@bodycam.stories7: #part #9 #cops #copsoftiktok #policevideos

Bodycam Stories
Bodycam Stories
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 16 November 2025 05:01:18 GMT
296
2
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @bodycam.stories7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Unggahan seorang peserta Pocari Sweat Run Bandung di Threads ramai menjadi sorotan warganet. Bukan karena aksi larinya, tetapi karena penggunaan kata “aing” dalam unggahan tersebut. Dalam unggahannya, peserta yang menyebut dirinya sudah “ripuh” atau kelelahan meminta bantuan warganet yang merekam dirinya saat mengikuti kategori half marathon. Ia mencari video dirinya mulai dari kilometer 18 hingga garis finis, terutama rekaman di sekitar Bandung Indah Plaza atau BIP. “Guys buat kalian yang hari ini nonton Pocari Run Half Marathon di Bdg, cheering dari KM 18 sampe finish, ada yg punya video aing lagi ripuh gak tadi? Aing mau minta. Biar bisa aing post,” tulis akun Threads/yangbandungaja. Ia mengaku sudah kehilangan fokus sejak kilometer 18 karena berusaha bertahan hingga garis finis. “Soalnya tadi aing udah kehilangan kesadaran diri dari KM 18, aing fokus bertahan hidup, aing gak bisa ngevideoin diri aing,” lanjutnya. Peserta tersebut kemudian menyebut kawasan BIP sebagai salah satu lokasi yang ramai oleh penonton yang merekam para pelari hingga finis. “Tapi tadi pas di BIP eta rame pisan nu ngavideokeun sampe finish. Tah, aing mau minta videonya dong yang kalian di BIP terutama. Tag nanti aku post. Thank you,” tulisnya. Namun, permintaan video tersebut justru berkembang menjadi polemik. Sejumlah warganet, khususnya yang menggunakan bahasa Sunda, menyoroti penggunaan kata “aing” dalam unggahan tersebut. Perdebatan soal penggunaan kata “aing” akhirnya membuat unggahan peserta Pocari Sweat Run Bandung itu ikut ramai diperbincangkan di media sosial. (MIM) Tag/DM kami @official_bukamata untuk menginformasikan peristiwa apapun. 🙌🏻  #bandung #infobandung #infobdg #bandunghits #bandungbanget
Unggahan seorang peserta Pocari Sweat Run Bandung di Threads ramai menjadi sorotan warganet. Bukan karena aksi larinya, tetapi karena penggunaan kata “aing” dalam unggahan tersebut. Dalam unggahannya, peserta yang menyebut dirinya sudah “ripuh” atau kelelahan meminta bantuan warganet yang merekam dirinya saat mengikuti kategori half marathon. Ia mencari video dirinya mulai dari kilometer 18 hingga garis finis, terutama rekaman di sekitar Bandung Indah Plaza atau BIP. “Guys buat kalian yang hari ini nonton Pocari Run Half Marathon di Bdg, cheering dari KM 18 sampe finish, ada yg punya video aing lagi ripuh gak tadi? Aing mau minta. Biar bisa aing post,” tulis akun Threads/yangbandungaja. Ia mengaku sudah kehilangan fokus sejak kilometer 18 karena berusaha bertahan hingga garis finis. “Soalnya tadi aing udah kehilangan kesadaran diri dari KM 18, aing fokus bertahan hidup, aing gak bisa ngevideoin diri aing,” lanjutnya. Peserta tersebut kemudian menyebut kawasan BIP sebagai salah satu lokasi yang ramai oleh penonton yang merekam para pelari hingga finis. “Tapi tadi pas di BIP eta rame pisan nu ngavideokeun sampe finish. Tah, aing mau minta videonya dong yang kalian di BIP terutama. Tag nanti aku post. Thank you,” tulisnya. Namun, permintaan video tersebut justru berkembang menjadi polemik. Sejumlah warganet, khususnya yang menggunakan bahasa Sunda, menyoroti penggunaan kata “aing” dalam unggahan tersebut. Perdebatan soal penggunaan kata “aing” akhirnya membuat unggahan peserta Pocari Sweat Run Bandung itu ikut ramai diperbincangkan di media sosial. (MIM) Tag/DM kami @official_bukamata untuk menginformasikan peristiwa apapun. 🙌🏻 #bandung #infobandung #infobdg #bandunghits #bandungbanget

About