@alvinegr0_bfr: Luiz Henrique André Rosa da Silva #botafogo #edit #luizhenrique #fouryourpage #fy

🅱️en
🅱️en
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 27 September 2025 20:33:29 GMT
77701
11456
98
1001

Music

Download

Comments

marlon_freitas_hater78
marlonfreitashater78 :
Como eu vou falar para os meus filhos que Cristiano Ronaldo tem bola de ouro e esse homem não
2025-09-28 03:42:21
288
mig_ramos.07
Miguel :
Saudades
2025-09-27 20:44:19
57
w.rosete27
wrosete :
rei do rio e rei da américa 👑
2025-09-28 02:14:01
29
cpedrosa_7
pedrosa’🃏 :
mn te amo por essa edit, saudades...
2025-09-30 23:23:42
20
tetetixx
🌸 :
VOLTA LUIZ😭
2025-09-30 00:15:03
4
isabellafwd
bella :
meu pantera 😔
2025-09-30 03:15:00
2
rickzinxl122
Riquelme Sousa :
o cara que valeu muita grana mas valeu a pena cada centavos pois nos trouxe alegria 😍
2026-02-15 13:33:34
1
bfr_andrade
bfr_andrade :
Q isso
2025-09-27 20:54:43
31
looksdabiah
Beatriz :
posta no erome
2025-09-29 19:37:50
3
danielecardoso649
danielecardoso649 :
vc valeu cada centavo se eu pudesse pagaria pra vc ficar no glorioso até vc se aposentar vc vale ouro meu rei da América
2025-10-02 15:14:35
5
rl.furia7
rl.furia7 :
sdds dele 🫶🏾
2025-10-08 11:48:36
2
danielpintodepontafina
𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑.𝖋𝖆𝖗𝖎𝖆𝖘★彡 :
melhor Edit que vi hj 🔥🔥🔥🔥🔥
2025-09-28 13:28:10
4
user1557x
ez :
Ele fala com se fosse um robô KKKKKKKKKKK q fofo
2025-10-08 21:30:56
2
henriquesilva5707
Henrique Silva :
e pensar que fomos de LH pra Arthur
2025-10-01 17:42:44
24
eloisaaraujo759
... :
saudades
2025-10-01 15:35:16
1
m.christino
mari :
ídolo máximo!
2025-09-29 01:16:22
2
leanderramos478
Leander Ramos :
Ídolo
2025-10-24 16:55:38
1
mariezxv
Marie :
mds que coisa linda! saudades dele
2025-09-27 22:10:11
4
jjunioor2
Rogério Júnior :
Valeu a pena cada centavo! Você não só fez uma temporada boa irmão, você fez um capítulo de uma história que nunca poderá ser passado sem diz dessa parte. Saudade gigante 🔥🔥
2025-10-06 18:05:10
2
soaresx19
Soares🔱 :
Que edit espetacular 💯🔥
2025-09-27 22:46:02
4
pablodias303
pablodias303 :
brabooooooo ✊🏾❤❤❤❤❤❤❤❤
2025-10-10 12:14:15
1
reismelissa_
Melissa Reis :
você não tinha esse direito!!! 😭
2025-10-04 15:40:35
2
kahct90
Kah Ct :
LH PRA SEMPRE 🔥🔥🔥
2025-10-08 16:25:02
1
erikabarros01
Érika :
Ai gente, chorei. Que sdds
2025-10-07 01:56:09
1
mygamw_
mygamw_ :
o melhor das edit
2025-09-28 12:20:00
3
To see more videos from user @alvinegr0_bfr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bolehkah seorang dai/ustadz/kyai menerima amplop sampai memasang tarif super tinggi ketika menerima orderan mengisi tausiyah atau pengajian? Seorang dai sebagaimana dijelaskan sebelumnya harus mempunyai pekerjaan untuk bisa menafkahi keluarganya. Bagaimana jika seorang dai diundang lantas ia menerima amplop?   Allah Ta’ala berfirman, اتَّبِعُوا مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُمْ مُهْتَدُونَ “Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Yasin: 21)   Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah memberikan faedah untuk ayat di atas sebagai berikut. Sudah sepatutnya bagi seorang dai yang berdakwah ikhlas karena Allah tidak menerima pemberian dari manusia dari harta walaupun ia diberi (bukan meminta). Karena itu akan merendahkan dirinya ketika menerima upah semacam itu karena ia berdakwah dan memberikan nasihat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak meminta upah (amplop), baik dengan omongan langsung atau lewat mimiknya. Maka ada yang menyampaikan nasihat begitu bagusnya dan ketika selesai ia meminta tarif untuk kebutuhan keluarga dan kebutuhan ini dan itu. Akhirnya petuahnya hanya dengan maksud mencari dunia. Namun Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menyatakan bahwa kalau memang seorang dai dalam keadaan butuh, maka tidak mengapa ia mengambil amplop. Beliau berdalil dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, إِنَّ أَحَقَّ مَا أَخَذْتُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا كِتَابُ اللَّهِ “Sesungguhnya yang lebih pantas untuk diambil upah adalah dari pengajaran Al Qur’an.” (HR. Bukhari, no. 5737). LihatTafsir Al-Qur’an Al-Karim – Surat Yasin, hlm. 77-78. Dalam hal mengajarkan Al-Qur’an, Imam Malik dan Imam Syafi’i membolehkan mengupah pengajar Al-Qur’an. Pendapat ini juga menjadi pendapat Atha’, Al-Hasan bin Shalih, Malik, Ishaq dan selainnya. Ulama lainnya melarang upah dari mengajarkan Al Qur’an seperti Az-Zuhriy dan Abu Hanifah, namun terbantah salah satunya dengan dalil di atas. Al-Qadhi ‘Iyadh berkata bahwa yang berpendapat akan bolehnya mengambil upah dari pengajaran Al Qur’an adalah dari ulama yang mumpuni, yang menyelisihi pendapat ini adalah Abu Hanifah. Lihat Syarh Shahih Muslim, 9: 192. Kesimpulannya, seorang dai baiknya tidak menerima amplop ketika ia berdakwah, ini demi memuliakan dirinya dan menjaga keikhlasan. Ia bisa menerimanya ketika ia dalam keadaan butuh karena barangkali aktivitasnya hanya sibuk untuk berdakwah. Namun tentu saja yang paling baik adalah tidak memasang tarif, apalagi sangat-sangat tinggi. Kita sendiri mesti berhusnuzan ketika ada dai yang berdakwah lantas menerima amplop mungkin karena ia butuh dan hanya sibuk dengan aktivitas dakwah saja. Moga Allah rezeki kita senantiasa diberkahi oleh Allah. Disusun @ Perpus Rumaysho, 8 Muharram 1439 H Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel Rumaysho.Com#islamic_video #manhajsalaf #dakwah #muslim #sunnah
Bolehkah seorang dai/ustadz/kyai menerima amplop sampai memasang tarif super tinggi ketika menerima orderan mengisi tausiyah atau pengajian? Seorang dai sebagaimana dijelaskan sebelumnya harus mempunyai pekerjaan untuk bisa menafkahi keluarganya. Bagaimana jika seorang dai diundang lantas ia menerima amplop? Allah Ta’ala berfirman, اتَّبِعُوا مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُمْ مُهْتَدُونَ “Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Yasin: 21) Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah memberikan faedah untuk ayat di atas sebagai berikut. Sudah sepatutnya bagi seorang dai yang berdakwah ikhlas karena Allah tidak menerima pemberian dari manusia dari harta walaupun ia diberi (bukan meminta). Karena itu akan merendahkan dirinya ketika menerima upah semacam itu karena ia berdakwah dan memberikan nasihat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak meminta upah (amplop), baik dengan omongan langsung atau lewat mimiknya. Maka ada yang menyampaikan nasihat begitu bagusnya dan ketika selesai ia meminta tarif untuk kebutuhan keluarga dan kebutuhan ini dan itu. Akhirnya petuahnya hanya dengan maksud mencari dunia. Namun Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menyatakan bahwa kalau memang seorang dai dalam keadaan butuh, maka tidak mengapa ia mengambil amplop. Beliau berdalil dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, إِنَّ أَحَقَّ مَا أَخَذْتُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا كِتَابُ اللَّهِ “Sesungguhnya yang lebih pantas untuk diambil upah adalah dari pengajaran Al Qur’an.” (HR. Bukhari, no. 5737). LihatTafsir Al-Qur’an Al-Karim – Surat Yasin, hlm. 77-78. Dalam hal mengajarkan Al-Qur’an, Imam Malik dan Imam Syafi’i membolehkan mengupah pengajar Al-Qur’an. Pendapat ini juga menjadi pendapat Atha’, Al-Hasan bin Shalih, Malik, Ishaq dan selainnya. Ulama lainnya melarang upah dari mengajarkan Al Qur’an seperti Az-Zuhriy dan Abu Hanifah, namun terbantah salah satunya dengan dalil di atas. Al-Qadhi ‘Iyadh berkata bahwa yang berpendapat akan bolehnya mengambil upah dari pengajaran Al Qur’an adalah dari ulama yang mumpuni, yang menyelisihi pendapat ini adalah Abu Hanifah. Lihat Syarh Shahih Muslim, 9: 192. Kesimpulannya, seorang dai baiknya tidak menerima amplop ketika ia berdakwah, ini demi memuliakan dirinya dan menjaga keikhlasan. Ia bisa menerimanya ketika ia dalam keadaan butuh karena barangkali aktivitasnya hanya sibuk untuk berdakwah. Namun tentu saja yang paling baik adalah tidak memasang tarif, apalagi sangat-sangat tinggi. Kita sendiri mesti berhusnuzan ketika ada dai yang berdakwah lantas menerima amplop mungkin karena ia butuh dan hanya sibuk dengan aktivitas dakwah saja. Moga Allah rezeki kita senantiasa diberkahi oleh Allah. Disusun @ Perpus Rumaysho, 8 Muharram 1439 H Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel Rumaysho.Com#islamic_video #manhajsalaf #dakwah #muslim #sunnah

About