@filosophie_peruzzi: Socrates mengingatkan kita bahwa demokrasi hanya bisa sehat kalau warganya cerdas dan kritis. Kalau tidak, demokrasi bisa jatuh pada tirani mayoritas. #socrates #demokrasi #politik #filosofi #pemilu

Filosophie Peruzzi
Filosophie Peruzzi
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 20 September 2025 03:58:01 GMT
444987
55369
1280
2520

Music

Download

Comments

nuueelll
nuueelll :
emang menurut gue pun demokrasi cocoknya buat negara maju karena rakyatnya pinter, kritis, dan ga gampang terpengaruh
2025-09-20 10:00:47
3626
flanker604
Flanker :
Dalam konteks Jokowi, teori sokrates ini berlaku. Kita tahu kondisi ekonomi, dollar, sosial, hukum, dan politik berjalan di masa Jokowi. Amburadul. Sekali lagi, teori ini terbukti di zaman Jokowi. Di kepemimpinan yang lain, sementara belum relevan.
2025-09-20 10:10:33
109
daksa555
⠀᠌ :
"pemilu itu cuma festival baliho, rakyat memilih wajah yang paling sering lewat di jalan.”
2025-09-20 10:20:50
1507
cobaltacid
Hnf :
Ada counter argument nya bang. Permasalahannya pada menentukan siapa yang capable. Nanti malah aturan dibuat agar cuman bisa memasukan orang tertentu. Yang ujung ujungnya cuma memelihara kebutuhan orang yang “dianggap” capable. Bisa dibilang keterwakilan bisa dikorupsi juga.
2025-09-21 02:50:00
451
gudboy.zz
GudBoys :
gw lebih pilih monarki non- konstitusional dan parlementer demokratis. jadi eksekutif dijalan kan kerajaan yang ngambil jobdesk presiden dan mentri. terus parlemen sebagai legislatif dan pengawas raja, isinya 1/4 atau 1/5 adalah orang dalam/pro mutlak kerajaan. jadi untuk memakzulkan raja butuh lebih dari setengah anggota parlemen. karena monarki selama ini adalah sistem paling cocok di dunia
2025-09-20 06:52:37
213
samphyr0
samz :
Setuju, sih. Ya liat aja negara berkembang/terbelakang kek Indonesia. 58%>
2025-09-20 06:11:57
353
vinylani
vinylani :
yang dikatakan socrates ada benarnya. dia melihat sebuah realitas kemudian dia coba ungkapkan. namun demokrasi punya asas keadilan. keadilan berpendapat, keadilan bahwa semua orang bisa lakukan vote tanpa peduli latar belakang dan status sosial mereka.
2025-09-20 09:26:23
65
bulgasal.pol
Yapiiiiii :
yeap buktinya oke gas oke gas yg menang
2025-09-20 13:50:22
1069
sapasayaa
ene :
Setiap bentuk sistem negara demokrasi, monarki, otoriter, sosialis, pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tidak ada yang benar-benar sempurna. Karena kualitas negara tidak ditentukan semata-mata oleh sistemnya, melainkan bagaimana sistem itu dijalankan. Pandangan Socrates memang agak pesimis terhadap demokrasi, menilai rakyat banyak bisa salah pilih, memilih pemimpin bukan karena kapasitas tapi karena popularitas. Tapi pandangan ini bukan berarti demokrasi gagal total tapi lebih kepada kritik agar demokrasi tidak jatuh ke populisme kosong. Dalam kasus seperti Indonesia, kalau negara belum terlalu maju, penyebabnya lebih kompleks kualitas pendidikan, budaya politik, supremasi hukum, pemerataan ekonomi bukan sekadar label demokrasi.
2025-09-30 11:31:19
20
tupac7314
Tupac7 :
dulu w mikirnya gak fair kudu sama tapi setelah merasakan negeri konohaku kaya begini aku setuju banget tapi masalahnya ahli mana yang bisa dipercaya dikonoha yang kalau dikasih wewenang milih pemimpin, bakal milih yang bener
2025-09-20 22:28:38
35
username7291957912485
username838361847382 :
Di negara Konoha yg rata"iq ny 78 sangat tidak cocok demokrasi, mkanya gmpang bgt ditipu sama org yg di atas..
2025-09-22 07:20:55
6
mfrhn_ar
mieayambakso :
untuk Indonesia saya setuju, kenapa? karena SDM di Indonesia masih tergolong rendah, jadi masyarakat tidak bisa memilih mana orang orang yang kompeten dan yang tidak. Yang bisa memperbaiki SDM Indonesia cuman pemerintah agar tidak ada lagi yang namanya kebodohan sistem.
2025-09-22 04:27:45
12
bimaaaaaaa54
Bima :
bener sih, Demokrasi itu cocoknya untuk negara maju sdn tinggi, bukan kek Konoha yang foto doang, liat aja sekarang pada mabok kekuasaan menghalalkan segala cara buat balik modal🤣
2025-09-20 10:29:04
6
user61112046
Framley Leon :
Komunis atau diktator yg berkualitas jauh jauh jauh lebih baik... daripada demokrasi yang tidak berkualitas 😩
2025-09-22 04:03:20
31
xplishitcontent
aartagnan :
ga setuju, diktator bisa bgt pake cara ini dengan dalih kalo anda sebagai rakyat gak mengerti apa2 tentang kebijakan dan mekanisme pemilihan pemimpin yang berujung pada pembungkaman kebebasan.
2025-09-20 12:21:16
8
osakadaiyoh
OsakaAi :
jangan lupa para penantangnya... Protagoras: Politik bukanlah sebuah keahlian; setiap orang memiliki keadilan dan rasa hormat, sehingga semua dapat berpartisipasi. Aristoteles: Banyak orang, meskipun tidak sempurna, menilai lebih baik bersama daripada beberapa ahli. Herodotus (Otanes): Demokrasi mencegah tirani; persamaan di depan hukum lebih aman daripada pemerintahan satu orang. Demokritus: Kemiskinan dalam demokrasi lebih baik daripada kekayaan di bawah pemerintahan raja.
2025-09-20 12:32:38
6
neas10
Julian Casablanca :
jadi kepikiran sama orang yang yang memilih salah satu kandidat calon presiden karena gemoy dan kasian doang 😂😂
2025-09-25 11:27:44
7
apaadanyaproduction
apaadanyaproduction :
Demokrasi gabakal bekerja efektif kalau rakyat gabisa berfikir kritis
2025-09-20 05:23:05
14
risau2232
Risau :
mending diperbaiki pintu masuk pencalonannya, jadi mau siapapun yang menang nggak jadi masalah
2025-09-20 11:25:48
53
fahminurjamil1
Fahmi NJ :
mending monarki tp raja ny bener kyk brunei, bukan thailand 🗿
2025-09-20 13:07:52
22
hikma020_
nrhkmaaaa :
yes setuju… bisa kita lihat di negara kita indonesia yaitu menganut sistem demokrasi dimana setiap warga memilik hak yang sama dalam memilih pemimpin. Namun realitanya, masyarakat kita dalam memilih pemimpin bukan karena kompetennya namun kedekatan dengan org tersebut,seberapa populer org tersebut tanpa melihat latar belakangnya dan juga seringkali kita jumpai yaitu money politik
2025-09-22 06:22:30
5
zech759
Zech :
engga. karena itu, demokrasi perlu pendidikan yang layak dan bagus serta merata. merata bukan sekadar akses, tetapi juga ke berbagai bidang alias rakyat pun mesti memiliki pemahaman mendasar terkait berbagai persoalan walaupun ga sampai spesialis. . demokrasi telah cukup memecah kekuasaan sehingga kekuasaan yang rusak lebih mudah diganti. demokrasi pun engga bergantung sama seseorang, tapi terhadap sistem. segelintir orang tiada atau ga becus ya tinggal ganti. itu pun udah tradisi demokrasi. alias pemimpin dan posisi2 tinggi lainnya dalam masyarakat demokrasi itu engga krusial. . kalau dikatakan bahwa hanya memerlukan beberapa orang saja yang "ahli" untuk mengurus negara/masyarakat, belum tentu segelintir orang tersebut bisa menyelesaikan masalah kolektif. terlebih, tetep ingat ada orang yang berusaha agar ada bantuan terhadap kelompok tertentu dengan anggapan "mereka yang akan menyelesaikan masalah negara". alias kekayaan seluruh rakyat pakai untuk kepentingan dia (dan kelompoknya) yang belum tentu bermanfaat untuk rakyat atau bisa aja mengutamakan kepentingan pribadi.
2025-09-20 13:50:01
6
bella_lestr
Bellaa :
Setuju. Baru2 ini gw mikir yg salah tuh sistemnya. sdm2 rendah yg rata2 lulusan sd - smp, ya pasti milih yg ngasih duit, yg makan gratis. Dan pantes yg jd drp artis smua. Yg dipilih pasti yg populer
2025-09-20 11:06:40
7
human.actif
human active :
betul gue setuju banget sama pendapat itu. sebenernya kepimpinan di dalam Islam juga caranya kayak gitu. jadi yang berhak menentukan siapa yang jadi pemimpin itu, majelis Syura yang di isi oleh orang orang yang keilmuannya tinggi dan dalam.
2025-09-20 06:41:37
5
To see more videos from user @filosophie_peruzzi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About