@adoreeparn: a lil late to the trend but OKAAAAYYY

adorée
adorée
Open In TikTok:
Region: EE
Monday 15 September 2025 17:47:06 GMT
110354
12029
22
238

Music

Download

Comments

kenziextended
kenz🪽 :
ur who i think i am
2025-09-15 17:53:27
162
jennasprivprivxoxo
jenjen🪽 :
where is this jacket from c
2025-09-25 15:35:58
2
marisa.shdf
мариса :
where‘s the jeans from??😁
2025-09-25 21:33:55
2
getewho
𝓰 :
Baddieeeee🔥🔥🔥🔥🔥
2025-12-20 13:27:40
0
elliesnewacc1
Eleanor :
Where is this fit from
2025-09-30 05:20:22
1
marisarrushi
ℳ𝒶𝓇𝒾𝓈𝒶 :
what size? please
2025-11-12 12:53:57
0
annabel_jx
annabel_jx :
COOL GIRL X
2025-09-16 00:15:34
2
elliechambers22
ellie xx :
baddie
2025-09-26 21:43:17
0
bbbaddies7
ла!ди***#BBbaddies :
please make a tutorial on make-up 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
2025-09-18 18:38:31
2
ialeksandraa
Isabel :
earlyyy
2025-09-15 18:12:16
2
arabellazkiii
️ :
Ateeee
2025-09-17 10:36:12
0
iliketohoop04
liketohoop :
wdym a lil late your one year late🫩
2025-11-06 03:46:16
0
5s.shall
5S.shall⭐️ :
😭😭😭
2025-11-20 10:59:04
0
cfhk750
JuJuBoom :
😅😅😅
2025-09-18 04:10:33
0
.liva._.23
𝐿𝑖𝑣𝑎❦ :
2ndddddddd😍
2025-09-15 18:03:49
1
user.jadd
𝑱𝒂𝒅𝒆 :
I like the vibe 💋💋
2025-09-15 19:31:37
16
trynrose
tryn 𓆩❤︎𓆪 :
😻
2025-12-09 05:49:33
0
To see more videos from user @adoreeparn, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Syarah Ar-raja adalah istilah khusus dalam terminologi agama, yang bermakna pengharapan kepada Allah Ta'ala. Pasal Al-Hikam yang pertama ini bukan ditujukan ketika seseorang berbuat salah, gagal atau melakukan dosa. Karena ar-rajalebih menyifati orang-orang yang mengharapkan kedekatan dengan Allah, untuk taqarrub. Kalimat
Syarah Ar-raja adalah istilah khusus dalam terminologi agama, yang bermakna pengharapan kepada Allah Ta'ala. Pasal Al-Hikam yang pertama ini bukan ditujukan ketika seseorang berbuat salah, gagal atau melakukan dosa. Karena ar-rajalebih menyifati orang-orang yang mengharapkan kedekatan dengan Allah, untuk taqarrub. Kalimat "wujuudi zalal", artinya segala wujud yang akan hancur, alam fana. Menunjukkan seseorang yang hidup di dunia dan masih terikat oleh alam hawa nafsu dan alam syahwat. Itu semua adalah wujud al-zalal, wujud yang akan musnah. Seorang mukmin yang kuat tauhidnya, sekalipun masih hidup di dunia dan terikat pada semua wujud yang fana, namun harapannya semata kepada Allah Ta'ala.   Seorang mukmin yang kuat tauhidnya, sekalipun masih hidup di dunia dan terikat pada semua wujud yang fana, namun harapannya semata kepada Allah Ta'ala Jika kita berharap akan rahmat-Nya, maka kita tidak akan menggantungkan harapan kepada amal-amal kita, baik itu besar atau pun kecil. Dan hal yang paling mahal dalam suluk adalah hati, yaitu apa yang dicarinya dalam hidup. Dunia ini akan menguji sejauh mana kualitas raja (harap) kita kepada Allah Ta’ala.   Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seseorang masuk surga dengan amalnya.” Ditanyakan, “Sekalipun engkau wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Sekalipun saya, hanya saja Allah telah memberikan rahmat kepadaku.” – H.R. Bukhari dan Muslim   Orang yang melakukan amal ibadah itu pasti punya pengharapan kepada Alloh, meminta kepada Alloh supaya hasil pengharapannya, akan tetapi jangan sampai orang beramal itu bergantung pada amalnya, karena hakikatnya yang menggerakkan amal ibadah itu Alloh,. sehingga apabila terjadi kesalahan, seperti, terlanjur melakukan maksiat, atau meninggalkan ibadah rutinnya, ia merasa putus asa dan berkurang pengharapannya kepada Alloh.  sehingga apabila berkurang pengharapan kepada rohmat Alloh, maka amalnyapuan akan berkurang dan akhirnya berhenti beramal. seharusnya dalam beramal itu semua dikehendaki dan dijalankan oleh Alloh. sedangkan dirikita hanya sebagai media berlakunya Qudrat Alloh.   Kalimat: Laa ilaha illalloh. Tidak ada Tuhan, berarti tidak ada tempat bersandar, berlindung, berharap kecuali Alloh, tidak ada yang menghidupkan dan mematikan, tidak ada yang memberi dan menolak melainkan Alloh.   Pada dasarnya syari’at menyuruh kita berusaha dan beramal. Sedang hakikat syari’at melarang kita menyandarkan diri pada amal dan usaha itu, supaya tetap bersandar pada karunia dan rahmat Alloh subhanahu wata’ala.   Apabila kita dilarang menyekutukan Alloh dengan berhala, batu, kayu, pohon, kuburan, binatang dan manusia, maka janganlah menyekutukan Allah dengan kekuatan diri sendiri, seakan-akan merasa sudah cukup kuat dapat berdiri sendiri tanpa pertolongan Allah, tanpa rahmat, taufik, hidayat dan karunia Allah subhanahu wata’ala.

About