@tramhuong.vanthang: “Cô làm trầm nụ thủ công vì làm thủ công sẽ đều, đẹp và không bị gãy như làm bằng máy” Bàn tay nặm nụ 8 năm, 10 năm vẫn miệt mài cho ra những sản phẩm đúng với giá trị thật#tramhuongvanthang #disan #tramnu #langnghedisan

Làng trầm hương Vạn Thắng
Làng trầm hương Vạn Thắng
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 10 November 2025 13:20:56 GMT
32553
395
25
31

Music

Download

Comments

n_t_hao
Nemo :
Giá bao nhiêu ạ
2026-01-13 13:19:23
1
tonypham8x
TONYPHAM8X :
Khánh Hoà là xứ trầm hương !
2025-11-11 14:59:23
1
uthuong1997
Pé. Út.☺️☘️ :
🍀🍀 Nếu đc có đc ra xem và coi k
2025-11-11 01:38:15
1
nguyenngan24791
Ngân nè ❤️❤️ :
ngoại tui nè 🥰🥰
2025-11-11 12:19:27
0
trn.th.m.chi43
Baby Trần :
🥰🥰🥰
2025-11-10 21:07:30
1
thu.h.nguyn.th67
Thu Hà Nguyễn Thị :
😂😂😂
2026-02-05 09:38:20
0
boiboi358
boiboi358 :
Ad hôm nào mời Dũng(nước) lên video nhé. Lâu quá k thấy ạ
2025-11-11 02:11:00
1
baby.cute0405
Baby cute 💖 :
trầm hương khánh hoà là đỉnh rồi
2025-11-14 14:24:56
1
hng93032
LỆ HẰNG :
chời ơi bà cô 2tui 🥰
2025-11-16 07:16:20
0
trn.hong.duy14
Nhậu Xong Đái :
em cũng nghệ nhân làm nụ trầm ở ninh hoà cũng dạng cao thủ
2026-01-23 07:58:46
0
lennguyen258
len nguyen :
xin giá
2026-02-03 12:35:55
0
anhtrigucci26
anhtrigucci26 :
Nay là trầm hương Vthang Hihi 🥰
2026-02-04 12:08:42
0
To see more videos from user @tramhuong.vanthang, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang siswi asal Meksiko bernama Ángela Karime Venegas Hernández berhasil meraih medali emas dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang digelar di Universitas Indonesia, Depok, pada 13–17 Oktober 2026. Ia mendapatkan penghargaan tersebut berkat inovasi berupa alat pemadam api yang memanfaatkan gelombang suara. Siswi dari sekolah CETis 78 Siswi Meksiko Raih Medali Emas di Indonesia, Ciptakan Alat Pemadam Api Menggunakan Gelombang Suara Tanpa Airdi Altamira, Tamaulipas, itu mengembangkan prototipe bernama Vortex Tech. Berbeda dari alat pemadam api konvensional, perangkat ini dirancang untuk membantu memadamkan api kecil tanpa menyemprotkan air ataupun bahan kimia. Cara kerjanya memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi rendah sekitar 30 hertz. Gelombang tersebut menghasilkan gangguan pada udara di sekitar api sehingga dapat mengacaukan kondisi yang membuat nyala api tetap bertahan. Dengan begitu, api kecil dapat dipadamkan dalam kondisi pengujian tertentu. Perangkat ini menggunakan sejumlah komponen, termasuk baterai 12 volt, generator frekuensi, penguat suara, dan pengeras suara. Pengembangannya dilakukan melalui serangkaian percobaan hingga prototipe tersebut mampu memadamkan beberapa jenis api kecil. Namun, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan belum menggantikan alat pemadam kebakaran konvensional, terutama untuk kebakaran besar. Prestasi Ángela tidak berhenti pada medali emas. Ia juga menerima penghargaan khusus IYSA Semi Grand Award, yang memberinya kesempatan mengikuti kompetisi sains berikutnya secara daring. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa gagasan inovatif dari lingkungan sekolah dapat menarik perhatian di tingkat internasional. #berita #beritatiktok #viral #inovasi #indonesia
Seorang siswi asal Meksiko bernama Ángela Karime Venegas Hernández berhasil meraih medali emas dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang digelar di Universitas Indonesia, Depok, pada 13–17 Oktober 2026. Ia mendapatkan penghargaan tersebut berkat inovasi berupa alat pemadam api yang memanfaatkan gelombang suara. Siswi dari sekolah CETis 78 Siswi Meksiko Raih Medali Emas di Indonesia, Ciptakan Alat Pemadam Api Menggunakan Gelombang Suara Tanpa Airdi Altamira, Tamaulipas, itu mengembangkan prototipe bernama Vortex Tech. Berbeda dari alat pemadam api konvensional, perangkat ini dirancang untuk membantu memadamkan api kecil tanpa menyemprotkan air ataupun bahan kimia. Cara kerjanya memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi rendah sekitar 30 hertz. Gelombang tersebut menghasilkan gangguan pada udara di sekitar api sehingga dapat mengacaukan kondisi yang membuat nyala api tetap bertahan. Dengan begitu, api kecil dapat dipadamkan dalam kondisi pengujian tertentu. Perangkat ini menggunakan sejumlah komponen, termasuk baterai 12 volt, generator frekuensi, penguat suara, dan pengeras suara. Pengembangannya dilakukan melalui serangkaian percobaan hingga prototipe tersebut mampu memadamkan beberapa jenis api kecil. Namun, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan belum menggantikan alat pemadam kebakaran konvensional, terutama untuk kebakaran besar. Prestasi Ángela tidak berhenti pada medali emas. Ia juga menerima penghargaan khusus IYSA Semi Grand Award, yang memberinya kesempatan mengikuti kompetisi sains berikutnya secara daring. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa gagasan inovatif dari lingkungan sekolah dapat menarik perhatian di tingkat internasional. #berita #beritatiktok #viral #inovasi #indonesia

About