gua,pdhal yang gua pikir kesalahan gua adalah memiliki nya,jadi gua pikir kesalahan gua adalah gak sadar diri bisa memilikinya,walaupun kesalahan yang dia maksut gak itu😊
2026-01-29 09:21:18
2
cahcongek
☆ :
lelaki juga butuh bersandar anjj🥹
2026-01-24 17:18:48
0
mrafiikey
rafff :
mencintai seseorang kita belum punya apa apa itu rasanya 😊
2026-02-03 03:16:43
0
kiyaynda20
halo_iyai😝🤙 :
haha😄😄😄
2025-10-21 23:44:44
0
anakkkamakk_
Rvlrinaldi :
@ble33
2025-12-30 19:38:15
1
doo11434
Do'o💋 :
🙏
2026-06-04 10:29:08
0
sanzz.presttt
sanzz⚡ :
😁
2025-11-30 12:39:32
0
user42819837501262
Araaa💫 :
😂
2026-06-04 15:02:00
0
davidmzr
DavidMzr :
Bg🫤
2025-11-07 00:22:51
0
To see more videos from user @aiyaiza, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Doa saya setiap masuk SPPG  , “Ya Allah berikan kesabaran dan kekuatan”…Saya berusaha untuk tidak marah, tapi kalau lihat SPPG tidak benar operasional dan bangunannya, kemudian mengingat masih ada kejadian gangguan pencernaan plus negara harus berikan insentif 6 juta/hari, maka mulut ini akhirnya seperti metraliur nerocos😩. Saya ngerti Mitra berjasa dalam program MBG ini, tapi kalau negara sudah berikan insentif lebih dari cukup , masak saya diam saja dan seolah semua SPPG baik -baik saja, kalau lihat SPPG yang  bangunan maupun peralatannya tidak sesui Juknis. Seperti saat di SPPG Cipayung  Munjul -02 Jakarta Timur, terpaksa saya harus teriak-teriak , karena  begitu masuk saya langsung dihadang bau pesing. Saya kira dari bau WC ternyata dari gudang buah milik Mitra. Kok bisa? Ya itu  SPPG ini sebagian ruangnya masih dipakai untuk Mitra yang berprofesi sebagai bandar buah untuk menyimpan dagangannya. Lah negara sudah menyewa 6 juta/hari kok Mitra masih gunakan ruang yang negara sewa untuk gudang buah , gimana saya gak marah?😡😡🤦‍♀️. Saya juga gak habis pikir, dapur seperti ini bisa  lolos, padahal ada selokan air di dalam dapur yang tidak ditutup. Bagaimana dulu surveyor lapangannya? Saya memang orang  terakhir masuk BGN atau orang baru , dan kebetulan bukan bidang saya meloloskan dapur, tapi kok ya nemen alias kebangetan yang seperti ini bisa lolos. Itulah sebabnya  saat saya dipanggil presiden pekan lalu sebelum beliau ke Paris, saya berjanji untuk memperbaiki kwalitas SPPG baik dari sisi bangunan, peralatan maupun tata kelola. Di SPPG ini bukan hanya kesalahan-kesalahan di atas yang terjadi, tapi hal-hal sepele  seperti lap ompreng saja sebagian yang digunakan  bukan microfiber , tetapi lap biasa dan sudah robek yang tidak pantas lagi digunakan, tapi masih dipakai. Mungkin lap ini dianggap sepele padahal salah satu sumber bakteri adalah di lap ompreng ini. Kemudian yang tidak habis pikir  juga adalah sudah disebutkan di Juknis agar air yang digunakan untuk memasak air galon ber-SNI , eh kok ya masih memakai air biasa dengan alasan sudah difilter. Lah untuk membeli air itu diambil dari biaya operasional ( bukan uang bagian Mitra) kok ya masih ngeyel digunakan air biasa. Baru kali ini saya Sidak , baik relawan maupun KaSPPG yang sepertinya sudah putus asa menghadapi Mitra, malah meminta dapurnya di-suspend, agar bisa dilakukan perbaikkan total. #mbg #fyp #bgn
Doa saya setiap masuk SPPG , “Ya Allah berikan kesabaran dan kekuatan”…Saya berusaha untuk tidak marah, tapi kalau lihat SPPG tidak benar operasional dan bangunannya, kemudian mengingat masih ada kejadian gangguan pencernaan plus negara harus berikan insentif 6 juta/hari, maka mulut ini akhirnya seperti metraliur nerocos😩. Saya ngerti Mitra berjasa dalam program MBG ini, tapi kalau negara sudah berikan insentif lebih dari cukup , masak saya diam saja dan seolah semua SPPG baik -baik saja, kalau lihat SPPG yang bangunan maupun peralatannya tidak sesui Juknis. Seperti saat di SPPG Cipayung Munjul -02 Jakarta Timur, terpaksa saya harus teriak-teriak , karena begitu masuk saya langsung dihadang bau pesing. Saya kira dari bau WC ternyata dari gudang buah milik Mitra. Kok bisa? Ya itu SPPG ini sebagian ruangnya masih dipakai untuk Mitra yang berprofesi sebagai bandar buah untuk menyimpan dagangannya. Lah negara sudah menyewa 6 juta/hari kok Mitra masih gunakan ruang yang negara sewa untuk gudang buah , gimana saya gak marah?😡😡🤦‍♀️. Saya juga gak habis pikir, dapur seperti ini bisa lolos, padahal ada selokan air di dalam dapur yang tidak ditutup. Bagaimana dulu surveyor lapangannya? Saya memang orang terakhir masuk BGN atau orang baru , dan kebetulan bukan bidang saya meloloskan dapur, tapi kok ya nemen alias kebangetan yang seperti ini bisa lolos. Itulah sebabnya saat saya dipanggil presiden pekan lalu sebelum beliau ke Paris, saya berjanji untuk memperbaiki kwalitas SPPG baik dari sisi bangunan, peralatan maupun tata kelola. Di SPPG ini bukan hanya kesalahan-kesalahan di atas yang terjadi, tapi hal-hal sepele seperti lap ompreng saja sebagian yang digunakan bukan microfiber , tetapi lap biasa dan sudah robek yang tidak pantas lagi digunakan, tapi masih dipakai. Mungkin lap ini dianggap sepele padahal salah satu sumber bakteri adalah di lap ompreng ini. Kemudian yang tidak habis pikir juga adalah sudah disebutkan di Juknis agar air yang digunakan untuk memasak air galon ber-SNI , eh kok ya masih memakai air biasa dengan alasan sudah difilter. Lah untuk membeli air itu diambil dari biaya operasional ( bukan uang bagian Mitra) kok ya masih ngeyel digunakan air biasa. Baru kali ini saya Sidak , baik relawan maupun KaSPPG yang sepertinya sudah putus asa menghadapi Mitra, malah meminta dapurnya di-suspend, agar bisa dilakukan perbaikkan total. #mbg #fyp #bgn

About