@sptra0404: encourage me#sadvibes🥀 #fyppppppppppppppppppppppp #sadvibes #foryou #4upage #fyp #galaubrutal #kesepian #katakata

dvdsptra14 
dvdsptra14 
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 20 November 2025 11:42:08 GMT
2657159
166336
425
34474

Music

Download

Comments

sya_manusia
𝓜 𝜗𝜚˚⋆ :
diem salah diomongin jd msalah☹️
2025-11-27 05:01:14
825
07mentality0
07mentality :
menjelaskan apa yang di rasain tapi ujung" malaa ribut? hahhah udah biasa browww,dan yaps di fase sekarang mnding milih diam dan memendam semuanya
2025-12-08 07:23:30
287
alltagitataww
altaa!☆ :
beribu-ribu kali aku sudah berusaha menjelaskan namun nyatanya semua hanya akan berubah sementara dan tidak berlangsung selamanya
2025-12-02 18:48:31
106
mannxixixiixiiii
Mannnnn :
gwa bolehh ceritaa???
2025-12-10 08:41:37
34
_adinda_19
luustecu🧸ྀི :
cape bngt plis...
2025-11-28 05:02:41
20
cliperklip123
ptrzy :
L1 lebih sakit dari pada putus cinta🥲
2026-07-07 19:33:14
1
_angllvk88
24𝚑𝚛𝚜𝚘𝚏𝚊𝚔𝚊🫐 :
sering kali ingin aku menjelaskan apa yang sedang aku rasakan tapi nyatanya semua nya hanya sia-sia.karna apa yang aku rasakan jika aku jelaskan akan mengakibatkan masalah
2025-11-25 11:28:17
60
dimastioio
🕷️ :
izin ib der
2025-11-21 06:04:08
7
sya_vin02
VINN??! :
real bgt
2025-12-16 15:51:15
4
mwehehheehehe.17
EXN.IBNUU_17 :
sering kali aku ingin menjelaskan.apa yang sedang aku rasakan tapi ternyata semua nya hanya sia sia,karna apa yang aku rasakan jika aku jelaskan akan mengakibatkan masalah.
2025-12-07 13:24:53
20
ajilisyg
ajil :
pendem aja hehee
2025-12-07 09:45:40
5
bangal8361
alfi syahrin :
sering kali aku ingin menjelaskan. apa yang sedang aku rasakan tapi nyatanya semua nya sia sia, karna apa yang aku rasakan jika aku jelaskan akan mengakibatkan masalah.
2026-03-08 18:36:05
5
pannnnzz999
𝖕𝖆𝖓 ☂️ :
diem masalah ngomong yang sebenarnya masalah kapan si laki² itu bener KAPANNN ANJJJJ 😔
2025-11-26 13:57:14
10
wahyuanakbaik0416
ᴡaʜʏᴜsuperalim :
Dann itu udah terjadi🥺
2026-01-20 00:03:38
6
fahleviadyatmaputra
fourteen :
@chwrrypiee𐙚˚˖: diem salah diomongin jd msalah☹️
2025-11-28 08:10:19
6
arkamaulana38
❓ :
Aku bukan memulai pertengkaran, tapi aku hanya menjelaskan tentang perasaan ku.
2026-02-10 08:37:59
8
mineayuna
strawbbaiess_ :
gimna ya rasanya critain semua hal dan masalah ke mama?
2025-12-13 06:50:49
13
ijot1407_
Ijotttt1408 :
sering kali ingin aku menjelaskan apa yang sedang aku rasakan tapi nyatanya semua nya hanya sia-sia.karna apa yang aku rasakan jika aku jelaskan juga percuma
2025-11-24 10:58:50
16
mollkitten_
z :
aku cuma mau bilang klo aku cemburu..tapi malah jadi berantem...
2025-12-05 14:25:45
7
hamilhamm30
￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ :
p
2026-02-26 17:31:40
0
kiwing.154
Kiwing 15 :
izin masukin stories bg
2026-02-18 04:22:33
2
ikiii180110
R🪐 :
Dia bilang kalo ada hal yang dia lakuin bikin gw sakit tinggal bilang tapi nyatanya setelah gw bilang apa aja yang bikin gw sakit ujung ujungnya gw juga yang harus ngertiin dan maklumin hal hal itu
2026-03-23 20:50:43
3
panggilkaka03
KAKA⁰³_G_SHUKA_TARNG⛓️🛠️ :
lebih baik dipendam saja Sampek warna nya memudar😅
2026-04-19 03:39:19
1
qee.217
─Kyyèptrarmdhn✰ :
repost.
2026-04-21 11:27:15
1
To see more videos from user @sptra0404, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kehadiran Robinhood Chain menjadi salah satu bukti terbaru bahwa ekosistem Ethereum masih memiliki peran besar dalam perkembangan industri blockchain. Alih-alih meninggalkan Ethereum, jaringan baru milik perusahaan fintech Robinhood justru dibangun sebagai solusi Layer 2 yang tetap memanfaatkan keamanan jaringan Ethereum. Robinhood Chain resmi meluncur sebagai blockchain Layer 2 berbasis teknologi Arbitrum dengan tujuan menghadirkan infrastruktur untuk aset dunia nyata (real-world assets/RWA), termasuk tokenisasi saham dan produk keuangan digital. Jaringan tersebut menggunakan Ethereum sebagai lapisan keamanan dan memanfaatkan ETH sebagai aset gas untuk transaksi. Peluncuran ini menjadi sorotan karena selama beberapa tahun terakhir Ethereum kerap mendapat kritik terkait biaya transaksi, kecepatan, serta persaingan dari blockchain lain. Namun, pertumbuhan ekosistem Layer 2 menunjukkan bahwa Ethereum masih menjadi fondasi utama bagi banyak proyek besar yang membutuhkan keamanan, likuiditas, dan kompatibilitas luas. Robinhood sendiri memilih membangun infrastruktur di atas ekosistem Ethereum, bukan membuat blockchain terpisah yang berdiri sendiri. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan besar masih melihat Ethereum sebagai basis yang kuat untuk mengembangkan layanan keuangan berbasis blockchain. Sejak peluncurannya, Robinhood Chain mencatat pertumbuhan aktivitas yang cepat. Sejumlah laporan menyebut jaringan tersebut menarik ratusan ribu alamat dan volume perdagangan terdesentralisasi yang signifikan dalam waktu singkat, menunjukkan adanya minat pengguna terhadap aplikasi berbasis blockchain. Selain itu, Robinhood Chain juga menggandeng infrastruktur seperti Chainlink untuk mendukung data dan interoperabilitas, termasuk kebutuhan aset tokenisasi seperti Robinhood Stock Tokens. Integrasi tersebut memperkuat hubungan antara sektor keuangan tradisional dan ekosistem Ethereum. Bagi sebagian analis, perkembangan ini menjadi sinyal bahwa narasi “Ethereum sudah mati” semakin sulit dipertahankan. Meski menghadapi kompetisi dari berbagai jaringan baru, Ethereum tetap menjadi pusat inovasi melalui pendekatan modular dengan Layer 2 sebagai solusi skalabilitas. Dengan semakin banyak perusahaan besar yang membangun di atas Ethereum, jaringan tersebut berpotensi tetap menjadi salah satu infrastruktur utama dalam era tokenisasi aset, DeFi, dan ekonomi digital berbasis blockchain. #Interlink #Itlg #Itl
Kehadiran Robinhood Chain menjadi salah satu bukti terbaru bahwa ekosistem Ethereum masih memiliki peran besar dalam perkembangan industri blockchain. Alih-alih meninggalkan Ethereum, jaringan baru milik perusahaan fintech Robinhood justru dibangun sebagai solusi Layer 2 yang tetap memanfaatkan keamanan jaringan Ethereum. Robinhood Chain resmi meluncur sebagai blockchain Layer 2 berbasis teknologi Arbitrum dengan tujuan menghadirkan infrastruktur untuk aset dunia nyata (real-world assets/RWA), termasuk tokenisasi saham dan produk keuangan digital. Jaringan tersebut menggunakan Ethereum sebagai lapisan keamanan dan memanfaatkan ETH sebagai aset gas untuk transaksi. Peluncuran ini menjadi sorotan karena selama beberapa tahun terakhir Ethereum kerap mendapat kritik terkait biaya transaksi, kecepatan, serta persaingan dari blockchain lain. Namun, pertumbuhan ekosistem Layer 2 menunjukkan bahwa Ethereum masih menjadi fondasi utama bagi banyak proyek besar yang membutuhkan keamanan, likuiditas, dan kompatibilitas luas. Robinhood sendiri memilih membangun infrastruktur di atas ekosistem Ethereum, bukan membuat blockchain terpisah yang berdiri sendiri. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan besar masih melihat Ethereum sebagai basis yang kuat untuk mengembangkan layanan keuangan berbasis blockchain. Sejak peluncurannya, Robinhood Chain mencatat pertumbuhan aktivitas yang cepat. Sejumlah laporan menyebut jaringan tersebut menarik ratusan ribu alamat dan volume perdagangan terdesentralisasi yang signifikan dalam waktu singkat, menunjukkan adanya minat pengguna terhadap aplikasi berbasis blockchain. Selain itu, Robinhood Chain juga menggandeng infrastruktur seperti Chainlink untuk mendukung data dan interoperabilitas, termasuk kebutuhan aset tokenisasi seperti Robinhood Stock Tokens. Integrasi tersebut memperkuat hubungan antara sektor keuangan tradisional dan ekosistem Ethereum. Bagi sebagian analis, perkembangan ini menjadi sinyal bahwa narasi “Ethereum sudah mati” semakin sulit dipertahankan. Meski menghadapi kompetisi dari berbagai jaringan baru, Ethereum tetap menjadi pusat inovasi melalui pendekatan modular dengan Layer 2 sebagai solusi skalabilitas. Dengan semakin banyak perusahaan besar yang membangun di atas Ethereum, jaringan tersebut berpotensi tetap menjadi salah satu infrastruktur utama dalam era tokenisasi aset, DeFi, dan ekonomi digital berbasis blockchain. #Interlink #Itlg #Itl

About