@kedaikhaylaku: #wayangkulit #kejawenan #storyjowo #fypageeeee #masukberandagak

KEDAI KHAYLAKU
KEDAI KHAYLAKU
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 12 November 2025 16:32:20 GMT
2224550
114211
561
14685

Music

Download

Comments

bindrong_bobs
bisri Mustofa 📍 :
ibu bumi bopo angkoso kakang kawah Adi Ari Ari 4 kiblat 5 pancer sedulur tuo sedulur enom Nini among kaki among sing momong jiwo rogoku tak jaluk rewang rewangono anggonku nyambut gawe golet rejeki nyuwun bismillah Opo sing dadi pandongaku bakal kawujud kaki among Nini among kakang kawah Adi Ari Ari rangkulan aku yen aku goyah tuntunen aku yen salah langkah elingno aku yen aku keleru sejatine Amung Siro sing ngerti kersane Gusti Allah kang moho kuoso Aminn...Aminn...YaRabbal'alamin.
2026-09-02 10:53:10
1
masbrow414
Mas Ben :
ngikutin bahasanya sampe merinding😌
2025-11-13 15:02:39
81
ratnameubel
lilin :
ijin share min 🙏
2026-01-15 16:19:29
1
syty.amanah
Syty Amanah :
Amin
2026-01-31 15:35:30
1
koncojsk
m@s fala_ JSK :
ilmu tanpa guru sedikit bahaya dulur
2025-11-14 00:28:21
346
diepzz6
~ DIPZZ GPP KOK :
kek pernah denger tapi dimana ya
2025-12-24 10:56:21
0
mna.andayani
aji kurniawan :
ga ada teks jadi susah untuk menghafal
2025-11-16 04:14:20
8
masfaris961
mas faris961 :
bagi saudaraku sesama muslim,, Islam udah sempur dengan Al-Qur'an dan Sunnah Sunnah nya,, kita sudah tidak perlu dengan hal hal seperti ini lagi ,
2025-11-22 22:39:36
5
dian.moertiningsih
Dian Moertiningsih :
aku wes nindak ake jos tenan👍
2025-11-22 07:31:12
6
yulirokayatun
Dyah :
Rahayu Rahayu Rahayu ☺️🙏🙏
2025-11-13 12:40:31
5
gendhis_formosa
Gendhis_formosa🇹🇼 :
sirolah datulah sifatolah.. rahayu rahayu rahayu
2025-11-13 11:59:51
123
deny_pras26
deny_pras26 :
wajib poso mutih lan poso senen kemis terus genep 40dino jajal rasak.no bedane..
2025-11-27 15:58:41
35
sak.dremo.ngalah
🌀ALAP ALAP🌀 :
bismilah kakang kawah adi ari-ari limo pancer...sanes margi tunggil pertapan.kaki among nini among ingkang momongi jiwo rogo insun sak rintene sak ndalune...
2025-11-19 17:23:50
6
muhkolim
Muhammad Fatir :
ilmu poro wong sepuh biyen
2026-01-12 08:59:44
2
novriyadi185
JALUR LANGIT :
aaaammmiiinnnn
2025-11-13 16:35:00
7
alviqih455
al :
legi hadirr🙏🙏
2025-11-14 06:55:53
17
user204451228002
nasifa :
mohon yg dh trbiasa, baca,, d jelasin, hasiatnya, klo bs d buktikn. hasil. mustajabnya,
2025-12-10 23:40:31
2
fransiscacanswahyucans
[123fran] :
bismillah sampun mewakili diri aq🙏🙏
2025-11-13 23:03:39
5
nurul.khayati7
ani :
bismilah rahayu dolor....🤲🤲🤲🤲🤲
2025-12-25 04:58:32
2
dikkyleovernando
Dikky Leo Vernando :
maaf sebelumnya, ini kejawen untuk tujuannya apaa yaa?, soalnya alm. ayah ku dulu, dia sering baca ini klo ada hal' yg aneh 🙏
2025-12-05 02:27:02
2
kaivan3239
kaivan :
amiin amiin ya rbl alamin
2026-01-04 20:02:27
1
notopapan.archite
Notopapan Architect :
seng tenang..Iki nek wong jowo pasti ngerti opo seng di woco Iki..intine awak Dewe kudu ngawulo Ng Gusti Allah ..gak nglakoni elek tp ngaloki apik ndolek pangan seng halal . seng ikhlas 🙏
2025-12-24 06:31:48
3
ilham.dwi210
Ilham Dwi :
Amin semoga Allah SWT mengabulkan semua harapan kami amin ya rabbal alamin
2026-01-06 15:12:05
1
uripalam717
Urip Alam :
Nek pass kiblate anggi minger aja diwacakno sing ora2….sarannn
2025-12-21 08:45:00
0
To see more videos from user @kedaikhaylaku, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap,  penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles.  Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya,  ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Bapak mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya lumpuh, dan butuh pengobatan serta perawatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: suami terbaring sakit menahun yang tak kunjung sembuh, tabungan ludes tak bersisa, dan aku harus banting tulang menggantikannya mencari uang di tengah keputusasaan yang luar biasa berat. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kerja keras, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang tersiksa seumur hidup, tapi isi dompet, masa depan, keutuhan rumah tangga, dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #darahtinggi #viral #fyp #hipertensi #tekanandarahtinggi

About