Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@itzok62: 😔💔#👌💰💰💰💰💰
ITZ OK
Open In TikTok:
Region: CM
Tuesday 02 December 2025 04:59:35 GMT
194
107
1
2
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.37MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.37MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
✝️ ~LilPraisey~ 🔐💦 :
it fact bro 🤌💯
2025-12-22 10:58:30
0
To see more videos from user @itzok62, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Aku tahu ini pasti nggak akan mudah," gumam Naya menatap jam tangan. Jarum jam di pergelangan tangan Naya sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam ketika ia menyelesaikan pasien terakhirnya. Dokter muda itu segera melepas jas putihnya, merapikan penampilannya sejenak, lalu dengan cepat menuju rumah dinas sang ayah. Saat Naya melangkah masuk ke ruang tamu, Zahra—sang ibu—baru saja tiba dari kegiatan Persit (Persatuan Istri Prajurit). Ibu Zahra yang anggun dengan seragam merah mudanya tampak mengernyit heran melihat Naya dan Kolonel Bagas yang sudah bersiap tampil rapi. "Lho, Naya? Papa? Mau ke mana rapi-rapi malam begini?" tanya Zahra menatap suami dan putrinya bergantian. Bagas dan Naya memang belum memberitahukan perihal pembatalan pertunangan dengan Bima maupun pertukaran perjodohan ini kepada Zahra demi menjaga situasi agar tetap kondusif. "Ada urusan pekerjaan dan janji pertemuan sebentar di luar, Ma," jawab Kolonel Bagas beralasan dengan suara tenangnya. "Naya ikut Papa sebentar ya, Ma. Nanti Naya ceritakan semuanya kalau sudah selesai," tambah Naya seraya mencium pipi ibunya, berusaha mengalihkan perhatian sang mama sebelum pertanyaan lain terlontar. Tepat pukul tujuh malam, mobil dinas Kolonel Bagas berhenti di pelataran Erlangga Tower. Gedung megah pencakar langit itu tampak makin megah berbalut cahaya lampu kota. Begitu melangkah masuk ke *lobby* utama yang mewah, keberadaan mereka langsung disambut hangat oleh Pak Wisnu. "Selamat malam, Kolonel Bagas, Dokter Naya. Mari, Tuan Muda Arvin sudah menunggu di ruangannya," sapa Pak Wisnu sangat sopan, lalu membimbing mereka menuju lift khusus eksekutif yang meluncur cepat menuju lantai tertinggi Erlangga Group. *Ting!* Pintu lift terbuka, menampilkan lorong berkarpet tebal yang berujung pada sebuah ruangan kerja utama yang luas. Bau aroma kayu cendana dan racikan kopi pekat langsung menyapa indra penciuman Naya saat pintu ruangan berukir itu dibuka. Di balik meja kerja kaca yang megah, Arvin Erlangga berdiri tegap. Pria itu mengenakan setelan jas hitam tanpa dasi, memancarkan aura dominan yang begitu mengintimidasi. Tatapannya dingin, tajam, dan dihiasi senyuman sinis yang amat tipis di sudut bibirnya. Saat Kolonel Bagas melangkah masuk dan mulai saling melempar salam basa-basi dengan Arvin, Naya justru terpaku. Matanya secara refleks meluncur turun, menatap ke arah bagian bawah perut hingga celana bahan berkualitas tinggi yang dikenakan Arvin. *Duh... cowok setampan dan setegap ini beneran anunya nggak bisa berdiri?* batin Naya meringis pelan dalam hati teringat rumor disfungsi total pasca kecelakaan pria itu. Namun seketika, Naya menepis rasa kasihan atau keraguannya sendiri. *Ah, tapi nggak apa-apa! Mending anunya yang nggak bisa berdiri dan aku nggak perlu pusing memenuhi kewajiban batin, daripada harus nikah sama penipu kayak Mas Bima!* Arvin yang menyadari betul ke mana arah pandangan mata gadis di hadapannya itu mendadak merasa risih dan tersinggung. Pria itu berdehem keras, menyela percakapan. "Ehem!" suara bariton Arvin bergema dingin, memutus pembicaraan dengan Kolonel Bagas dan mengunci pandangannya lurus pada Naya. Mereka bertiga kemudian dipersilakan untuk duduk di sofa kulit hitam yang melingkar di tengah ruangan. Arvin melangkah tegap menyusul dan duduk di sofa tunggal di seberang mereka. Kolonel Bagas memperbaiki posisi duduknya, menatap Arvin dengan tegas. "Sebelumnya, saya minta maaf karena baru bisa bertemu secara langsung dengan Nak Arvin hari ini. Bagaimana kabar Nak Arvin?" Bersambung Judul : Maaf Kapten, Aku Menikah! Penulis : Arez Rebel Baca selanjutnya ke KBM APP
#CapCut lói đi#chiyeuminhanh #viral
崖も登れる歴代最強カプセルカーが凄い‼️#荒野行動 #荒野 #荒野コラボ #荒野リゼロコラボ #おすすめ
#fyppppppppppppppppppppppp #fypシ゚viral #berandatiktok #gfxanime #animeedit
#свадьбаармянская #1vikkkaa #20andoo #свадьбавикаандо #fyp
#rek #Love #oyispace #oyispace #sh
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy