@won_463: POV : first experience Jay melepaskan ciumannya ketika udara sangat di butuhkan di antara mereka. wajah y/n terasa memanas hingga ke telinga saat menatap Jay yang terengah-engah. "kenapa.. kenapa kamu—" "maaf." Jay bangkit dari sofa dan berjalan menuju kamar. pikirannya masih berkecamuk kacau. kenapa dia melakukan hal bodoh seperti itu? ia menutup pintu kamar sehingga bayangannya tak lagi y/n lihat. keesokan harinya. y/n bangun pagi dan berjalan menuju dapur untuk mencuci piring kotor, bekas semalam. kedua tangannya bergerak dan matanya fokus pada piring dan gelas yang sedang ia cuci. sampai tiba-tiba terasa dua lengan kekar melingkari pinggangnya dari belakang — nafas hangat di lehernya. tidak mungkin ini.. Jay? "Jay? kamu masih tidur?" pertanyaan itu menggantung di udara, tidak ada jawaban dari Jay. ia hanya mengencangkan pegangannya padamu dan membenamkan wajahnya semakin dalam ke lekuk lehermu. y/n merasa ini semakin tidak masuk akal dan menghentikan kegiatannya. tapi, y/n mencoba melepaskan tangan Jay dari pinggangnya. namun usaha itu membuahkan hasil yang sia-sia. "kamu kenapa sih, Jay?" tanyamu sedikit panik. "panas, y/n, panas." "HAH? KAMU DEMAM?" lanjutan nya di komen ya beb #pov #jay