@fushifit: Replying to @ok Please comment and questions you may have and i’ll try to helpful answer as many as possible. This is my first AE tutorial as well so i’m sorry it was hard to follow 🙏 #aftereffects #impactframes #animeimpactframes #impactframestutorial #fushiyaps

Fushi
Fushi
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 19 October 2025 22:22:29 GMT
38894
1911
33
134

Music

Download

Comments

sexx_music
⃟ :
😭 how many times u gon edit this singular clip
2025-10-19 22:49:10
32
kuchiki.aep
Tay :
It dont get this complicated 😭😭
2025-10-22 13:17:10
2
lightwork.0
𝔩ιⒼн𝔱.Čℂ🥀 :
could u make a tut on how to do that one effect where the screen sucks in i think its distort chroma or some shit
2026-01-06 21:03:46
0
idk228692
idkfortnitepro :
Do like a whole tutorial series on AE about like where certain stuff is and what they do and maybe some examples.
2025-10-20 01:34:53
2
apogenous
peta :
BRO JUST LINK RAZERS TUTORIAL 😭😭😭
2025-10-20 06:11:07
4
reaper152930
Wade :
Hand hypertrophy for AE
2025-10-19 22:54:09
1
zaza.amv
zaza.amv🦉🕷️ :
Anything for mobile 😭?
2025-10-20 00:57:21
1
emly.ae
emly.ae :
Holy do you know how much time you just saved me?😭😭
2025-10-20 20:26:38
1
stage.aep
stage.aep :
why blud sound like rwtbr
2025-11-05 16:55:17
0
latpapi
latpapi :
Time under tension 🥀🥀🥀
2025-10-19 22:30:58
5
kazo_am
kazo :
yo make a tutorial with the plugins please
2025-11-13 00:55:55
0
ninanova74
NinaNova :
damn thats actually good thx
2025-10-30 08:35:53
0
s1mplex69
𝐒𝐊𝐘天候 :
2026-02-14 08:15:20
0
reiii.cist
k :
💀
2025-11-07 02:28:56
0
xizlo
Xioloz✝️ :
cool rate my edits
2025-11-03 05:35:27
0
To see more videos from user @fushifit, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“Diskusi-Diskusi” Ketika Presiden Prabowo Subianto menyindir budaya “diskusi-diskusi”, FGD, seminar, dan studi banding dalam pidatonya di Kongres Muslimat NU, banyak orang langsung bertepuk tangan. Di tengah kemarahan publik terhadap pemborosan anggaran, pesan itu memang terdengar sederhana dan mudah diterima. Kesimpulan untuk jangan habiskan uang negara untuk kegiatan yang tidak menghasilkan apa-apa. Masalahnya, pernyataan semacam itu juga berisiko menciptakan kesan bahwa diskusi, kajian, dan proses berpikir adalah bagian dari masalah, bukan bagian dari solusi. Padahal negara modern tidak dijalankan hanya dengan naluri, keberanian, atau keputusan cepat. Kebijakan publik yang baik lahir dari data, riset, perdebatan, dan pengujian berbagai kemungkinan sebelum sebuah keputusan diambil. Memang ada FGD yang hanya formalitas, ada seminar yang sekadar menghabiskan anggaran, dan ada perjalanan dinas yang sulit dipertanggungjawabkan. Tetapi menyederhanakan semuanya menjadi sekadar “diskusi-diskusi” berisiko membuat publik memandang rendah proses intelektual yang justru diperlukan untuk menghindari kesalahan kebijakan yang mahal. Yang perlu dipertanyakan bukan apakah diskusi itu penting atau tidak, melainkan mengapa begitu banyak diskusi yang tidak menghasilkan dampak nyata. Sebab kalau solusi atas birokrasi yang buruk adalah mengurangi ruang kajian dan perdebatan, lalu siapa yang akan mengoreksi kebijakan ketika keputusan yang diambil ternyata keliru? Dan kalau berpikir terlalu lama dianggap masalah, apakah kita juga siap menerima risiko ketika negara bertindak terlalu cepat tanpa cukup mendengar? #fyp #prabowo #diskusi
“Diskusi-Diskusi” Ketika Presiden Prabowo Subianto menyindir budaya “diskusi-diskusi”, FGD, seminar, dan studi banding dalam pidatonya di Kongres Muslimat NU, banyak orang langsung bertepuk tangan. Di tengah kemarahan publik terhadap pemborosan anggaran, pesan itu memang terdengar sederhana dan mudah diterima. Kesimpulan untuk jangan habiskan uang negara untuk kegiatan yang tidak menghasilkan apa-apa. Masalahnya, pernyataan semacam itu juga berisiko menciptakan kesan bahwa diskusi, kajian, dan proses berpikir adalah bagian dari masalah, bukan bagian dari solusi. Padahal negara modern tidak dijalankan hanya dengan naluri, keberanian, atau keputusan cepat. Kebijakan publik yang baik lahir dari data, riset, perdebatan, dan pengujian berbagai kemungkinan sebelum sebuah keputusan diambil. Memang ada FGD yang hanya formalitas, ada seminar yang sekadar menghabiskan anggaran, dan ada perjalanan dinas yang sulit dipertanggungjawabkan. Tetapi menyederhanakan semuanya menjadi sekadar “diskusi-diskusi” berisiko membuat publik memandang rendah proses intelektual yang justru diperlukan untuk menghindari kesalahan kebijakan yang mahal. Yang perlu dipertanyakan bukan apakah diskusi itu penting atau tidak, melainkan mengapa begitu banyak diskusi yang tidak menghasilkan dampak nyata. Sebab kalau solusi atas birokrasi yang buruk adalah mengurangi ruang kajian dan perdebatan, lalu siapa yang akan mengoreksi kebijakan ketika keputusan yang diambil ternyata keliru? Dan kalau berpikir terlalu lama dianggap masalah, apakah kita juga siap menerima risiko ketika negara bertindak terlalu cepat tanpa cukup mendengar? #fyp #prabowo #diskusi

About