@wisespendermom: Proud moment! 🥹✨ 2nd Quarter Awardee ang aking bunso! Congrats, Joven! Keep going, anak! ❤ Mommy and Daddy are super proud of you! 🌟💛 #proudparent #grade1achiever #2ndquarterawardee #smartkid #proudmom

WiseSpenderMom
WiseSpenderMom
Open In TikTok:
Region: PH
Wednesday 26 November 2025 11:08:13 GMT
9943
25
4
7

Music

Download

Comments

morenaenterprise
PinayHashwife :
ano po exact size na suot nya mima?
2026-05-25 06:50:15
1
deesigned.biz
deesigned ✿ :
congratulations bb 🎉🎉🎉
2025-11-27 09:33:35
1
lhorxx22
Lhorelie Jaquias :
😁😁😁
2025-11-26 12:35:40
1
To see more videos from user @wisespendermom, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PINRANG — Antrean panjang truk angkutan barang dan armada logistik terlihat mengular di SPBU Menro, Jalan Poros Pinrang-Parepare, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Puluhan kendaraan logistik terpaksa mengantre di bahu jalan demi mendapatkan kuota BBM jenis Solar subsidi. Sejumlah sopir mengeluhkan kondisi ini karena harus mengantre hingga berjam-jam, bahkan tak jarang harus bermalam di lokasi demi mendapatkan pasokan bahan bakar. Keterlambatan pengisian solar ini dinilai sangat menghambat rantai distribusi barang serta menurunkan efisiensi pengiriman ke berbagai wilayah. Salah seorang sopir truk, Muhammad Amin, mengungkapkan bahwa ia rutin mengisi solar di SPBU Menro untuk operasional angkutan batu bata rute Polewali menuju Barru. Untuk sekali perjalanan truk roda enam miliknya, ia membutuhkan biaya solar berkisar antara Rp400.000 hingga Rp600.000. Menurut Amin, antrean yang mengular ini sering kali membuat target waktu pengantaran barang menjadi molor. Menanggapi keluhan tersebut, pihak pengelola SPBU Menro menjelaskan bahwa kuota harian solar subsidi di tempat mereka sebenarnya mencapai 24 kiloliter. Namun, keterlambatan pasokan BBM dari Depot Pertamina menjadi pemicu utama timbulnya antrean panjang kendaraan. Sebagai langkah antisipasi dan percepatan pelayanan, pihak SPBU telah menempatkan petugas khusus di tiap pulau pengisian. Setiap pulau pengisian juga difasilitasi dengan dua unit pompa dispenser. Selain itu, prosedur ketat seperti pemeriksaan kode QR (barcode) dan pencocokan data kendaraan tetap diberlakukan untuk mengantisipasi praktik penyalahgunaan solar subsidi. Pihak SPBU beserta para sopir berharap agar pasokan solar subsidi dari Pertamina dapat terus terjaga dan stabil. Pasokan yang lancar diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan sehingga aktivitas distribusi logistik dan roda perekonomian di Kabupaten Pinrang dapat berjalan tepat waktu. #SolarSubsidi #AntreanSolar #SPBUMenro #Pinrang
PINRANG — Antrean panjang truk angkutan barang dan armada logistik terlihat mengular di SPBU Menro, Jalan Poros Pinrang-Parepare, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Puluhan kendaraan logistik terpaksa mengantre di bahu jalan demi mendapatkan kuota BBM jenis Solar subsidi. Sejumlah sopir mengeluhkan kondisi ini karena harus mengantre hingga berjam-jam, bahkan tak jarang harus bermalam di lokasi demi mendapatkan pasokan bahan bakar. Keterlambatan pengisian solar ini dinilai sangat menghambat rantai distribusi barang serta menurunkan efisiensi pengiriman ke berbagai wilayah. Salah seorang sopir truk, Muhammad Amin, mengungkapkan bahwa ia rutin mengisi solar di SPBU Menro untuk operasional angkutan batu bata rute Polewali menuju Barru. Untuk sekali perjalanan truk roda enam miliknya, ia membutuhkan biaya solar berkisar antara Rp400.000 hingga Rp600.000. Menurut Amin, antrean yang mengular ini sering kali membuat target waktu pengantaran barang menjadi molor. Menanggapi keluhan tersebut, pihak pengelola SPBU Menro menjelaskan bahwa kuota harian solar subsidi di tempat mereka sebenarnya mencapai 24 kiloliter. Namun, keterlambatan pasokan BBM dari Depot Pertamina menjadi pemicu utama timbulnya antrean panjang kendaraan. Sebagai langkah antisipasi dan percepatan pelayanan, pihak SPBU telah menempatkan petugas khusus di tiap pulau pengisian. Setiap pulau pengisian juga difasilitasi dengan dua unit pompa dispenser. Selain itu, prosedur ketat seperti pemeriksaan kode QR (barcode) dan pencocokan data kendaraan tetap diberlakukan untuk mengantisipasi praktik penyalahgunaan solar subsidi. Pihak SPBU beserta para sopir berharap agar pasokan solar subsidi dari Pertamina dapat terus terjaga dan stabil. Pasokan yang lancar diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan sehingga aktivitas distribusi logistik dan roda perekonomian di Kabupaten Pinrang dapat berjalan tepat waktu. #SolarSubsidi #AntreanSolar #SPBUMenro #Pinrang

About