@luvvv_jakee_sunoo: pov: part 5 Gue jalan ke arah mobil Sunghoon. Bukan karena gue milih dia. Bukan karena Davin kurang. Tapi karena gue butuh jawaban yang cuma dia punya. Dan itu cuma bisa gue dapet kalau gue berani duduk satu ruang sama dia. Davin nggak nahan gue. Dia cuma bilang, pelan: “Kalau lo ngerasa nggak aman, chat gue. Gue jemput.” Gue ngangguk. Lalu pintu mobil tertutup, dan dunia jadi jauh lebih sepi. Sunghoon nggak langsung nyalain mesin. Dia cuma duduk. Tangan di setir. Nafas pelan. Gue juga nggak buka suara. Karena gue tahu: diam itu bahasa pertama kita. Beberapa detik lewat kayak berjam-jam. Akhirnya dia bicara—tanpa liat gue. “Lo nyaman sama dia.” Itu bukan pertanyaan. Itu pengakuan kalah. Gue lihat wajahnya dari samping. Bukan marah. Bukan dingin. Cuma… capek. “Iya.” suara gue keluar pelan. “Dia nggak maksa apapun dari gue.” Sunghoon ketawa kecil. Tapi getarnya pahit. “Sementara gue selalu maksa ya?” Gue nggak jawab. Karena kalau iya, itu bukan maksudnya. Dan kalau bukan, kenyataannya tetap menyakitkan. Dia akhirnya menoleh ke gue. Tatapannya bukan tatapan dosen. Bukan mantan. Tapi seseorang yang pernah ngasih seluruh dirinya ke gue. “Gue pergi waktu itu karena keluarga gue pindah mendadak. Gue harus ikut. Gue pikir gue cuma butuh beberapa bulan buat beresin semua, baru gue balik. Tapi ternyata semuanya... lebih susah dari yang gue kira.” Suara dia pelan, pecah sedikit. “Gue takut kalau gue bilang ke lo… lo bakal nunggu.” Gue nunduk. “Dan lo pikir ninggalin gue tanpa bilang apa-apa itu lebih baik?” Sunghoon nutup mata sebentar. Jari-jarinya menggenggam setir. “Gue salah.” Dan itu… adalah sesuatu yang dulu dia nggak pernah bisa bilang. Kesunyian lagi. Tapi kali ini bukan yang nyakitin. Lebih kayak… ngerjain luka perlahan. Dia ngambil napas panjang. “Gue nggak minta lo milih gue sekarang.” Gue kaget. Karena gue kira dia bakal maksa. Tapi dia lanjutin: “Gue cuma mau kesempatan buat nunjukin kalau gue bukan orang yang ninggalin lo lagi.” Tatapan dia jernih. Berani. Tapi nggak menekan. Dari luar, angin malam masuk lewat kaca sedikit terbuka. Di dalam mobil itu, gue ngerasa sesuatu yang dulu hilang: Ketulusan. Gue balik menatap dia. “Apa yang lo mau gue lakuin?” Sunghoon jawab tanpa mikir lama: “Jangan tutup pintu buat gue.” Kalimatnya sederhana. Tapi berat banget. Gue akhirnya ngangguk. Pelan. “Gue nggak janji masuk. Tapi gue… nggak nutup.” Dan gue lihat sesuatu di mata Sunghoon yang lama banget gue nggak lihat: Leganya seseorang yang baru dapet kesempatan kedua buat bernapas. Sunghoon nyalain mobil. Mesin pelan hidup. “Gue antar pulang.” Gue ngangguk. Tapi sebelum mobil jalan, dia nambah: “Dan YN.” Gue menoleh. Sunghoon natap gue. Dalam. Hangat. Serius. “makasih karena lo nggak langsung milih pergi dari gue.” Dan sial… Hati gue goyang. --- #sunghoon #enhypen #fypシ゚ #4u #pov
⋆˚𝜗jjungwonie`🐈⬛
Region: ID
Wednesday 12 November 2025 14:44:37 GMT
Music
Download
Comments
brin4_cute˚.🎀༘⋆ :
lanjut kak aku tunggu 😁😁😁
2025-11-13 15:11:33
2
zazkia 123 :
lnjt kkk
2025-11-14 05:19:27
1
To see more videos from user @luvvv_jakee_sunoo, please go to the Tikwm
homepage.