Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@huyengiadung1: Tập ăn chay với mì chay #xuhuong #thinhhanh #viral #fyp #mitom
Huyền Mậppp
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 25 October 2025 07:02:38 GMT
11404
155
14
6
Music
Download
No Watermark .mp4 (
7.33MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
7.33MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Cẩm Lê QNgãi👍 :
🙏🙏🙏Ngon nha. adidaphat 🙏
2025-10-27 04:39:15
1
minh thủy :
shop ơi gia vị có ngũ vị tân không shop mình không ăn loại ngũ vị tân được ạ
2026-07-09 11:10:01
0
💝💝 boychè bưởi 💝💝🙏🙏🙏 :
🙏🙏🙏
2025-12-02 13:17:14
0
THÍCH NỮ TỊNH KHAI :
🙏🙏🙏
2026-04-23 10:38:41
0
To see more videos from user @huyengiadung1, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#WIGSOUTHAFTICA #0736542335 #JOHANNESBURGHAIR #ICEBEAUTYD3
印尼一直“送”烟霾,马来西亚能够告印尼吗? #蓝志锋 #郑萱荟 #主编新闻室 #关键词
Viral di TikTok hingga Jadi Ladang Rezeki, Sabana Waduk Cengklik Ramai Diserbu Warga Kawasan Waduk Cengklik di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini menarik perhatian warga setelah sebagian dasar waduk berubah menjadi hamparan rumput hijau menyerupai sabana. Fenomena itu terjadi akibat menyusutnya debit air waduk pada musim kemarau. Area yang sebelumnya terendam air kini berubah menjadi tempat warga untuk berjalan-jalan, berfoto, hingga menikmati suasana sore. Tim Tribun-Video.com melihat langsung kondisi Waduk Cengklik pada Jumat (16/10/2026) sore. Alih-alih hamparan air, sebagian dasar waduk kini dipenuhi rerumputan hijau yang dapat dikunjungi warga. Pemandangan tersebut juga menarik perhatian masyarakat setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Rini, pengunjung asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah mengaku pertama kali datang ke Sabana Waduk Cengklik setelah mengetahui kawasan tersebut melalui TikTok. “Baru pertama kali, info dari TikTok, penasaran ingin tahu gimana suasana di sini,” ujar Rini. Namun, perjalanan menuju lokasi ternyata tidak semudah yang dibayangkannya. Rini mengaku sempat tersesat hingga tiga kali karena akses jalan menuju kawasan sabana cukup sempit dan berkelok. “Ternyata jalannya kurang besar,” ungkap wanita berusia 58 tahun tersebut. Meski demikian, Rini mengaku senang setelah tiba di lokasi karena suasananya sejuk dan pemandangannya menarik. “Senang, hawanya sejuk, melihatnya juga enak, tiketnya murah Rp5.000 sudah sama parkir, merakyat lah tiketnya,” katanya. Ia juga menilai harga jajanan yang dijual di sekitar kawasan sabana masih terjangkau. “Jajanannya murah dan terjangkau juga di kita,” tambahnya. Rini bahkan berencana kembali mengunjungi kawasan tersebut bersama keluarga dan tetangganya. “Saya mau ajak anak cucu dan tetangga di perumahan, biar penasaran dan fotonya kasih tahu, biar pada penasaran dan ke sini,” ujarnya. Ramainya pengunjung turut memberikan keuntungan bagi pedagang yang mulai berjualan di sekitar kawasan sabana. Yoko Ristanto, pedagang siomay asal Boyolali, mengaku baru tiga hari berjualan di lokasi tersebut setelah tempat itu viral sekitar dua minggu terakhir. Sebelumnya, ia biasa berjualan di sekitar Bandara Adi Soemarmo, Solo. “Biasanya jualan dekat bandara, lalu pindah ke sini karena pelanggannya banyak di sini, yang pelanggan nongkrong anak muda pada pindah ke sini, jadi ya ikut ke sini,” ungkap Yoko. Perpindahan lokasi tersebut berdampak pada peningkatan penjualannya. “Alhamdulillah omzet naik karena pengaruh viral, biasanya satu dandang habis sampai jam 10 malam, tapi karena di sini jam 5 sudah habis, dan satu jam habis,” katanya. Menurut Yoko, jumlah pengunjung paling banyak datang pada akhir pekan. “Pengunjung ramai di hari Sabtu dan Minggu, itu paling ramai karena weekend,” ujarnya. Ia berharap ramainya kawasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil di sekitarnya. “Ya meningkatkan UMKM untuk warga sekitar,” tambahnya. Sementara itu, waktu yang cocok untuk mengunjungi Sabana Waduk Cengklik yakni sekitar pukul 16.00 hingga 17.45 WIB. Pada waktu tersebut, pengunjung dapat menikmati suasana yang lebih sejuk sekaligus menyaksikan pemandangan matahari terbenam. Meski ramai dikunjungi, hamparan sabana ini merupakan fenomena musiman yang bergantung pada kondisi debit air waduk. Ketika musim hujan tiba dan debit air kembali meningkat, kawasan yang kini ditumbuhi rerumputan berpotensi kembali terendam.(*)
cuties #milkandmocha #gif #music #Love #fyp
grabe talaga ang ganda ng performance ng ating JRU rust remover #jrunimarketonlinestore #caraccessories #motorcycleaccessories #rustremover #rustremoval
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy