pgl b ki :
gue capek, bener-bener capek
sama semuanya. capek pura-pura senyum, padahal hati udah retak. capek pura' jadi kuat terus, padahal pengen nyerah, capek ga enakan sama org, saat gue butuh semuanya menghilang. gue capek ngertiin orang lain, tapi gue nggak pernah benar-benar dimengerti. gue capek selalu ngalah, seolah gue nggak punya rasa capek juga. capek dengerin sabar ya dari orang yang nggak tahu apa-apa tentang apa yang gue tahan. capek sama rutinitas yang itu-itu aja, setiap hari tapi semuanya sama aja, hampa. capek sama ekspektasi orang yang selalu minta aku jadi versi terbaik, padahal gue bahkan udah kehilangan versi asli diri gw. capek nyari alasan buat keliatan baik' aja, padahal semuanya makin berat. gue cuma pengen diem jauh dari semua. kadang gue mikir, mungkin gue cuma butuh waktu. atau mungkin gue cuma butuh dimengerti. gk dinasihati, nggak disalahkan, cuma dikasih ruang untuk merasa. kalau soal itu, siapa sih yang benar-benar peduli? pada akhirnya gue sendiri lagi. berjuang sendiri, nangis sendiri, sembuh sendiri. dan meski capek, gue tahu besok aku bakal bangun lagi. pura' lebih kuat lagi. karena dunia nggak peduli seberapa capeknya gue.
dalam sebuah hubungan kluarga, hal yang paling penting adalah komunikasi. jika org' rmh tidak bisa saling mengerti satu sama lain, maka hubungan itu akan sulit bertahan. komunikasi bukan hanya soal bicara, tapi juga tentang mendengarkan. ketika kita berbicara, kita harus benar-benar mendengarkan, bukan hanya menunggu giliran untuk berbicara. sering kali masalah kecil bisa jadi besar hanya karena salah paham. makanya penting banget buat selalu terbuka dan jujur. jujur bukan berarti harus selalu menyakitkan, tapi bagaimana cara menyampaikannya dengan baik. dalam perjalanan kluarga, pasti ada naik turun. kadang kita bahagia, kadang kita kecewa, tapi kalau semuany mau berusaha, semua bisa dilewatin bareng-bareng.
capek. bener-bener capek. sama semuanya.
2025-11-25 15:21:49