@harasmentpexzy.dehdancer:

@MrAutomatic NekPexzyDədancər
@MrAutomatic NekPexzyDədancər
Open In TikTok:
Region: ZA
Tuesday 30 September 2025 22:38:48 GMT
38549
5948
48
38

Music

Download

Comments

ruthmosibudincha
RUTH NCHA #RAKGADI ♥️♥️♥️ :
Thanks for taking a picture with my son at Phalaborwa spring carnival ❤️❤️❤
2025-10-01 04:46:47
13
nkhu_me24
Starbonic🏌🏾🧃!! :
Never disappoint 🔥🔥🍀
2025-11-19 18:53:46
0
tshepi_theman
bmw_love :
you were right here in ladana and i missed you😭
2025-10-01 07:13:01
0
thatolive.account
zayee🛒🧜‍♀️🚧 :
ayeee🙌
2025-09-30 22:42:26
0
lackzhaa15
M .N .C BŁAX🌋👻💢 :
ompiay ka dancer 💃
2025-10-01 09:55:52
1
moshe.sheku212
Moshe Sheku 212 :
ka power mpyaka 🤣❤️🔥
2025-10-02 18:21:55
0
masafety_muva
Ma'safety Muva️🧜 :
dance tsa maatla🔥🔥🔥
2025-10-02 10:25:18
0
lekgapha26
Fistos🧜🤞🏿🫵🏿 :
Ahh yalo tlala wena butiaq❤️🤞🏿
2025-10-01 06:25:48
0
djy_tymline
Djy_Tymline👨🏾‍💻 :
🔥🔥🔥🔥🔥😭
2025-10-01 07:23:27
1
sweetsmakarenah
Sweets Makareñâh :
👌👌
2025-09-30 23:26:35
1
selbxboyz
Selbxboyz :
🥰
2025-10-01 13:17:31
0
merloninjalo07
MÉ®️LON :
❤️❤️❤
2025-10-01 22:31:28
0
sundayshxt
Sunday shxt :
🔥🔥🔥
2025-10-02 06:38:33
0
laylay.2316
Laylay 23# :
♥♥♥
2025-10-01 19:09:56
0
nicotimane
niko :
🥰🥰🥰
2025-10-03 04:51:14
0
maduks68
Ma Duks 233 :
🔥🔥🔥
2025-10-03 17:28:36
0
gift.nkois
Gift Nkois :
😁😁😁
2025-10-19 15:41:14
0
mohau.104
zekhede shxt🥷 :
❤️❤️❤
2025-10-02 15:09:18
0
killfrezzy5
z0mBie :
🥰🥰🥰
2025-11-08 14:16:11
0
president.lastrata2.0
🅿️re Si Dent :
🥰🥰🥰
2025-10-02 06:05:11
0
boy.and.france
boy and France :
🥰🥰🥰
2025-11-10 18:53:58
0
smallharassmentwale2k
small harassment and maflower :
🥰🥰🥰
2025-10-02 03:44:16
0
livhuwanibaloyi45
skinny boii Livhuwani :
😂😂🤣
2025-10-01 21:39:47
0
harassmentjohntydehdance
harassment _johnty_deh_dancer :
🔥🔥🔥
2025-10-02 02:49:08
0
skokota10
maepa skokota :
🥰🥰🥰
2025-09-30 22:41:59
0
To see more videos from user @harasmentpexzy.dehdancer, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

pt 4: Seonghyeon benar-benar berusaha. Kamu melihatnya dan merasakannya setiap hari. Dia tidak lagi langsung marah saat kamu bicara dengan cowok lain. Dia tidak lagi langsung curiga saat kamu pulang terlambat. Dia tidak lagi memaksamu untuk selalu lapor setiap detik. Dia berubah. Dan kamu juga berusaha. Berusaha lebih terbuka. Berusaha tidak bohong lagi. Berusaha untuk lebih komunikatif. Kalian berdua belajar. Belajar untuk saling percaya lagi. Belajar untuk saling mengerti lagi. Dan itu tidak mudah. Tapi kalian bertahan. Karena cinta kalian lebih besar dari ego masing-masing. ——— Seonghyeon duduk di meja sudut kantin bersama anggota band-nya, Martin, James, Keonho, dan Juhoon. Mereka sedang makan siang sambil ngobrol santai tentang lagu baru yang akan mereka mainkan di festival sekolah bulan depan. Tapi Seonghyeon tidak fokus. Matanya terus melirik ke arah mejamu, meja di seberang kantin, tempat kamu sedang duduk bersama Ryul dan beberapa anggota OSIS lainnya. Seonghyeon mengunyah nasinya dengan pelan, mekanis, sambil terus menatapmu. Wajahnya datar, tapi matanya tajam. Kamu sedang tertawa. Tertawa karena Ryul baru saja menceritakan sesuatu yang lucu. Tanganmu menutup mulut, mata menyipit karena terlalu banyak tertawa. Seonghyeon mengepalkan sumpit di tangannya lebih erat. 'Tenang. Dia cuma ketawa. Itu wajar. Ryul temennya. Cuma temen.' Dia terus mengulang itu di kepalanya seperti mantra, mencoba menenangkan dirinya sendiri. Mencoba mengingat janji yang dia buat padamu malam itu. Martin yang duduk di sampingnya melirik, lalu sedikit khawatir.
pt 4: Seonghyeon benar-benar berusaha. Kamu melihatnya dan merasakannya setiap hari. Dia tidak lagi langsung marah saat kamu bicara dengan cowok lain. Dia tidak lagi langsung curiga saat kamu pulang terlambat. Dia tidak lagi memaksamu untuk selalu lapor setiap detik. Dia berubah. Dan kamu juga berusaha. Berusaha lebih terbuka. Berusaha tidak bohong lagi. Berusaha untuk lebih komunikatif. Kalian berdua belajar. Belajar untuk saling percaya lagi. Belajar untuk saling mengerti lagi. Dan itu tidak mudah. Tapi kalian bertahan. Karena cinta kalian lebih besar dari ego masing-masing. ——— Seonghyeon duduk di meja sudut kantin bersama anggota band-nya, Martin, James, Keonho, dan Juhoon. Mereka sedang makan siang sambil ngobrol santai tentang lagu baru yang akan mereka mainkan di festival sekolah bulan depan. Tapi Seonghyeon tidak fokus. Matanya terus melirik ke arah mejamu, meja di seberang kantin, tempat kamu sedang duduk bersama Ryul dan beberapa anggota OSIS lainnya. Seonghyeon mengunyah nasinya dengan pelan, mekanis, sambil terus menatapmu. Wajahnya datar, tapi matanya tajam. Kamu sedang tertawa. Tertawa karena Ryul baru saja menceritakan sesuatu yang lucu. Tanganmu menutup mulut, mata menyipit karena terlalu banyak tertawa. Seonghyeon mengepalkan sumpit di tangannya lebih erat. 'Tenang. Dia cuma ketawa. Itu wajar. Ryul temennya. Cuma temen.' Dia terus mengulang itu di kepalanya seperti mantra, mencoba menenangkan dirinya sendiri. Mencoba mengingat janji yang dia buat padamu malam itu. Martin yang duduk di sampingnya melirik, lalu sedikit khawatir. "Lo gak papa, Hyeon?" "Gue gak papa," jawab Seonghyeon datar tanpa mengalihkan pandangan. "Lo udah natap Y/n dari tadi," kata Keonho sambil mengunyah. "Lo yakin gak papa?" "Gue bilang gak papa," ulang Seonghyeon, kali ini nada bicaranya sedikit lebih keras. James dan Juhoon saling pandang dengan raut khawatir. Mereka semua tau betapa sulitnya perjuangan Seonghyeon selama dua minggu ini. Dan kemudian Ryul tertawa sambil tangannya, entah tidak sengaja atau sengaja, menyentuh lenganmu. Memegang lenganmu sebentar saat dia sedang bicara. KLEK Suara sumpit Seonghyeon terjatuh ke meja membuat semua orang di meja itu tersentak. Wajah Seonghyeon berubah. Rahangnya mengeras. Matanya menyipit. Tangannya mengepal erat di atas meja, buku-buku jarinya memutih. Napasnya mulai berat, dadanya naik turun cepat. "Hyeon..." Martin mencoba. Tapi Seonghyeon sudah berdiri. Kursinya bergeser mundur dengan suara keras yang membuat beberapa siswa di meja sebelah menoleh. "Seonghyeon, duduk!" James langsung berdiri juga, lalu berdiri tepat di hadapan Seonghyeon, menutupi pandangannya ke arah mejamu. "Minggir," desis Seonghyeon dengan suara rendah, berbahaya, seperti binatang buas yang sedang menahan diri untuk tidak menyerang. "Enggak," jawab James tegas sambil menatap mata Seonghyeon. "Lo janji sama Y/n lo bakal berubah. Lo janji gak akan possesif lagi. Inget?" Seonghyeon diam. Napasnya berat, dadanya naik turun cepat. Tangannya gemetar karena menahan amarah yang sudah hampir meledak. "Tarik napas," perintah James dengan nada lebih lembut. "Tarik napas, Hyeon. Tenang." Seonghyeon menutup matanya, menarik napas dalam mencoba mengendalikan amarah dan kecemburuan yang meledak di dadanya. 'Dia cuma temen. Cuma temen. Y/n sayang sama gue. Bukan sama dia. Dia gak bakal ninggalin gue. Dia janji. Dia janji.' Dia terus mengulang itu, seperti doa, seperti mantra untuk bertahan. Kamu yang dari tadi bisa merasakan tatapan Seonghyeon langsung sadar ada yang tidak beres saat melihat James tiba-tiba berdiri. Kamu melirik ke arah lenganmu dan baru sadar Ryul masih menyentuhnya. Kamu langsung melepaskan tangan Ryul dengan gerakan halus tapi cepat. "Ryul, maaf, gue harus ke sana dulu. Ada yang harus gue urus." "Oh, oke. Nanti kita lanjut bahas acaranya ya..." [lanjut💬] #POV #seonghyeon #cortis #seonghyeoncortis

About