@el.primo18004: #taxista #paratiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii #humor #viralllllll

ElprimO-🙏🔰🚖
ElprimO-🙏🔰🚖
Open In TikTok:
Region: CO
Thursday 13 November 2025 12:37:47 GMT
3825
91
5
0

Music

Download

Comments

johan.ballesteros8
Johan Ballesteros :
una uva 🔥
2025-11-13 17:30:29
0
sasamgel05
sasamgel :
👌
2025-11-13 17:54:38
0
juandavidtabordarivera
Juan David Taborda R :
lo único bonito de ese carro es el número de la placa
2025-11-16 01:45:56
0
To see more videos from user @el.primo18004, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Alam semesta yang bisa kita amati sekarang lebarnya sekitar 93 miliar tahun cahaya. Btw ini bukan ukuran alam semesta keseluruhan yaaa, itu cuma bagian yang cahayanya udah sempat sampai ke kita sejak Big Bang 13,8 miliar tahun lalu. Di dalamnya ada sekitar 2 triliun galaksi, dan tiap galaksi rata-rata punya ratusan miliar bintang. Galaksi kita Bima Sakti, cuma setitik debu di tengah semua itu. Skala konkretnya gini, cahaya butuh 100.000 tahun buat nyebrangin Bima Sakti dari ujung ke ujung. Galaksi tetangga terdekat kita Andromeda, jaraknya 2,5 juta tahun cahaya. Gugus galaksi terbesar yang kita tau namanya Hercules-Corona Borealis Great Wall, panjangnya sekitar 10 miliar tahun cahaya. Jadi alam semesta teramati itu beneran absurd besarnya. Trus apakah ada peta buat pulang ke Bumi? secara teknis ada. Ilmuwan udah bikin peta 3D alam semesta yang cukup detail, salah satunya proyek Sloan Digital Sky Survey (SDSS) sama Dark Energy Spectroscopic Instrument (DESI) yang udah memetakan ratusan juta galaksi lengkap sama koordinatnya. Bumi punya alamat kosmik yang spesifik: Bumi → Tata Surya → Lengan Orion → Bima Sakti → Grup Lokal → Kluster Virgo → Superkluster Laniakea. Masalahnya, kalau beneran nyasar di luar angkasa, kita nggak bakal bisa
Alam semesta yang bisa kita amati sekarang lebarnya sekitar 93 miliar tahun cahaya. Btw ini bukan ukuran alam semesta keseluruhan yaaa, itu cuma bagian yang cahayanya udah sempat sampai ke kita sejak Big Bang 13,8 miliar tahun lalu. Di dalamnya ada sekitar 2 triliun galaksi, dan tiap galaksi rata-rata punya ratusan miliar bintang. Galaksi kita Bima Sakti, cuma setitik debu di tengah semua itu. Skala konkretnya gini, cahaya butuh 100.000 tahun buat nyebrangin Bima Sakti dari ujung ke ujung. Galaksi tetangga terdekat kita Andromeda, jaraknya 2,5 juta tahun cahaya. Gugus galaksi terbesar yang kita tau namanya Hercules-Corona Borealis Great Wall, panjangnya sekitar 10 miliar tahun cahaya. Jadi alam semesta teramati itu beneran absurd besarnya. Trus apakah ada peta buat pulang ke Bumi? secara teknis ada. Ilmuwan udah bikin peta 3D alam semesta yang cukup detail, salah satunya proyek Sloan Digital Sky Survey (SDSS) sama Dark Energy Spectroscopic Instrument (DESI) yang udah memetakan ratusan juta galaksi lengkap sama koordinatnya. Bumi punya alamat kosmik yang spesifik: Bumi → Tata Surya → Lengan Orion → Bima Sakti → Grup Lokal → Kluster Virgo → Superkluster Laniakea. Masalahnya, kalau beneran nyasar di luar angkasa, kita nggak bakal bisa "baca" peta itu tanpa teknologi canggih. Soalnya dari titik sembarang di luar angkasa, semua arah keliatan sama, gelap, penuh bintang, nggak ada tanda jalan. Butuh teleskop kuat buat kenalin pola galaksi di sekitar, trus cocokin sama database buat tau posisi kita. Yang intinya petanya ada tapi butuh alat buat bacanya.#vira #faktaunik #faktamenarik #faktaduniaunik1 #fypシ

About