@_abcdenipryg: Setiap orang bertindak berdasarkan pandangannya sendiri. Epictetus ingin mengingatkan bahwa tindakan seseorang biasanya didasari oleh keyakinan atau pengetahuan yang ia miliki pada saat itu. Ia mungkin salah, tapi ia tidak sadar akan kesalahannya; ia mengira sedang berbuat benar. Kesadaran ini membantu menumbuhkan empati. Saat kita menyadari bahwa orang lain bertindak “demi kebenaran” versinya sendiri, kita bisa melihatnya dengan kacamata pengertian, bukan hanya dengan emosi. Ini membantu kita menahan amarah dan menggantinya dengan rasa iba atau pemahaman. Tujuan akhirnya adalah kedamaian batin. Dalam filsafat Stoik (yang dianut Epictetus), mengendalikan emosi negatif seperti amarah adalah kunci untuk mencapai ataraxia; ketenangan batin. Dengan memahami alasan di balik tindakan orang lain, kita tidak membiarkan diri dikendalikan oleh kemarahan. 💬 Sederhananya: Epictetus mengajak kita untuk melihat di balik tindakan orang lain. Alih-alih bereaksi dengan marah, coba pahami bahwa mereka mungkin hanya terbatas oleh cara berpikir dan pengetahuan mereka. Dengan perspektif ini, hati kita menjadi lebih tenang dan bijaksana. #filosofia #logikafilsuf #stoicism
dan lebih bijak lagi ketika orang sedang memarahimu, kmu harus bisa merasakan tekanan, keadaan, apa yg sedang dia rasakan, satu kata kunci dari itu semua adalah kesabaran
2025-11-02 03:26:45
11
Mysticvoid :
sejauh Ini ...ini yg gua pahamin semakin Gua pelajaru Filsafat Disitu Kehidupan Gua Lebih Banyak Perubahan
2025-11-21 06:12:37
2
handele :
kalo yg dikatakan adalah fakta saya akan diam, kalo yg dikatakan adalah kebohongan maka saya akan tersenyum
2026-01-03 09:20:09
0
agung fai :
dan mencoba untuk menganalisinya
2025-12-31 06:02:49
0
man United Fleksibel :
setuju
2025-11-04 10:46:32
0
To see more videos from user @_abcdenipryg, please go to the Tikwm
homepage.