@liyanah014: Mga ka-Electrician , kumpleto rekado na sa isang case—30-in-1 heavy-duty tools na pang-ayos, pang-repair, at pang-handa sa kahit anong emergency sa bahay!🔧🔥#ToolSet #DIYTools #HomeRepairs #HandymanKit #HeavyDutyTools

liana🎀
liana🎀
Open In TikTok:
Region: PH
Saturday 29 November 2025 09:19:20 GMT
4972
99
22
22

Music

Download

Comments

miss_e_recos
Miss E :
a need!❤
2025-11-29 10:42:33
1
lizz.cheonsa
lizz.cheonsa🪬 :
nice, perfect ipang gift sa mga tatay
2025-11-29 10:08:22
1
akiera66
@p :
Ang dami, pwede pwede sa mga papa🥰🥰
2025-11-30 03:31:40
1
ephiphania13
Niwniw :
Ganda pang gift to 🥰
2025-12-02 02:20:35
0
denisseeee_a
Dens :
perfect nyan, kumpleto na😻
2025-11-30 05:21:15
0
mika_duran
Life of Mika 🎥 :
Need ito ni papa 😭
2025-11-30 03:29:52
0
_karenobusan
Karencyy♡ :
perfect to igift kay tatay✨
2025-11-29 22:39:29
1
aryanee1
ARIANE :
Perfect sa Tatay at mga Kuya ko
2025-11-30 03:33:53
0
pinky.budols0
pinky.budols0 :
matic need ng papa ko🥰🥰🥰
2025-12-01 12:04:56
0
mangkiko91
MangKi :
durable pa
2025-11-30 22:54:27
0
carmsmercado
mommy carms :
bagay to sa partner ko 😁 para di na sya mahirapan sa mga diy ko 🤣
2025-12-01 16:26:21
0
chinieyen
JustChie :
Bagay kay mister na mahilig mangalikot sa bahay
2025-12-02 08:47:16
0
xhiia16
⋆. 𐙚˚࿔ xʜɪɪᴀ 𝜗𝜚˚⋆ :
perfect tong ipang-regalo sa tatay natin mahilig magayos kahit ayus naman na 😂
2025-11-30 12:02:54
0
findsandfavorites0
Finds & Favorites :
Pwedeng gift sa mga tatay o asawa
2025-12-02 07:22:12
0
ellyrvl
MatchaLatte𐙚⋆°。⋆♡ :
sobrang sulit!
2025-11-30 04:32:08
0
mhainenotfound
𝚖𝚑𝚊𝚒𝚗𝚎𝚗𝚘𝚝𝚏𝚘𝚞𝚗𝚍☁️ :
@Jonel Aquino
2025-12-03 10:18:42
0
To see more videos from user @liyanah014, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Video yang memperlihatkan dugaan aksi pemukulan dan perundungan terhadap seorang siswi kelas IV sekolah dasar (SD) di kawasan Flamboyan Bawah, Kota Palangka Raya, viral di media sosial pada pertengahan Oktober 2026. Dalam pemberitaan, terduga pelaku disebut merupakan seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP). Peristiwa ini menuai perhatian publik karena melibatkan anak-anak di bawah umur. Orang tua korban mengaku terkejut dan terpukul setelah mengetahui dugaan kekerasan yang dialami anaknya. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian, sementara korban telah menjalani pemeriksaan visum. Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Budi Rachmat, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian.  Perkembangan selanjutnya, kedua keluarga diberitakan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan melalui mediasi di Mapolresta Palangka Raya pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kesepakatan damai tersebut dilaporkan telah dituangkan dalam surat perdamaian. Sehari kemudian, sejumlah media lokal memberitakan bahwa persoalan itu telah diselesaikan melalui jalur mediasi.  Pemerintah Kota Palangka Raya turut memberikan perhatian terhadap kasus tersebut dengan mendorong pendampingan bagi anak korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dugaan kekerasan terhadap anak tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa. Perlindungan anak membutuhkan peran aktif keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, serta bebas dari intimidasi dan perundungan.
Video yang memperlihatkan dugaan aksi pemukulan dan perundungan terhadap seorang siswi kelas IV sekolah dasar (SD) di kawasan Flamboyan Bawah, Kota Palangka Raya, viral di media sosial pada pertengahan Oktober 2026. Dalam pemberitaan, terduga pelaku disebut merupakan seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP). Peristiwa ini menuai perhatian publik karena melibatkan anak-anak di bawah umur. Orang tua korban mengaku terkejut dan terpukul setelah mengetahui dugaan kekerasan yang dialami anaknya. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian, sementara korban telah menjalani pemeriksaan visum. Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Budi Rachmat, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian. Perkembangan selanjutnya, kedua keluarga diberitakan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan melalui mediasi di Mapolresta Palangka Raya pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kesepakatan damai tersebut dilaporkan telah dituangkan dalam surat perdamaian. Sehari kemudian, sejumlah media lokal memberitakan bahwa persoalan itu telah diselesaikan melalui jalur mediasi. Pemerintah Kota Palangka Raya turut memberikan perhatian terhadap kasus tersebut dengan mendorong pendampingan bagi anak korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dugaan kekerasan terhadap anak tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa. Perlindungan anak membutuhkan peran aktif keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, serta bebas dari intimidasi dan perundungan.

About