Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@lovethcollection1:
Loveth
Open In TikTok:
Region: NG
Saturday 20 September 2025 11:16:14 GMT
44362
1783
14
26
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.04MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.94MB
)
Watermark .mp4 (
1.92MB
)
Music .mp3
Comments
peace :
wow
2025-10-15 15:17:53
0
Desmond Lawrence :
🥰🥰🥰
2025-09-22 02:56:07
0
osinachi :
🥰🥰🥰🥰
2025-09-29 21:55:31
0
fridaymagret :
Beautiful ❤️❤️❤
2025-09-20 13:31:14
0
Winner b.a.e❤️ :
My baby
2025-09-21 05:05:57
0
esohe edoopayi :
amen 🙏🤲
2025-09-22 06:41:52
0
blessinggold :
❤️❤️❤
2025-09-22 17:11:08
0
success💗love💋 :
🥰🥰🥰🥰
2025-09-22 19:00:38
0
akpoebi :
where are you from please can I no your place
2025-09-23 13:19:30
0
Mary James :
💚💚
2025-09-24 07:04:29
0
lovenwa💎💍 :
namesake 🥰
2025-09-28 09:35:58
0
To see more videos from user @lovethcollection1, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#chupdaocungxiaomi #xiaomi15ultra
#standwithkashmir #freekashmirآزادی🍁✨ #freekashmirآزادی🍁✨ #standwithkashmir #unfreeze @Yaar G @꧁⪻♥ کشمیری ♥⪼꧂ @‚بلا جی❤️
Seorang mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur, Jakwan Fali, mengaku mengalami tindakan kekerasan fisik dan intimidasi saat diamankan aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (15/6/2026). Pengakuan tersebut disampaikan Jakwan usai dibebaskan oleh pihak kepolisian di sela konferensi pers yang digelar GMNI. Ia mengaku mendapat perlakuan yang tidak semestinya saat berada dalam pengamanan aparat. “Untuk kekerasan sih cuman diajakin berantem doang. Tapi berantemnya cuman ya layaknya polisi kalau enggak ada media,” ujar Jakwan kepada awak media. Menurut Jakwan, dirinya diamankan ketika hendak melakukan aksi pembakaran ban bersama rekan-rekannya sebagai bagian dari simbol protes dalam demonstrasi mahasiswa. Setelah diamankan, ia mengaku mengalami tekanan dan perlakuan fisik dari oknum aparat. Meski demikian, Jakwan akhirnya dibebaskan dan kembali bergabung dengan massa aksi yang masih bertahan di kawasan depan Gedung DPR/MPR RI. Sementara itu, Ketua DPC GMNI Jakarta Timur, Jansen Henry Kurniawan, mengecam tindakan aparat terhadap anggotanya. Ia menilai pengamanan yang dilakukan berlebihan karena massa aksi tidak melakukan perusakan fasilitas umum. GMNI Jakarta Timur menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut dan meminta aparat penegak hukum menghormati hak mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Organisasi itu juga mendesak adanya evaluasi terhadap tindakan aparat selama pengamanan demonstrasi berlangsung. Video: Jiddan/Metropolitan #metropolitanid #demomahasiswa #kekerasanaparat #gmnijaktim
Ronaldo siuuu#football #serchinshigte #ronaldo7 #Omamaswatfootballdanger #worldcup2026
Ko'krak bezi saratoniga chalinmaslik uchun nima qilish kerak?
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy