@cheikh.bu.s.sam: Cheikh Ahmadou Rafahi Mbacke #rafahi #musulman #senegalaise_tik_tok #creatorsearchinsights

𝐂𝐡𝐞𝐢𝐤𝐡 𝐁𝐮 𝐒 𝐒𝐚𝐦 ✪
𝐂𝐡𝐞𝐢𝐤𝐡 𝐁𝐮 𝐒 𝐒𝐚𝐦 ✪
Open In TikTok:
Region: SN
Saturday 13 September 2025 21:21:36 GMT
9539
1117
43
36

Music

Download

Comments

aminadioufy8
amina Rassou :
Salalahou Allah mouhamed ❤❤❤ ❤❤❤❤❤
2025-09-16 14:46:48
1
fallou..kama
fallou. kama :
🥰🥰🥰
2025-09-13 21:29:50
2
s.khabim.mbacke.ak
s khabim mbacke Akim ☕🕌 :
🥰🥰🥰🥰🥰
2025-09-13 21:30:58
2
maissa.gui1
𝐌𝐀𝐈̈𝐒𝐒𝐀 😇𝐆𝐔𝐈 :
🥰🥰🥰
2025-09-13 21:31:46
2
amdithaim
thiato✌️mame fallou mbacke🚩🏴 :
❤️❤️❤
2025-09-13 21:37:17
2
allajdiwilane603
ALADJI Willane ok :
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤
2025-09-13 21:39:22
2
mame.faty.l63
mame faty lô :
🥰🥰🥰
2025-09-13 21:28:01
2
user2224866117561osayno
sopeyssam :
sallalahou allah mouhamed 🥰🥰🥰🥰🥰
2025-10-03 04:48:42
2
user779049680
ALPHA YAMAL :
, صلي الله على محمد
2025-10-01 23:04:46
2
omar.samb20
Omar Samb :
🥰🥰🥰
2025-09-13 21:43:40
1
ramata.kan91
RAMATA KAN :
🥰🥰🥰
2025-09-13 21:43:51
1
falloubabou417
Babou fallou :
salalahou alla moukhamadine
2025-09-18 02:28:24
1
arame47894
arame :
😁
2025-10-20 12:17:18
0
gorelka85
gorelka85 :
sallahou alla mouhamad 🥰🥰
2025-10-13 09:25:16
0
arame47894
arame :
😂
2025-10-20 12:17:12
0
arame47894
arame :
😏
2025-10-20 12:17:10
0
zou3786988165732
Zou kana💫✌️ :
❤️❤️❤
2025-10-19 00:06:38
0
ada.saliou74
Aïda Saliou❤️❤️❤️ :
❤️❤️❤
2025-10-14 16:33:49
0
salioumbengue541
saliou Mbengue :
machaallah 💚💚💚💚💚
2025-12-15 09:06:57
0
kaire.samb56
Kaire Samb chou🫦🦋 :
Salalahou alla Mouhamed ❤️❤️❤️❤️❤
2025-10-23 12:32:02
0
hhikvcghkknbvcgjjnv
poulo :
🥰🥰🥰🥰
2025-10-31 17:55:22
0
user2385586608736
user2385586608736 :
sallahou aley wa salam
2025-11-01 21:00:40
0
futur.com1
2M🇸🇳🫶🏿✌🏿 :
♥️♥️♥️
2025-11-06 21:45:30
0
boubasow043
rafinha rek ✌️🕢🪨🇪🇦 :
🙏🙏🙏
2025-11-21 06:59:04
0
youssouf.thioub200
youssouf diop :
صلى الله عليه وسلم
2025-11-25 08:17:16
0
baye..faye
Baye. faye :
🥰🥰🥰
2025-12-02 21:54:22
0
ibeu.dieye2
ibeu dieye :
🥰
2025-12-04 21:46:07
0
gonendour3
user77468491309933 :
🥰🥰🥰🥰🥰
2025-10-07 00:31:48
0
laye.bamba506
Laye Bamba :
❤
2025-10-06 21:56:26
0
zakiyyou4
beugg waKana haxan :
🥰🥰🥰
2025-10-03 01:40:15
0
abdou.aziz.diallo01
Abdou aziz Diallo :
❤️❤️❤
2025-10-01 14:53:20
0
racine.ndiaye3
Racine Ndiaye :
🥰🥰🥰
2025-09-24 21:17:22
0
kimmich2004
Beuggue seydouna Mouhamad :
🥰
2025-09-24 16:59:28
0
qurankarim1256
Al quran karim 🕋 :
❤❤❤
2025-09-23 20:12:52
0
seye.thlane
Seye Thlane :
🥰🥰🥰
2025-09-20 20:49:45
0
ndeyesndiaye0
Ndeye touty Nd :
machallah ❤❤❤❤❤❤❤
2025-09-18 07:34:39
0
sidi.diope7
sidi diope :
🥰
2025-09-17 08:42:24
0
user4921874085961
user4921874085961 :
♥️♥️♥
2025-09-16 12:59:45
0
user6372494340710
Fatou mbaye :
❤
2025-09-16 12:39:30
0
babacar.galy7
Babacar Galy :
🥰🥰🥰
2025-09-14 21:32:53
0
ngouda12
NGOUDA SOW :
🤝
2025-09-14 11:09:26
0
ngouda12
NGOUDA SOW :
👍
2025-09-14 11:09:25
0
mawahibourahmane313
DMRTV :
🙏🙏🙏
2025-09-14 07:25:15
0
To see more videos from user @cheikh.bu.s.sam, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebanyak 12 ekor bekantan (Nasalis larvatus) ditemukan mati terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Selain bekantan, seekor ular piton dan seekor king kobra turut ditemukan ikut terbakar di lokasi yang sama. Kepala BKSDA Kalimantan Selatan, Agus Ngurah Krisna, membenarkan laporan tersebut diterima dari petugas pemadam kebakaran Hulu Sungai Selatan bersama masyarakat setempat, terkait satwa terdampak di kawasan Area Penggunaan Lain (APL) yang berada di luar kawasan hutan. Berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, sekitar 60 ekor bekantan diperkirakan menghuni kawasan tersebut, meski jumlah pasti populasi masih memerlukan verifikasi lapangan lebih lanjut oleh BKSDA. Hasil pengecekan menunjukkan habitat bekantan di lokasi terbagi menjadi dua kawasan terpisah seluas dua hingga tiga hektare, dipisahkan oleh jalan, dengan sekitar 80 persen lahan milik masyarakat terbakar, sementara kawasan tanah desa relatif aman. Seluruh bangkai bekantan ditemukan di kawasan milik masyarakat yang terbakar parah, menegaskan habitat satwa dilindungi ini memang sudah terfragmentasi dan tidak membentuk satu hamparan ekosistem yang utuh. Tim BKSDA Kalsel telah menguburkan bekantan yang mati serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan kondisi satwa lain dan mengevakuasi individu yang masih terluka. Kejadian ini menambah kekhawatiran atas nasib bekantan di Kalimantan Selatan, yang pada 2025 tercatat berjumlah 3.757 individu tersebar di 11 kabupaten/kota, di tengah krisis karhutla yang terus meluas di provinsi tersebut.
Sebanyak 12 ekor bekantan (Nasalis larvatus) ditemukan mati terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Selain bekantan, seekor ular piton dan seekor king kobra turut ditemukan ikut terbakar di lokasi yang sama. Kepala BKSDA Kalimantan Selatan, Agus Ngurah Krisna, membenarkan laporan tersebut diterima dari petugas pemadam kebakaran Hulu Sungai Selatan bersama masyarakat setempat, terkait satwa terdampak di kawasan Area Penggunaan Lain (APL) yang berada di luar kawasan hutan. Berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, sekitar 60 ekor bekantan diperkirakan menghuni kawasan tersebut, meski jumlah pasti populasi masih memerlukan verifikasi lapangan lebih lanjut oleh BKSDA. Hasil pengecekan menunjukkan habitat bekantan di lokasi terbagi menjadi dua kawasan terpisah seluas dua hingga tiga hektare, dipisahkan oleh jalan, dengan sekitar 80 persen lahan milik masyarakat terbakar, sementara kawasan tanah desa relatif aman. Seluruh bangkai bekantan ditemukan di kawasan milik masyarakat yang terbakar parah, menegaskan habitat satwa dilindungi ini memang sudah terfragmentasi dan tidak membentuk satu hamparan ekosistem yang utuh. Tim BKSDA Kalsel telah menguburkan bekantan yang mati serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan kondisi satwa lain dan mengevakuasi individu yang masih terluka. Kejadian ini menambah kekhawatiran atas nasib bekantan di Kalimantan Selatan, yang pada 2025 tercatat berjumlah 3.757 individu tersebar di 11 kabupaten/kota, di tengah krisis karhutla yang terus meluas di provinsi tersebut.

About