denzmyspit :
"Di balik dinding batu kerajaan yang megah, tersimpan sebuah rahasia cinta antara Putri Elara yang anggun dan Sir Alaric, seorang kesatria yang gagah berani. Elara, dengan tatapan sepasang mata sebiru langit, telah lama memilih Alaric, melihat melampaui baju zirahnya yang sederhana hingga menemukan hati yang mulia dan setia di dalamnya. Tekadnya bulat; ia ingin menjadikan Alaric suaminya, pendamping hidupnya, dan ayah dari calon anak-anaknya. Namun, setiap kali Elara membicarakan masa depan mereka dan janji pernikahan, Alaric selalu menarik diri. Ia memegang teguh pedang kebangsawanannya, sebuah kehormatan yang ia yakini tidak akan pernah setara dengan mahkota Elara. Meskipun hatinya dipenuhi rasa cinta yang dalam, kesadaran akan jurang pemisah di antara mereka, yang diukur oleh darah kerajaan dan status rakyat biasa, menghantuinya siang dan malam.
"Kau berhak mendapatkan pangeran, Yang Mulia," bisik Alaric suatu malam, suaranya dipenuhi oleh kepedihan dan harga diri yang kaku. Ia tak sanggup membayangkan dirinya berdiri di singgasana, seorang prajurit biasa di tengah lautan bangsawan. Rasa cintanya yang besar justru menjadi beban, membuatnya merasa tak pantas untuk memberikan Elara kehidupan yang layak ia dapatkan—sebuah kehidupan tanpa cibiran dan keraguan dari istana. Ia takut bahwa persatuan mereka hanya akan membawa aib dan kesulitan bagi sang putri, dan karena alasan itulah ia terus-menerus menolak kebahagiaan yang ada di depan mata. Elara hanya bisa melihat cinta yang tak berdaya dalam matanya, sebuah konflik antara keinginan hati dan hukum status yang membelenggu sang kesatria"
2025-12-08 10:45:14