@matialungu: Que golazoooo😮‍💨 +🅰️ @Orian Goren

FútbolCatalunya
FútbolCatalunya
Open In TikTok:
Region: ES
Saturday 06 December 2025 13:22:02 GMT
131185
7936
10
139

Music

Download

Comments

user740692041
ghostface :
No iba nadie a celebrar con el
2025-12-07 15:54:27
26
angelquero
Quero :
Qué bueno es mi niño😍💪
2025-12-06 22:08:05
0
eilon.dangur
💛🖤💛🖤Eilon Dangur :
בישול לאוריין גורן שלנוווווווו
2025-12-07 14:28:56
0
smd.medicina.estetica
SMD Medicina Estética :
Ole Pedro 😘
2025-12-06 23:09:59
1
yankel.assolen
אסולין ⚽️ :
היידהההההה
2025-12-08 17:23:32
0
jeremyrincon
Jereee :
que wuena
2025-12-20 18:55:15
0
byron.xo6
Byron Xo :
😂😂😂
2025-12-07 14:07:15
0
vinn_nr10
Vinn_nr10 :
💪💪💪
2025-12-06 15:16:10
0
thebettersylaminyamal
FC Barcelona :
please help me I once to join your academy sports I am in Gambia and I don't have money to go to your academy sports
2026-01-01 18:43:15
0
matanshalom405
matanshalom405 :
😍😍😍
2025-12-06 15:36:34
0
To see more videos from user @matialungu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Warga Tuban mendadak digegerkan oleh kepergian seorang pria yang meninggal secara tiba-tiba. Kematian ini sangat mengejutkan karena korban tidak pernah mengeluh sakit sama sekali. Malam sebelumnya, ia masih beraktivitas normal dan mengobrol santai bersama keluarga. Namun keesokan paginya, ia ditemukan sudah tak bernyawa di tempat tidurnya. Karena kematiannya yang janggal dan tak terduga, proses otopsi pun dilakukan. Hasil dari tim dokter sukses membuat pihak keluarga syok berat! Ternyata, pembuluh darah utama di otak korban telah hancur dan pecah. Dokter memastikan bahwa korban meninggal akibat Hipertensi Silent Killer atau si pembunuh senyap. Kondisi ini sangat mematikan karena tekanan darahnya melonjak ke angka krisis setiap hari, tapi sama sekali tidak memunculkan gejala pusing, mual, atau tengkuk kaku. Korban selalu merasa sehat, padahal pembuluh darahnya sudah rapuh seperti bom waktu. Mendengar vonis dokter tersebut, pihak keluarga yang menjadi saksi akhirnya angkat bicara. Mereka membeberkan deretan kebiasaan sepele sang korban yang ternyata menjadi pemicu utamanya.  Berikut kebiasaan harian korban yang memperparah kondisi hipertensi tanpa disadari: 1. Penggila Makanan Asin dan Gurih: Keluarga bersaksi bahwa korban tidak bisa makan tanpa tambahan garam ekstra, penyedap rasa berlebih, dan hampir setiap hari melahap ikan asin lezat tanpa kontrol. 2. Kecanduan Kopi Pekat dan Rokok: Dari pagi hingga larut malam, tubuhnya terus dipaksa melek dengan asupan kafein pekat dan nikotin berantai, yang pelan-pelan mencekik dan membuat kaku pembuluh darahnya. 3. Hobi Begadang dan Menahan Stres: Korban sering terjaga hingga menjelang subuh untuk bekerja atau sekadar memikirkan beban hidup, membuat jantungnya tidak pernah mendapat fase istirahat yang layak. 4. Malas Bergerak: Meski merasa fisiknya sehat dan bugar, korban sangat jarang berolahraga dan lebih banyak duduk diam berjam-jam setelah makan berat. RINGKASAN BERITA Seorang pria di Tuban meninggal dunia secara mendadak dalam tidurnya tanpa ada riwayat keluhan sakit sebelumnya. Hasil otopsi medis membuktikan bahwa ia menjadi korban fatal dari Hipertensi Silent Killer, kondisi di mana tekanan darah merusak organ vital secara diam-diam tanpa memunculkan gejala sedikit pun. Tragedi mematikan ini dipicu oleh tumpukan gaya hidup merusak, mulai dari konsumsi makanan tinggi natrium, hobi begadang, hingga kecanduan kopi dan rokok. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa saja bahwa merasa
Warga Tuban mendadak digegerkan oleh kepergian seorang pria yang meninggal secara tiba-tiba. Kematian ini sangat mengejutkan karena korban tidak pernah mengeluh sakit sama sekali. Malam sebelumnya, ia masih beraktivitas normal dan mengobrol santai bersama keluarga. Namun keesokan paginya, ia ditemukan sudah tak bernyawa di tempat tidurnya. Karena kematiannya yang janggal dan tak terduga, proses otopsi pun dilakukan. Hasil dari tim dokter sukses membuat pihak keluarga syok berat! Ternyata, pembuluh darah utama di otak korban telah hancur dan pecah. Dokter memastikan bahwa korban meninggal akibat Hipertensi Silent Killer atau si pembunuh senyap. Kondisi ini sangat mematikan karena tekanan darahnya melonjak ke angka krisis setiap hari, tapi sama sekali tidak memunculkan gejala pusing, mual, atau tengkuk kaku. Korban selalu merasa sehat, padahal pembuluh darahnya sudah rapuh seperti bom waktu. Mendengar vonis dokter tersebut, pihak keluarga yang menjadi saksi akhirnya angkat bicara. Mereka membeberkan deretan kebiasaan sepele sang korban yang ternyata menjadi pemicu utamanya. Berikut kebiasaan harian korban yang memperparah kondisi hipertensi tanpa disadari: 1. Penggila Makanan Asin dan Gurih: Keluarga bersaksi bahwa korban tidak bisa makan tanpa tambahan garam ekstra, penyedap rasa berlebih, dan hampir setiap hari melahap ikan asin lezat tanpa kontrol. 2. Kecanduan Kopi Pekat dan Rokok: Dari pagi hingga larut malam, tubuhnya terus dipaksa melek dengan asupan kafein pekat dan nikotin berantai, yang pelan-pelan mencekik dan membuat kaku pembuluh darahnya. 3. Hobi Begadang dan Menahan Stres: Korban sering terjaga hingga menjelang subuh untuk bekerja atau sekadar memikirkan beban hidup, membuat jantungnya tidak pernah mendapat fase istirahat yang layak. 4. Malas Bergerak: Meski merasa fisiknya sehat dan bugar, korban sangat jarang berolahraga dan lebih banyak duduk diam berjam-jam setelah makan berat. RINGKASAN BERITA Seorang pria di Tuban meninggal dunia secara mendadak dalam tidurnya tanpa ada riwayat keluhan sakit sebelumnya. Hasil otopsi medis membuktikan bahwa ia menjadi korban fatal dari Hipertensi Silent Killer, kondisi di mana tekanan darah merusak organ vital secara diam-diam tanpa memunculkan gejala sedikit pun. Tragedi mematikan ini dipicu oleh tumpukan gaya hidup merusak, mulai dari konsumsi makanan tinggi natrium, hobi begadang, hingga kecanduan kopi dan rokok. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa saja bahwa merasa "tidak sakit" bukan berarti tubuh aman dari ancaman pembuluh darah pecah. creator : bian #fyp #masukberanda #trending #hipertensi #viral

About