@thetopface: #americangirls #moviestar #glamour #ranking #karleegrey

TheTopFace
TheTopFace
Open In TikTok:
Region: FR
Thursday 06 November 2025 12:26:17 GMT
158695
3347
43
201

Music

Download

Comments

willieperryman2
black :
coco the new goat🤪
2026-07-31 20:49:32
0
sw285627gmail.com0
Shaun :
Coco Lovelock,Nikki Snow, Karlee Grey
2025-11-08 04:57:39
4
safwanhawlader2
safwan :
eliza eves
2025-11-16 10:08:21
3
billnovosad
billnovosad :
Coco 🔥
2025-11-09 13:06:53
3
jimsccbkxe6
Dracula :
Love Coco❤
2025-11-10 20:46:52
2
noviodealexa716
Novio De Alexatatiana :
JADE JANTEN
2026-01-21 08:56:00
2
reginaldmaloy
Mr. Red Man :
l love them all
2025-12-11 05:24:03
3
boudreaux208
boudreaux :
she took it pretty good
2025-12-13 14:29:43
3
micky521
Micky :
Coco forever my Love 🥰🥰🥰❤️❤️❤️💞💞💞
2025-11-09 19:57:32
6
king.hap4
user600988374346 :
Coco lovelock❤❤❤❤❤
2025-12-22 22:10:47
2
user3310696677018
Ta7chil🇪🇺 :
AlEx coAL
2026-05-12 09:21:12
0
cr_7my7
زهراء 💕💕 :
ahzahara
2025-11-25 09:11:02
1
boudreaux208
boudreaux :
Coco is a good girl
2025-12-13 14:28:45
1
busterhenriques
fusanocasa :
Love me some Coco
2025-11-08 11:19:51
5
dizzlerob
Rob :
😳😳😳
2026-02-21 19:59:55
1
user844781425
user844781425 :
😂
2026-01-01 19:59:48
1
dreamingofhome67
dreamingofhome67 :
😂
2025-12-30 18:05:37
1
b.d.bass.laver
B.D Bass laver 🚎🌹 :
🥰
2026-01-06 17:15:43
1
felixdacat123
Let the UNKNOWN X ASSIST :
🥰
2026-01-01 02:33:56
1
2009__ailao
🦅:⤹˼♯̶عـلـيوان✌︎↯🍃✈︎ :
💙
2025-12-11 06:52:05
1
slavisatanackovic
Slavisa Tanackovic :
👏👏👏
2025-12-14 15:30:04
1
user3786174068075
muzamil khan :
🥰
2025-12-10 07:29:49
1
rijad_kecap22
Rijad_Kecap22 :
😂
2025-11-27 23:00:47
1
ismail.ifi34
İsmail Çifçi :
🥰🥰🥰
2025-11-23 07:21:55
1
To see more videos from user @thetopface, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Membalas @cancer187_  KETIKA CINTA TULUS BERTEMU PENGKHIANATAN Ada luka yang tidak terlihat dari luar, tetapi diam-diam mengubah cara seseorang memandang cinta, kepercayaan, bahkan dirinya sendiri. Salah satu luka yang paling sulit diterima adalah ketika kita mencintai seseorang dengan tulus, memberikan kepercayaan sepenuhnya, lalu mengetahui bahwa orang yang kita percaya justru memilih untuk berselingkuh. Seperti sebuah komentar yang kutemukan: “It really hurts to love the wrong person sincerely. He cheated on me and I left him confidently even though I loved him.” Kalimat itu singkat, tetapi sebenarnya menggambarkan sebuah pergulatan batin yang tidak sederhana. Karena meninggalkan seseorang yang sudah tidak kita cintai mungkin tidak terlalu sulit. Yang jauh lebih menyakitkan adalah meninggalkan seseorang yang masih kita cintai, tetapi sudah tidak bisa lagi kita percaya. Ada orang yang menganggap bahwa ketika seseorang pergi setelah diselingkuhi, berarti cintanya sudah habis. Padahal belum tentu. Kadang seseorang pergi justru karena cintanya masih ada, tetapi ia sadar bahwa mempertahankan hubungan tanpa kepercayaan hanya akan membuat dirinya terluka berkali-kali. “I still loved him, but I chose to leave.” Kalimat itu bukan tentang berhenti mencintai. Itu tentang memilih untuk tidak lagi mengorbankan diri sendiri demi seseorang yang sudah memilih orang lain. Dan menurutku, keputusan seperti itu membutuhkan keberanian yang luar biasa. Sebab perselingkuhan bukan hanya tentang hadirnya orang ketiga dalam sebuah hubungan. Perselingkuhan juga menghancurkan sesuatu yang jauh lebih besar: rasa aman. Kita mulai bertanya: Apakah selama ini aku kurang baik? Apakah aku kurang menarik? Apakah aku kurang perhatian? Apa yang salah dengan diriku sampai dia memilih mencari sesuatu di luar hubungan kami? Padahal.. Someone cheating on you does not mean you were not enough. Pengkhianatan seseorang tidak otomatis menjadi ukuran nilai dirimu. Kamu tetap berharga meskipun seseorang gagal menghargaimu. Kamu tetap layak dicintai meskipun pernah dicintai dengan cara yang salah. Dan kamu tidak harus terus bertahan hanya untuk membuktikan bahwa cintamu benar-benar tulus. Karena cinta yang sehat seharusnya tidak membuat kita kehilangan diri sendiri. Ada titik ketika kita harus berhenti bertanya: “Bagaimana caranya agar dia kembali seperti dulu?” Kemudian mulai bertanya: “Bagaimana caranya agar aku kembali menjadi diriku sendiri?” Sebab terkadang, yang perlu kita selamatkan bukan lagi hubungan itu. Tetapi diri kita yang perlahan hilang karena terlalu lama mencoba mempertahankan seseorang. Meninggalkan orang yang kita cintai memang menyakitkan. Bahkan mungkin setelah pergi, kita masih menangis, masih mengingatnya, masih merindukannya, dan masih berharap suatu hari semuanya bisa kembali seperti semula. Itu manusiawi. Healing doesn't mean you stop loving them overnight. Healing adalah proses menerima bahwa seseorang bisa tetap kita cintai, tetapi tidak lagi kita izinkan untuk terus melukai kita. Dan mungkin inilah bagian paling sulit dari sebuah perpisahan: Kita harus belajar menerima bahwa cinta dan keputusan untuk pergi bisa hidup dalam waktu yang sama. Kita bisa masih mencintai seseorang… namun tetap memilih pergi. Kita bisa masih merindukannya namun tidak ingin kembali. Kita bisa menangisi kehilangan. namun tetap tahu bahwa keputusan untuk menyelamatkan diri adalah keputusan yang benar. “Walking away while you still love someone is painful, but sometimes self-respect has to be stronger than love.” Jadi, untuk kamu yang pernah dikhianati… Jangan buru-buru menyalahkan dirimu sendiri. Jangan menganggap dirimu kalah hanya karena seseorang memilih berselingkuh. Dan jangan mengukur harga dirimu berdasarkan kesetiaan seseorang yang memang tidak mampu menjaga komitmennya. Aku Pernah nulis 📚Ebook “Kau Pilih Selingkuh, Aku Pilih Sembuh” bisa Kalian dapatkan melalui link di bio.  Karena terkadang… the hardest goodbye is the one that saves your life. — Rey Inspire Founder of Ruang Refleksi Rey Inspire #refleksidiri
Membalas @cancer187_ KETIKA CINTA TULUS BERTEMU PENGKHIANATAN Ada luka yang tidak terlihat dari luar, tetapi diam-diam mengubah cara seseorang memandang cinta, kepercayaan, bahkan dirinya sendiri. Salah satu luka yang paling sulit diterima adalah ketika kita mencintai seseorang dengan tulus, memberikan kepercayaan sepenuhnya, lalu mengetahui bahwa orang yang kita percaya justru memilih untuk berselingkuh. Seperti sebuah komentar yang kutemukan: “It really hurts to love the wrong person sincerely. He cheated on me and I left him confidently even though I loved him.” Kalimat itu singkat, tetapi sebenarnya menggambarkan sebuah pergulatan batin yang tidak sederhana. Karena meninggalkan seseorang yang sudah tidak kita cintai mungkin tidak terlalu sulit. Yang jauh lebih menyakitkan adalah meninggalkan seseorang yang masih kita cintai, tetapi sudah tidak bisa lagi kita percaya. Ada orang yang menganggap bahwa ketika seseorang pergi setelah diselingkuhi, berarti cintanya sudah habis. Padahal belum tentu. Kadang seseorang pergi justru karena cintanya masih ada, tetapi ia sadar bahwa mempertahankan hubungan tanpa kepercayaan hanya akan membuat dirinya terluka berkali-kali. “I still loved him, but I chose to leave.” Kalimat itu bukan tentang berhenti mencintai. Itu tentang memilih untuk tidak lagi mengorbankan diri sendiri demi seseorang yang sudah memilih orang lain. Dan menurutku, keputusan seperti itu membutuhkan keberanian yang luar biasa. Sebab perselingkuhan bukan hanya tentang hadirnya orang ketiga dalam sebuah hubungan. Perselingkuhan juga menghancurkan sesuatu yang jauh lebih besar: rasa aman. Kita mulai bertanya: Apakah selama ini aku kurang baik? Apakah aku kurang menarik? Apakah aku kurang perhatian? Apa yang salah dengan diriku sampai dia memilih mencari sesuatu di luar hubungan kami? Padahal.. Someone cheating on you does not mean you were not enough. Pengkhianatan seseorang tidak otomatis menjadi ukuran nilai dirimu. Kamu tetap berharga meskipun seseorang gagal menghargaimu. Kamu tetap layak dicintai meskipun pernah dicintai dengan cara yang salah. Dan kamu tidak harus terus bertahan hanya untuk membuktikan bahwa cintamu benar-benar tulus. Karena cinta yang sehat seharusnya tidak membuat kita kehilangan diri sendiri. Ada titik ketika kita harus berhenti bertanya: “Bagaimana caranya agar dia kembali seperti dulu?” Kemudian mulai bertanya: “Bagaimana caranya agar aku kembali menjadi diriku sendiri?” Sebab terkadang, yang perlu kita selamatkan bukan lagi hubungan itu. Tetapi diri kita yang perlahan hilang karena terlalu lama mencoba mempertahankan seseorang. Meninggalkan orang yang kita cintai memang menyakitkan. Bahkan mungkin setelah pergi, kita masih menangis, masih mengingatnya, masih merindukannya, dan masih berharap suatu hari semuanya bisa kembali seperti semula. Itu manusiawi. Healing doesn't mean you stop loving them overnight. Healing adalah proses menerima bahwa seseorang bisa tetap kita cintai, tetapi tidak lagi kita izinkan untuk terus melukai kita. Dan mungkin inilah bagian paling sulit dari sebuah perpisahan: Kita harus belajar menerima bahwa cinta dan keputusan untuk pergi bisa hidup dalam waktu yang sama. Kita bisa masih mencintai seseorang… namun tetap memilih pergi. Kita bisa masih merindukannya namun tidak ingin kembali. Kita bisa menangisi kehilangan. namun tetap tahu bahwa keputusan untuk menyelamatkan diri adalah keputusan yang benar. “Walking away while you still love someone is painful, but sometimes self-respect has to be stronger than love.” Jadi, untuk kamu yang pernah dikhianati… Jangan buru-buru menyalahkan dirimu sendiri. Jangan menganggap dirimu kalah hanya karena seseorang memilih berselingkuh. Dan jangan mengukur harga dirimu berdasarkan kesetiaan seseorang yang memang tidak mampu menjaga komitmennya. Aku Pernah nulis 📚Ebook “Kau Pilih Selingkuh, Aku Pilih Sembuh” bisa Kalian dapatkan melalui link di bio. Karena terkadang… the hardest goodbye is the one that saves your life. — Rey Inspire Founder of Ruang Refleksi Rey Inspire #refleksidiri

About