@miscella.g: Speechless... thankyou kak @Fujiiian

Miscella-G
Miscella-G
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 02 October 2025 12:00:09 GMT
3418334
14725
420
1538

Music

Download

Comments

nurulfaadhillah_
nurulfaadhillah_ :
Aku dari desember ka sampe sekarang blom hed😭 udah pkai misella v udah 4 hari blom juga haid
2026-01-14 11:54:01
34
yuliadian389
Yulia Dian389 :
Aku telat haid sudah lebih dari 2 minggu barusan co produknya semoga di aku cocok yaahhh, Aamiin 🥺
2026-07-07 08:26:38
3
mamawabil3
mama wabill :
sy sudah 4 tahun gk datang heet
2025-10-21 13:01:56
0
rrndaaa_
arinda :
aku 7bln blm haid🥺
2025-10-11 17:40:26
27
riati59
RiAna :
cara belinya dimana ka
2025-11-05 00:28:41
0
pwadk
NK💅🏻 :
Aku telat haid 3 blan solusi nya kak hmmm🥺
2025-10-22 16:00:34
8
ditiyaagustin
dit :
aku udah coba sumpah manjur bgt
2025-10-06 05:42:10
13
amanda_agista1
Ananda_Fitri :
aq sdh coba, , haid hampir 3 minggu,
2025-10-27 23:20:00
0
vera_febriani
Vey-Febriani :
aku udah 2 bln belum haid setelah lepas KB suntik 3bln
2025-10-23 00:58:45
0
beatrixdwiskr_
beatrixdwiskr_ :
tidak ngefek di saya🙏🏻🥲
2026-06-28 10:41:20
1
norliana644
Aira Kirana zahira :
aku telat haid 6 bulan solusi ya dung kak
2025-11-03 01:50:43
0
mo_chiiii00
Mochii :
Kalo kita 1 bulan itu haid 2 kali awal sama akhir , tapi pas bulan 3 nya blum haid lagi pas di awal gimnaa
2026-03-08 15:45:08
0
zaanamjk1
Ayu Yulia Ningrum :
Buat yg ga haid bisa ngga ?
2025-10-20 01:05:36
0
muafebrikurniati
beauty vlogger💄 :
minum nya berapa kali sehari kak?
2025-10-21 04:11:31
0
zakiyaashana
aisyah ❤️ ashana :
ampuh bgt mank miscela🥰🥰🥰🥰
2026-03-09 21:22:01
1
try.wulandari0
Try wulandari :
blm ada di apotik2
2025-10-18 07:10:05
0
sharynithanita
SHary Nitha Nita :
untuk penderita kista bisa mnm ngga ya??
2026-02-06 07:29:33
1
inisial.f9667
inisial F :
GK mempan,udh pake 1box
2026-03-07 17:15:38
0
rismayanti7376
rismayanti :
kalo aku udh satu tahun bisa lancar lagi gak ya
2025-10-06 13:36:17
3
alifezekk
alifkumuz93 :
beli nya di mn kl di apotik blm ada
2025-10-23 03:53:50
0
sitisyamira73
syamirah💞 :
bismillah br dtg brgnya.. br coba ini minum satu kali minum.. semoga keluhanku terselesaikan😁
2025-10-17 06:09:23
0
dhiahh_12
Dhiahhh🥑 :
aku telat haid udah 4bln
2025-10-22 10:47:34
3
lisa131547
lisa13 :
tapi disaya tdk cocok
2026-01-15 03:23:04
0
alfiraajaaa
Alfiraparty_planner :
Aku siklus nya berantakan pake ini bisa gaaa
2026-04-19 03:34:00
1
serbaserbistor
mbunya raka 👨‍👩‍👧 :
ko buat yg haidnya lncar bisa ga ya ka bua promil
2025-11-05 21:51:52
1
To see more videos from user @miscella.g, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penjelasan ⬇️ - Apa Itu Big Bang? Banyak orang membayangkan Big Bang sebagai sebuah bom raksasa yang meledak di tengah ruang angkasa yang gelap. Namun menurut pemahaman ilmiah modern, gambaran itu tidak tepat. Big Bang bukanlah ledakan di dalam ruang angkasa. Big Bang adalah awal dari mengembangnya ruang angkasa itu sendiri. Sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu, seluruh materi, energi, ruang, dan waktu yang sekarang membentuk alam semesta berada dalam keadaan yang sangat panas, sangat padat, dan sangat kecil. Kemudian alam semesta mulai mengembang. Yang mengembang bukan hanya benda-benda di dalam ruang angkasa, melainkan ruang angkasanya sendiri. Bayangkan kamu menggambar titik-titik di permukaan balon. Saat balon ditiup, semua titik saling menjauh. Titik-titik itu tidak bergerak di atas balon, melainkan permukaan balon yang mengembang. Begitulah gambaran sederhana tentang alam semesta setelah Big Bang. Apakah Big Bang Benar-Benar Sebuah Ledakan? Secara teknis, tidak. Ketika bom meledak: Ada pusat ledakan. Ada ruang kosong di sekitarnya. Material terlontar ke luar dari pusat tersebut. Sedangkan pada Big Bang: Tidak ada pusat ledakan. Tidak ada ruang kosong di luar alam semesta. Semua bagian alam semesta mengembang secara bersamaan. Karena itu para ilmuwan lebih suka menyebut Big Bang sebagai ekspansi kosmik daripada ledakan biasa. Apa yang Terjadi Pada Detik Pertama? Ilmuwan belum mengetahui secara pasti apa yang terjadi tepat pada waktu 0 detik karena hukum fisika yang kita kenal saat ini belum mampu menjelaskan kondisi tersebut. Namun setelah waktu yang sangat kecil sekali, kira-kira: 10⁻⁴³ Detik (Era Planck) Ini adalah masa paling awal yang bisa dibahas secara teoritis. Suhu melebihi triliunan triliunan triliunan derajat. Semua gaya alam kemungkinan masih menyatu. Ruang dan waktu mungkin berperilaku sangat berbeda dari sekarang. 10⁻³⁶ Detik (Inflasi Kosmik) Alam semesta mengalami pengembangan luar biasa cepat. Dalam waktu yang sangat singkat: Alam semesta membesar lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Bukan materi yang bergerak lebih cepat dari cahaya, tetapi ruang itu sendiri yang mengembang. Jika ukuran alam semesta sebelumnya lebih kecil dari atom, dalam sekejap ia bisa menjadi jauh lebih besar. Beberapa Menit Pertama Suhu mulai turun. Terbentuklah unsur-unsur ringan: Hidrogen Helium Sedikit Litium Belum ada: Bintang Planet Galaksi Manusia Alam semesta masih berupa lautan partikel panas. Apakah Ada Suara Saat Big Bang? Ini pertanyaan yang sangat menarik. Jawabannya adalah: Ya dan tidak. Tidak, Jika Yang Dimaksud Suara di Ruang Hampa Suara membutuhkan medium untuk merambat. Contohnya: Udara Air Logam Di ruang angkasa modern hampir tidak ada medium yang cukup rapat untuk menghantarkan suara. Karena itu ledakan Matahari sekalipun tidak akan terdengar jika kita berada jauh di luar angkasa. Ya, Pada Alam Semesta Muda Pada ratusan ribu tahun pertama setelah Big Bang, alam semesta bukanlah ruang hampa. Alam semesta dipenuhi: Plasma panas Elektron Proton Foton Kondisinya sangat padat. Gelombang tekanan dapat bergerak melalui plasma tersebut seperti suara bergerak melalui udara. Dengan kata lain: Alam semesta muda benar-benar
Penjelasan ⬇️ - Apa Itu Big Bang? Banyak orang membayangkan Big Bang sebagai sebuah bom raksasa yang meledak di tengah ruang angkasa yang gelap. Namun menurut pemahaman ilmiah modern, gambaran itu tidak tepat. Big Bang bukanlah ledakan di dalam ruang angkasa. Big Bang adalah awal dari mengembangnya ruang angkasa itu sendiri. Sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu, seluruh materi, energi, ruang, dan waktu yang sekarang membentuk alam semesta berada dalam keadaan yang sangat panas, sangat padat, dan sangat kecil. Kemudian alam semesta mulai mengembang. Yang mengembang bukan hanya benda-benda di dalam ruang angkasa, melainkan ruang angkasanya sendiri. Bayangkan kamu menggambar titik-titik di permukaan balon. Saat balon ditiup, semua titik saling menjauh. Titik-titik itu tidak bergerak di atas balon, melainkan permukaan balon yang mengembang. Begitulah gambaran sederhana tentang alam semesta setelah Big Bang. Apakah Big Bang Benar-Benar Sebuah Ledakan? Secara teknis, tidak. Ketika bom meledak: Ada pusat ledakan. Ada ruang kosong di sekitarnya. Material terlontar ke luar dari pusat tersebut. Sedangkan pada Big Bang: Tidak ada pusat ledakan. Tidak ada ruang kosong di luar alam semesta. Semua bagian alam semesta mengembang secara bersamaan. Karena itu para ilmuwan lebih suka menyebut Big Bang sebagai ekspansi kosmik daripada ledakan biasa. Apa yang Terjadi Pada Detik Pertama? Ilmuwan belum mengetahui secara pasti apa yang terjadi tepat pada waktu 0 detik karena hukum fisika yang kita kenal saat ini belum mampu menjelaskan kondisi tersebut. Namun setelah waktu yang sangat kecil sekali, kira-kira: 10⁻⁴³ Detik (Era Planck) Ini adalah masa paling awal yang bisa dibahas secara teoritis. Suhu melebihi triliunan triliunan triliunan derajat. Semua gaya alam kemungkinan masih menyatu. Ruang dan waktu mungkin berperilaku sangat berbeda dari sekarang. 10⁻³⁶ Detik (Inflasi Kosmik) Alam semesta mengalami pengembangan luar biasa cepat. Dalam waktu yang sangat singkat: Alam semesta membesar lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Bukan materi yang bergerak lebih cepat dari cahaya, tetapi ruang itu sendiri yang mengembang. Jika ukuran alam semesta sebelumnya lebih kecil dari atom, dalam sekejap ia bisa menjadi jauh lebih besar. Beberapa Menit Pertama Suhu mulai turun. Terbentuklah unsur-unsur ringan: Hidrogen Helium Sedikit Litium Belum ada: Bintang Planet Galaksi Manusia Alam semesta masih berupa lautan partikel panas. Apakah Ada Suara Saat Big Bang? Ini pertanyaan yang sangat menarik. Jawabannya adalah: Ya dan tidak. Tidak, Jika Yang Dimaksud Suara di Ruang Hampa Suara membutuhkan medium untuk merambat. Contohnya: Udara Air Logam Di ruang angkasa modern hampir tidak ada medium yang cukup rapat untuk menghantarkan suara. Karena itu ledakan Matahari sekalipun tidak akan terdengar jika kita berada jauh di luar angkasa. Ya, Pada Alam Semesta Muda Pada ratusan ribu tahun pertama setelah Big Bang, alam semesta bukanlah ruang hampa. Alam semesta dipenuhi: Plasma panas Elektron Proton Foton Kondisinya sangat padat. Gelombang tekanan dapat bergerak melalui plasma tersebut seperti suara bergerak melalui udara. Dengan kata lain: Alam semesta muda benar-benar "bergetar". Getaran inilah yang sering disebut sebagai "suara Big Bang." Seberapa Keras Suara Itu? Jika manusia bisa berada di sana (yang tentu mustahil karena suhunya mematikan), suara tersebut akan sangat kuat. Beberapa perhitungan menunjukkan tekanan akustiknya bisa mencapai sekitar 110 desibel atau lebih, setara dengan: Konser musik yang sangat keras Mesin jet dari jarak tertentu Namun yang lebih menarik bukan volumenya, melainkan frekuensinya. Seperti Apa Bunyinya? Banyak orang membayangkan: "DUARRRR!!!" Padahal tidak demikian. Karena alam semesta sangat besar, gelombang suaranya memiliki panjang gelombang luar biasa panjang. Akibatnya bunyinya lebih mirip: "MMMMMMMMMMMMMMMMM..." Dengungan rendah yang terus menerus. Seiring alam semesta mengembang: Gelombang suara ikut meregang. Frekuensinya semakin rendah. Akhirnya menjadi terlalu rendah untuk didengar manusia. #bigbang #universe #theory

About