@kh.linh59:

𝙻𝚢𝚗~
𝙻𝚢𝚗~
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 10 November 2025 05:43:29 GMT
498
40
0
5

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @kh.linh59, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
احتشاد الصحفيين والإعلاميين حول وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان، خلال ظهوره برفقة نائب رئيس الوزراء الروسي ألكسندر نوفاك.🇸🇦🇷🇺  وزير الطاقة الأمير عبد العزيز بن سلمان: خلال جلسة حوارية حول الطاقة في المنتدى الاقتصادي الدولي في سانت بطرسبرغ، قال وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان إن السعودية وروسيا ستوقعان 30 اتفاقية في مختلف المجالات، وأن الحكومتين تعملان على تهيئة البيئة الملائمة والمناخ للاستثمارات المتبادلة خلال جلسة حوارية حول الطاقة في المنتدى الاقتصادي الدولي في سانت بطرسبرغ أكد وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان على أهمية دور روسيا في قطاع الطاقة، وأن الأسواق تحتاج إلى كل جزء منها، وأضاف الوزير بأن أمن الطاقة العالمي مهم للسعودية التي تعمل لأن تكون منتجا لكافة أنواع الطاقة، وما يحدث حاليا في المنطقة أظهر قدرتها على المرونة والكفاءة يارب  ‏وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان: السعودية ستبقى مصدراً
احتشاد الصحفيين والإعلاميين حول وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان، خلال ظهوره برفقة نائب رئيس الوزراء الروسي ألكسندر نوفاك.🇸🇦🇷🇺 وزير الطاقة الأمير عبد العزيز بن سلمان: خلال جلسة حوارية حول الطاقة في المنتدى الاقتصادي الدولي في سانت بطرسبرغ، قال وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان إن السعودية وروسيا ستوقعان 30 اتفاقية في مختلف المجالات، وأن الحكومتين تعملان على تهيئة البيئة الملائمة والمناخ للاستثمارات المتبادلة خلال جلسة حوارية حول الطاقة في المنتدى الاقتصادي الدولي في سانت بطرسبرغ أكد وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان على أهمية دور روسيا في قطاع الطاقة، وأن الأسواق تحتاج إلى كل جزء منها، وأضاف الوزير بأن أمن الطاقة العالمي مهم للسعودية التي تعمل لأن تكون منتجا لكافة أنواع الطاقة، وما يحدث حاليا في المنطقة أظهر قدرتها على المرونة والكفاءة يارب ‏وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان: السعودية ستبقى مصدراً "صلبا" للطاقة في كل الظروف رداً على سؤال حول كيفية الحفاظ على أمن الطاقة ومواجهة البلدان للتحديات وتحقيق التوازن .. وزير الطاقة السعودي، الأمير عبدالعزيز بن سلمان: ‏📌إن كنت لا تعرف ما الذي سيحدث فإن "الصمت" شكل من أشكال الرسائل وزير الطاقة الأمير عبدالعزيز بن سلمان: المملكة تمتلك القدرة على البقاء موردًا موثوقًا للطاقة في مختلف الظروف، فيما أثبتت التحديات العالمية مرونة قطاع الطاقة السعودي وقدرته على التكيف والاستمرار 🇸🇦⚡ وزير الطاقة الأمير عبدالعزيز بن سلمان: نعمل مع روسيا لتصدير الطاقة بمختلف أنواعها، والمملكة تتمتع بوفرة كبيرة في قطاع النفط، مؤكدًا أن العالم لا يزال بحاجة إلى كل جزيء من الطاقة 🇸🇦🇷🇺 ‏سنحتفل بتوقيع 30 اتفاقية مع روسيا في مجالات متعددة وزير الطاقة الأمير عبد العزيز بن سلمان: ‏سنحتفل بتوقيع 30 اتفاقية مع روسيا في مجالات متعددةاحتشاد الصحفيين والإعلاميين حول وزير الطاقة السعودي الأمير عبدالعزيز بن سلمان، خلال ظهوره برفقة نائب رئيس الوزراء الروسي ألكسندر نوفاك.🇸🇦🇷🇺 وزير_الطاقة #عبدالعزيز_بن_سلمان #السعودية_الكويت_مصر_العراق_لبنان #tiktok #saudiarabia #CapCut

About