Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@craitasofrx: Low-Budget-Urlaub: Für 100€ drei Tage reisen – ist das möglich? || PULS Reportage #LowBudgetUrlaub #ReisenFürWenig #PULSReportage #GünstigReisen #fyp
PULS Reportage
Open In TikTok:
Region: DE
Wednesday 17 September 2025 01:43:19 GMT
30
1
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
14.05MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
14.05MB
)
Watermark .mp4 (
14.41MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @craitasofrx, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Laga du na yha Wala song apni story per mere Liye..🤍🤭🫠🎧.. . . . . #viral #foryoupage❤️❤️ #fyp #lyric #1millionaudition
Don’t miss Episode 3 tomorrow, the receptionist judged him by his appearance, treated him badly, and never imagined who he really was… But what happens when she finally discovers that the “poor man” she disrespected is actually the OWNER OF THE HOTEL? 😳🏨 What would YOU do if you were the owner? 👇
#mensfashion #TikTokShopBlackFriday #weeklydeals #tiktokshop #discoveryourgift
🚨 Indonesia punya kekayaan alamnya. Tapi ironisnya, negara lain justru bisa ikut menikmati nilai besarnya. 🇮🇩💰 Indonesia punya batu bara. Nikel. Minyak dan gas. CPO. Berbagai komoditas bernilai triliunan rupiah. Kita yang punya sumber dayanya. Kita yang mengeruk dari tanah sendiri. Tapi ketika komoditas itu masuk ke perdagangan global… pusat perdagangan, pembiayaan, logistik, dan transaksi bernilai tinggi justru banyak berlangsung di luar Indonesia. Salah satu contohnya adalah Singapura. Negara kecil yang tidak punya kekayaan SDA sebesar Indonesia… justru berhasil membangun dirinya sebagai hub perdagangan komoditas dunia. Tapi tunggu dulu… Di sinilah ironi yang bikin miris. Indonesia punya “emasnya”, tapi belum tentu mendapatkan seluruh nilai ekonomi dari emas tersebut. Kita sering bangga karena punya tambang besar. Tapi kalau hanya menjual komoditas… sementara negara lain mengambil peran dalam perdagangan, pembiayaan, pengiriman, hingga jaringan pasar global… siapa yang sebenarnya mendapatkan nilai terbesar? 💡 Ini bukan sekadar cerita tentang Singapura. Ini adalah tamparan untuk Indonesia. Karena punya SDA bukan berarti otomatis menjadi negara kaya. Kalau kita hanya menjadi tempat mengambil bahan mentah… sementara negara lain menjadi tempat uang, transaksi, teknologi, dan bisnis berputar… maka kita berisiko hanya mendapatkan sebagian kecil dari rantai nilai tersebut. Indonesia jangan selamanya cuma menjadi “gudang SDA dunia.” Kita harus naik kelas. Dari menggali → mengolah. Dari menjual → menguasai pasar. Dari pemasok → menjadi pemain global. Karena kalau tidak… tanah kita yang kaya, tapi nilai tambahnya justru dinikmati orang lain. 🇮🇩🔥 Menurut kamu, Indonesia selama ini terlalu polos dalam mengelola SDA, atau memang belum mampu menguasai rantai perdagangan global? 👇 Follow untuk insight menarik lainnya. #astroxkc43 #astronacci #gemagoeyardi #komunitasclipping #untoldstorygema
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy