@temu: Simple, elegant, and magnetic. 🧲 Keep your curtains beautifully in place with these rope-style tiebacks — a small detail that makes a big difference. ✨ 🔍 Find it at https://temu.to/m/g3adbsidizz or with this code fes4485. #temu #temufinds

Temu
Temu
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 11 November 2025 18:01:47 GMT
431099
3483
80
442

Music

Download

Comments

miss_of_happpy
❤️Oleksandrivna :
407889252 у пошуку
2025-11-12 18:59:19
0
david__7260
david__7260 :
download temuapp, and write this code to temu searchbar 😉: acq641588
2025-11-19 21:46:29
0
lanakusonruksahml
lanakusonruksahml :
Temu scam Temu scam I just got scammed from Temu. I ordered total items of 857B (($27). I paid by scanning thru my SCB bank account. I never got the response from temu. I repeated the same order and paid thru KBank. I con ztacted Temu to refund my money back from the 1st order. They told me to wait for few days.I never received my refund. When I contacted them they told me to contact my bank account. I knew I just got scammed. Temu is in financial trouble. Google to see it.
2025-11-17 13:55:48
0
matelda1992
Random Finds🧿🪬 :
Ang cute nmn nito.
2026-03-02 23:12:24
0
sevgisn15
Sevgisən🩵 :
🥰Gözəl İDEYYA neçiyə di
2026-01-10 21:33:00
0
xynckay_24
Lengs🐼 :
flex an iphonee:)
2025-11-11 18:06:16
1
khanirankapole
Khani :
bita
2025-11-21 09:21:02
0
user945139477
Ziddi larkie 😈😎... :
price
2026-01-03 16:07:07
0
sadeeqrza1
Sadeeq rza :
price
2025-11-28 17:24:34
0
eebfd2ntm5
DLhhaowufenxiang :
So beautiful
2025-11-12 03:38:08
0
azlanshahid51
M Azlan :
beautiful
2025-11-12 05:59:16
0
babayevans
babayevans :
418621173🥰
2025-11-20 17:48:13
0
tekkonik
bartii009 :
ind775063
2025-11-12 14:44:11
1
edimar.jaramillo1
Edimar Jara🇻🇪 :
VENEZUELA
2025-12-05 04:31:15
0
khanirankapole
Khani :
freaking
2025-11-21 09:20:43
0
_kentatura_
𝕄𝕚𝕜𝕒𝕚𝕥𝕚𝕤 :
😂
2025-11-12 01:07:39
0
michel.lopez919
Michel Lopez :
😃😃😃
2025-11-12 00:35:56
2
tana81066
tana :
😫
2025-11-12 11:39:27
1
slavica150
Slavica123Scepanovic :
♥️
2025-11-29 18:52:46
0
amine.officiel35
🇫🇷 AMINEGOODLIVE🇩🇿 :
♥
2025-12-01 16:22:36
0
carolina.gonzalez1427
Carolina Gonzalez :
👏👏
2025-11-27 18:37:01
0
salome.parra06
Salome Parra :
🥰
2025-11-23 18:08:43
0
edatarx
edatarx :
😁
2025-11-26 23:07:56
0
daud.butt708
Daud :
💖
2025-11-11 18:05:24
0
To see more videos from user @temu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap,  penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles.  Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya,  ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Bapak mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya lumpuh, dan butuh pengobatan serta perawatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: suami terbaring sakit menahun yang tak kunjung sembuh, tabungan ludes tak bersisa, dan aku harus banting tulang menggantikannya mencari uang di tengah keputusasaan yang luar biasa berat. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kerja keras, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang tersiksa seumur hidup, tapi isi dompet, masa depan, keutuhan rumah tangga, dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #darahtinggi #viral #fyp #hipertensi #tekanandarahtinggi

About