@what02k: Luca toni#fypシ゚viral#targetaudience#footballedit#lucatoni#fyp

what02k
what02k
Open In TikTok:
Region: SA
Saturday 06 December 2025 01:19:46 GMT
21040
2269
13
142

Music

Download

Comments

1969s1
new world :
2025-12-29 00:54:54
40
brunodoazi
Bruno} :
brrooo que buen vidio haz más porfa💋
2025-12-23 23:47:17
8
fxzzzprime
️🕷️🕸️𝑺𝒆𝒃𝒂𝒔😼🌕 :
Great player
2025-12-07 00:18:16
7
unnoticed110
Wørśt𖣂 :
underrated
2026-02-02 20:52:39
3
chetano9
WINSTON :
forgotten baller.
2026-03-01 14:52:54
3
fran_fcb10
FRAN.FCB10 :
jugadorazooooo🔥
2026-02-06 21:24:16
1
d66lan
ᵈˡᵒᵖᵉᶻ :
he looks like Roque santa Crux
2026-02-02 16:38:31
0
sayuuu77777
sayuuu77777 :
🫩🫩
2026-01-22 13:22:02
0
23twenythree23
23 :
👏
2025-12-10 13:03:22
0
ifmhituff_onemoretime
￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴ ￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴ ￴ ￴ :
w edit gng
2025-12-06 12:32:25
1
enzaghiedits
EnzaGHI :
Isn't that michu's cele?
2025-12-08 04:02:25
0
To see more videos from user @what02k, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About