@tugastugasut: Tugas 1 pancasila Proses lahirnya Pancasila sebagai dasar negara lahir lewat rangkaian sidang dan perdebatan para pendiri bangsa di masa menuju kemerdekaan. Semuanya terjadi dalam situasi Indonesia sedang di bawah pendudukan Jepang. Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia untuk menarik simpati rakyat, dan dari janji itulah dibentuk lembaga perumusan dasar negara. Cerita ini dimulai dari BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. BPUPK bersidang dua kali pada tahun 1945. Sidang pertama diadakan pada 29 Mei sampai 1 Juni 1945, fokusnya merumuskan dasar negara. Puncaknya pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang memperkenalkan istilah Pancasila untuk pertama kalinya sebagai dasar negara. Namun pada tahap ini, Pancasila belum berbentuk final, masih berupa gagasan filosofis. Setelah sidang pertama, BPUPKI membentuk suatu panitia kecil berisi 9 tokoh penting, yang kemudian dikenal sebagai Panitia Sembilan. Panitia inilah yang merumuskan naskah dasar yang disebut Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945. Setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, momentum kemerdekaan semakin dekat. Maka pada 7 Agustus 1945 dibentuk PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia sebagai lembaga penyempurna dan pelaksana kemerdekaan. Pada 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi kemerdekaan, PPKI bersidang untuk menetapkan UUD, memilih presiden dan wakil presiden, dan menetapkan dasar negara. Jadi, proses lahirnya Pancasila merupakan hasil kompromi, dialog, dan upaya mempersatukan keberagaman bangsa. Ia bukan hasil pemikiran satu orang saja, melainkan buah musyawarah para pendiri bangsa yang berusaha mencari dasar negara yang bisa merangkul seluruh suku, agama, dan budaya di Indonesia. beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil yaitu : - Persatuan lebih penting daripada kepentingan kelompok. Para pendiri bangsa rela mengubah rumusan sila pertama demi menjaga keutuhan Indonesia. Ini menunjukkan bahwa kepentingan bersama mengalahkan ego kelompok. - Bangsa Indonesia terbentuk dari keberagaman. Perbedaan agama, suku, bahasa, dan budaya bukan hambatan, tapi bagian dari identitas bangsa. Pancasila menjadi titik temu untuk semua itu. - Nilai musyawarah dan toleransi harus dijunjung tinggi. Perumusan Pancasila berlangsung lewat diskusi, bukan kekerasan. Ini menegaskan budaya dialog sebagai ciri bangsa. Walaupun zaman berubah cepat, nilai-nilai dalam proses lahirnya Pancasila tetap sangat relevan, bahkan mungkin lebih penting daripada sebelumnya. Di era media sosial, perbedaan pendapat sering memicu konflik. Di sini kita butuh nilai musyawarah dan saling menghargai, bukan saling serang. Di tengah banyak ideologi global (liberalisme, kapitalisme ekstrem, fanatisme agama, dll.), Pancasila memberi jalan tengah: Manusia dihormati, agama dihargai, ekonomi berkembang, tetapi tanpa mengorbankan kemanusiaan. Di era persaingan dan individualisme, Pancasila mengingatkan bahwa gotong royong dan empati adalah kekuatan bangsa. Untuk anak muda yang ingin modern, Pancasila mengajarkan bahwa menjadi modern tidak berarti kehilangan identitas. Kita bisa maju, kreatif, dan terbuka, sambil tetap punya akar kebangsaan.
tugas UT
Region: ID
Saturday 01 November 2025 02:14:57 GMT
Music
Download
Comments
𝚔𝚑𝚊𝚗𝚣𝚊_𝟺𝟼 :
bro lu ngedit ini pake apk apa?
free nggak
2025-11-07 18:39:02
0
TEJ :
🥰🥰🥰
2025-11-02 07:24:16
0
To see more videos from user @tugastugasut, please go to the Tikwm
homepage.