@ryandrum23: Target football play of the week #foryoupage #foryou #viral #LanguageLearning #fantasyfootball

Ryandrum
Ryandrum
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 18 October 2025 01:00:06 GMT
1788288
428440
1130
69177

Music

Download

Comments

jtcunning11
jack :
ay show the qb some respect too 😭
2025-10-18 14:26:47
55100
jusonhotsss
j.s :
QB put it in the breadbasket
2025-10-18 18:17:00
27104
migthenig
Miguel Martinez :
Don’t start this trend I am security for target 😭😭
2025-10-19 01:30:22
24977
gabec_005
Gabe :
A wheel route on wheel is generational
2025-10-18 13:01:01
10033
goateli1
eli 🦦 :
2025-10-18 14:15:32
4556
aaronofficial68
Aaron Ruiz :
This is going on espn or something similar 😭
2025-10-19 03:18:28
11058
olvera.ben10
B :
This might be Walmart cart activities
2025-10-18 14:39:33
1699
iamcamcarr
iamcamcarr :
ESPN or Sportscenter about to ask you for this no cap 🤣🤣🤣
2025-10-18 04:30:34
1374
itssobigicantbarrytt
itssobigicantbarrytt :
espn coming😭
2025-10-18 17:36:58
592
dnd.tjjj
¿Tj :
House of highlights making its way to this video
2025-10-19 12:37:27
639
hey.bud22
Mello :
this the new group activity😭
2025-10-18 16:31:15
459
whiteboi716
Anthony :
New Olympic sport unlocked
2025-10-18 06:06:32
440
maddux_15
Maddux Blansit :
Welcome to the big leagues son
2025-10-18 06:23:14
112
hockey.4.life27.27
Chase Carlson :
Why was this wildly enjoyable
2025-10-18 03:52:55
226
imjaydyn
Jaydyn :
he goin to the league✌
2025-10-18 18:41:19
124
yayo_fpv
Yayo_FPV :
Saw this before espn or house of highlights posted this😂
2025-10-21 01:47:12
106
billyt_716
billyt_716 :
2025-10-18 14:27:02
220
youisaban
biel👉BAN👈 :
Ts remind me of Stefon diggs route 😭😭😢
2025-10-21 17:05:35
21
jordann_135
🌊🐋ordan🪼🌊 :
The qb tho😮‍💨
2025-10-19 03:06:42
40
lake.t0
lake t :
Here before barstool asks to take this
2025-10-18 05:55:45
552
mikhailthompson2
Mikhail Thompson :
2025-10-19 11:19:46
144
kurtbenkert
Kurt Benkert :
I’d like to sponsor this segment
2025-11-26 00:09:47
17
indie.indigo
INDIE.INDIGO* :
Basket Ball
2025-10-19 03:31:28
58
dreqm15
Dreqm15 :
2025-10-18 14:01:14
171
To see more videos from user @ryandrum23, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada kehilangan yang masih bisa dicari. Ada perpisahan yang masih bisa diperjuangkan. Tapi kematian berbeda. Ia seperti pintu yang ditutup Tuhan dari sisi yang tidak bisa lagi kita ketuk. Tidak ada pesan yang bisa dikirim, tidak ada pelukan yang bisa dikejar, tidak ada kata “tunggu” yang mampu menahan langkahnya pulang. Aku sering merasa orang-orang tidak mengerti. Mereka bilang waktu akan membantu, seolah duka adalah luka biasa yang bisa mengering dengan sendirinya. Padahal kehilangan karena kematian bukan tentang melupakan seseorang. Itu seperti hidup dengan satu ruang kosong di dalam dada yang selamanya tidak akan terisi lagi. Kita hanya belajar berjalan sambil membawanya. Yang paling menyakitkan bukan saat pemakaman selesai, bukan saat tanah terakhir dijatuhkan di atas peristirahatanmu. Yang paling menyakitkan adalah hari-hari setelahnya. Ketika hidup tetap berjalan seperti biasa, sementara duniaku diam-diam berhenti di hari kepergianmu. Matahari masih terbit, orang-orang masih tertawa, tetapi ada bagian dari diriku yang ikut dikubur bersamamu dan tidak pernah benar-benar kembali. Kadang aku membayangkan diriku sebagai rumah tua yang kehilangan lampu di berandanya. Dari luar masih tampak berdiri, masih terlihat utuh. Namun setiap malam, ada gelap yang tidak bisa dijelaskan kepada siapa pun. Sebab orang yang dulu menjadi cahaya itu sudah tidak ada. Dan tidak peduli berapa banyak lampu baru yang dinyalakan, tetap saja bukan cahaya yang sama. Aku rindu dengan cara yang tidak bisa disembuhkan. Rindu yang tidak membutuhkan balasan, hanya membutuhkan keajaiban yang tidak mungkin terjadi. Sebab kematian adalah satu-satunya perpisahan yang bahkan harapan pun tidak berani menjanjikan pertemuan ulang di dunia ini. Maka jika hari ini aku masih menangis, itu bukan karena aku belum menerima kepergianmu. Aku hanya sedang berusaha hidup dengan kenyataan bahwa seseorang yang begitu berarti bagiku kini hanya bisa kutemui dalam doa. Dan tidak ada yang lebih menyakitkan daripada mencintai seseorang yang alamatnya kini bukan lagi rumah, melainkan langit.
Ada kehilangan yang masih bisa dicari. Ada perpisahan yang masih bisa diperjuangkan. Tapi kematian berbeda. Ia seperti pintu yang ditutup Tuhan dari sisi yang tidak bisa lagi kita ketuk. Tidak ada pesan yang bisa dikirim, tidak ada pelukan yang bisa dikejar, tidak ada kata “tunggu” yang mampu menahan langkahnya pulang. Aku sering merasa orang-orang tidak mengerti. Mereka bilang waktu akan membantu, seolah duka adalah luka biasa yang bisa mengering dengan sendirinya. Padahal kehilangan karena kematian bukan tentang melupakan seseorang. Itu seperti hidup dengan satu ruang kosong di dalam dada yang selamanya tidak akan terisi lagi. Kita hanya belajar berjalan sambil membawanya. Yang paling menyakitkan bukan saat pemakaman selesai, bukan saat tanah terakhir dijatuhkan di atas peristirahatanmu. Yang paling menyakitkan adalah hari-hari setelahnya. Ketika hidup tetap berjalan seperti biasa, sementara duniaku diam-diam berhenti di hari kepergianmu. Matahari masih terbit, orang-orang masih tertawa, tetapi ada bagian dari diriku yang ikut dikubur bersamamu dan tidak pernah benar-benar kembali. Kadang aku membayangkan diriku sebagai rumah tua yang kehilangan lampu di berandanya. Dari luar masih tampak berdiri, masih terlihat utuh. Namun setiap malam, ada gelap yang tidak bisa dijelaskan kepada siapa pun. Sebab orang yang dulu menjadi cahaya itu sudah tidak ada. Dan tidak peduli berapa banyak lampu baru yang dinyalakan, tetap saja bukan cahaya yang sama. Aku rindu dengan cara yang tidak bisa disembuhkan. Rindu yang tidak membutuhkan balasan, hanya membutuhkan keajaiban yang tidak mungkin terjadi. Sebab kematian adalah satu-satunya perpisahan yang bahkan harapan pun tidak berani menjanjikan pertemuan ulang di dunia ini. Maka jika hari ini aku masih menangis, itu bukan karena aku belum menerima kepergianmu. Aku hanya sedang berusaha hidup dengan kenyataan bahwa seseorang yang begitu berarti bagiku kini hanya bisa kutemui dalam doa. Dan tidak ada yang lebih menyakitkan daripada mencintai seseorang yang alamatnya kini bukan lagi rumah, melainkan langit.

About