@versatile_fida: Lets try chicken pratha 😋🫶🏻 #chicken pratha چلو چکن پراٹھا بنائیں 🌼

versatile_fida
versatile_fida
Open In TikTok:
Region: PK
Sunday 07 September 2025 15:14:24 GMT
7826
249
1
6

Music

Download

Comments

ishaq.khan0405
ishaq Khan :
🥰🥰🥰
2025-09-07 15:44:36
0
To see more videos from user @versatile_fida, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, dilanda kebakaran sejak Jumat (21/8/2026). Petugas gabungan hingga Sabtu (22/8/2026) masih berjibaku memadamkan api sekaligus melokalisasi titik kebakaran agar tidak meluas. Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman, langit malam terlihat memerah akibat kobaran api dan kepulan asap dari kawasan yang terbakar. Kepala Balai TNWK, Zaidi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas telah melakukan pemadaman sejak Jumat siang. “Teman-teman kami masih berjibaku di lapangan sejak siang kemarin (Jumat, 21 Agustus 2026),” kata Zaidi saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026). Menurutnya, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Kondisi lahan yang kering, minimnya sumber air, serta medan yang sulit dijangkau kendaraan membuat petugas harus berjalan kaki menuju lokasi. “Kondisi lapangan sangat kering dan tidak ada air. Kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi, harus jalan kaki,” ujarnya. Zaidi menyebut petugas saat ini masih fokus memadamkan sisa kobaran api dan mencegah api merambat ke area lainnya. Luas lahan yang terdampak kebakaran juga belum dapat dipastikan karena proses penanganan masih berlangsung. “Teman-teman lagi berjibaku di lapangan, belum bisa kita mintain dokumentasi. Butuh bantuan personel, logistik dan mesin pompa portable,” ungkapnya. Penanganan melibatkan petugas TNWK bersama TNI dan masyarakat. Hingga Sabtu, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan memastikan titik-titik api dapat dikendalikan.
Kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, dilanda kebakaran sejak Jumat (21/8/2026). Petugas gabungan hingga Sabtu (22/8/2026) masih berjibaku memadamkan api sekaligus melokalisasi titik kebakaran agar tidak meluas. Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman, langit malam terlihat memerah akibat kobaran api dan kepulan asap dari kawasan yang terbakar. Kepala Balai TNWK, Zaidi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas telah melakukan pemadaman sejak Jumat siang. “Teman-teman kami masih berjibaku di lapangan sejak siang kemarin (Jumat, 21 Agustus 2026),” kata Zaidi saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026). Menurutnya, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Kondisi lahan yang kering, minimnya sumber air, serta medan yang sulit dijangkau kendaraan membuat petugas harus berjalan kaki menuju lokasi. “Kondisi lapangan sangat kering dan tidak ada air. Kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi, harus jalan kaki,” ujarnya. Zaidi menyebut petugas saat ini masih fokus memadamkan sisa kobaran api dan mencegah api merambat ke area lainnya. Luas lahan yang terdampak kebakaran juga belum dapat dipastikan karena proses penanganan masih berlangsung. “Teman-teman lagi berjibaku di lapangan, belum bisa kita mintain dokumentasi. Butuh bantuan personel, logistik dan mesin pompa portable,” ungkapnya. Penanganan melibatkan petugas TNWK bersama TNI dan masyarakat. Hingga Sabtu, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan memastikan titik-titik api dapat dikendalikan.

About