Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@zeeshan.rana_:
رانا صاحب 💸💸
Open In TikTok:
Region: PK
Friday 31 October 2025 01:32:45 GMT
439
64
6
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.09MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.8MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
U 🤝M 🫶804 :
💐💐💐
2025-10-31 04:52:40
0
😎 ساقی صاحب 🫀 :
😎😎😎
2025-10-31 05:25:04
0
taswar.khan💔 :
🥰🥰🥰
2025-10-31 20:24:40
0
・卄ム尺ㄖㄖN・ :
🥰🥰🥰
2025-11-02 08:54:53
0
DG」GムBRU :
❤❤❤
2025-11-06 06:30:02
0
آیان :
🥰🥰🥰
2025-12-23 10:53:27
0
To see more videos from user @zeeshan.rana_, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Meet with some one special ❤️❤️💔🩷💓🤪😜#foryoupage #viral #unfreezemyacount #foryou #dubai @⚡𝘼𝙌𝙞𝙞 𝙅𝙖𝙖𝙣⚡ @N K ✨؏🥀 @Akhtar Ali @🌈HU$$AY77 🥀🍁
#اربيل #تودي 😎
pesona pemain film munafik🤩 #munafikmelawaniblis #bahayajadimunafik #munafiknyaindo #rekomendasifilm #fyp
The Most UNIQUE ”Hairy Crepe“ in Bangkok! 👀😱 📍Location Sai Tai Center 💰Price THB 40~70 #crepe #hair #dessert #bangkokfood
#gaming #ti̇ktok #viral #fyp #shorts
Maluku - Aksi seorang karyawan Indomaret di Kota Ambon, Maluku, yang membakar kaki seorang bocah yang sedang tertidur di teras depan toko viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Dalam video berdurasi 31 detik yang beredar, pelaku bernama Rendi Glen Pattipelilohy terlihat meletakkan selembar kertas di atas kaki korban, kemudian membakarnya menggunakan korek api. Korban yang diduga anak jalanan itu langsung terbangun sambil menjerit kesakitan, sementara pelaku terlihat mengamati reaksi korban sambil tertawa. Menanggapi video tersebut, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, mengatakan hingga Sabtu (27/6/2026) belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian terkait peristiwa tersebut. Sehari setelah videonya viral, Rendi menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui sebuah video yang didampingi orang tua asuh korban, manajemen Indomaret Ambon, serta Ketua RW setempat. Ia mengakui perbuatannya merupakan tindakan pribadi yang dilakukan karena iseng dan tidak ada kaitannya dengan perusahaan tempatnya bekerja. Rendi juga mengaku menyesali tindakannya yang telah menimbulkan kegaduhan dan merugikan nama baik perusahaan. Pelaku berjanji menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. Sementara itu, kepolisian menyatakan siap menindaklanjuti kasus tersebut apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan melaporkannya secara resmi. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial. #viral #beritaviral #beritaterkini #tiktokberita #surabayatv
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy