@tandat_2610:

Tập bán hàng
Tập bán hàng
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 26 November 2025 05:11:44 GMT
166148
510
91
123

Music

Download

Comments

voduytan112
Võ Duy Tân :
Mua ngoài quán về gắn giỏ hàng sản phẩm khác . Lạy
2026-03-28 01:18:40
2
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-06-03 16:01:41
0
tho_toc_nghiep_du
Hair studio (Tấn Đạt) :
Mọi người fan lạp xưởng thì vào mua nhé bao ngon chất lượng 💯 💯💯💯🥰
2026-03-22 02:26:25
1
yanho_online
Gà tập bán hàng :
Quá ngoonnnn
2026-04-08 02:50:44
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-06-02 14:28:03
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-06-02 14:28:01
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-06-01 12:56:01
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-06-01 12:55:58
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-06-01 12:55:56
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-06-01 11:23:53
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-05-09 12:03:35
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-05-08 03:56:14
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-05-06 01:43:21
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-05-06 01:43:18
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-05-24 08:04:15
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
2026-05-23 06:52:17
0
tandat_2610
Tập bán hàng :
1000💯💯💯💯💯
2026-04-06 13:09:39
0
yanho_online
Gà tập bán hàng :
2026-04-08 02:50:27
0
tho_toc_nghiep_du
Hair studio (Tấn Đạt) :
2026-04-07 15:33:19
0
tho_toc_nghiep_du
Hair studio (Tấn Đạt) :
2026-04-07 15:33:25
0
tho_toc_nghiep_du
Hair studio (Tấn Đạt) :
2026-04-07 15:33:22
0
anhboss2001
Anh boss :
Ủa cũng mua ở hãng này mà có đc như video đâu mở bọc ra toàn mùi như xúc xích
2026-03-17 13:03:32
1
tuyetruong123
Trời Má!!! :
đá dơ dữ lắm luôn r á
2026-04-08 16:42:06
0
tho_toc_nghiep_du
Hair studio (Tấn Đạt) :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-03-22 02:25:45
1
tandat_2610
Tập bán hàng :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-01-12 01:44:44
0
To see more videos from user @tandat_2610, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“The Pied Piper” versi [Brothers Grimm - Hameln]   Pada tahun 1284, seorang pria asing dan misterius datang ke kota Hameln. Ia mengenakan pakaian berwarna-warni dan dikenal sebagai penangkap tikus karena ia berjanji akan membebaskan kota dari wabah tikus dan mencit dengan imbalan sejumlah uang.  Penduduk kota setuju membayarnya. Maka pria itu memainkan serulingnya. Tak lama kemudian, semua tikus dan mencit keluar dari rumah-rumah dan mengikuti alunan musiknya. Setelah memastikan semuanya mengikuti dirinya, ia berjalan keluar kota menuju Sungai Weser. Semua tikus itu terjun ke sungai dan tenggelam.  Namun setelah kota terbebas dari tikus, warga Hameln menyesali janji mereka dan menolak membayar sang peniup seruling. Pria itu pun pergi dengan penuh kemarahan.  Pada tanggal 26 Juni tahun yang sama, ia kembali ke Hameln. Kali ini ia mengenakan pakaian pemburu dengan topi merah aneh dan wajah muram. Saat warga sedang berada di gereja, ia kembali memainkan serulingnya di jalan-jalan kota.  Tetapi kali ini bukan tikus yang keluar, melainkan anak-anak. Banyak anak laki-laki dan perempuan berusia di atas empat tahun mengikuti suara seruling itu, termasuk putri wali kota. Mereka dibawa melewati gerbang Ostertor menuju sebuah bukit, lalu menghilang di dalamnya.  Hanya dua anak yang kembali karena mereka tidak dapat mengikuti rombongan: satu anak buta sehingga tidak tahu ke mana anak-anak lain pergi, dan satu lagi bisu sehingga tidak bisa menceritakan apa yang terjadi. Ada juga seorang anak kecil yang selamat karena kembali untuk mengambil jaketnya.  Total 130 anak hilang.  Jalan tempat anak-anak itu lewat kemudian dikenal sebagai “Bungelose”, jalan sunyi tempat musik dan tarian dilarang. Bahkan rombongan pengantin yang melewati jalan itu harus menghentikan musik mereka.  Bukit tempat anak-anak menghilang disebut Poppenberg. Beberapa orang percaya anak-anak itu dibawa ke sebuah gua dan muncul kembali di Transylvania.  Penduduk Hameln mencatat peristiwa itu dalam buku sejarah kota mereka dan terus mengenangnya selama bertahun-tahun #enggisartchives #lukisan #sejarah #cerita
“The Pied Piper” versi [Brothers Grimm - Hameln] Pada tahun 1284, seorang pria asing dan misterius datang ke kota Hameln. Ia mengenakan pakaian berwarna-warni dan dikenal sebagai penangkap tikus karena ia berjanji akan membebaskan kota dari wabah tikus dan mencit dengan imbalan sejumlah uang. Penduduk kota setuju membayarnya. Maka pria itu memainkan serulingnya. Tak lama kemudian, semua tikus dan mencit keluar dari rumah-rumah dan mengikuti alunan musiknya. Setelah memastikan semuanya mengikuti dirinya, ia berjalan keluar kota menuju Sungai Weser. Semua tikus itu terjun ke sungai dan tenggelam. Namun setelah kota terbebas dari tikus, warga Hameln menyesali janji mereka dan menolak membayar sang peniup seruling. Pria itu pun pergi dengan penuh kemarahan. Pada tanggal 26 Juni tahun yang sama, ia kembali ke Hameln. Kali ini ia mengenakan pakaian pemburu dengan topi merah aneh dan wajah muram. Saat warga sedang berada di gereja, ia kembali memainkan serulingnya di jalan-jalan kota. Tetapi kali ini bukan tikus yang keluar, melainkan anak-anak. Banyak anak laki-laki dan perempuan berusia di atas empat tahun mengikuti suara seruling itu, termasuk putri wali kota. Mereka dibawa melewati gerbang Ostertor menuju sebuah bukit, lalu menghilang di dalamnya. Hanya dua anak yang kembali karena mereka tidak dapat mengikuti rombongan: satu anak buta sehingga tidak tahu ke mana anak-anak lain pergi, dan satu lagi bisu sehingga tidak bisa menceritakan apa yang terjadi. Ada juga seorang anak kecil yang selamat karena kembali untuk mengambil jaketnya. Total 130 anak hilang. Jalan tempat anak-anak itu lewat kemudian dikenal sebagai “Bungelose”, jalan sunyi tempat musik dan tarian dilarang. Bahkan rombongan pengantin yang melewati jalan itu harus menghentikan musik mereka. Bukit tempat anak-anak menghilang disebut Poppenberg. Beberapa orang percaya anak-anak itu dibawa ke sebuah gua dan muncul kembali di Transylvania. Penduduk Hameln mencatat peristiwa itu dalam buku sejarah kota mereka dan terus mengenangnya selama bertahun-tahun #enggisartchives #lukisan #sejarah #cerita

About