@pryhodko_family: 💕💕🥰⭐️⭐️✨💪🏽💪🏽😘❣️❣️😘😘🫶🏼🫶🏼😮‍💨💕😍😍⭐️⭐️✨💪🏽🩷🩷🥳🥳🥳@romashka1994

Pryhodko
Pryhodko
Open In TikTok:
Region: FI
Monday 08 December 2025 15:09:24 GMT
26233
1160
36
10

Music

Download

Comments

userh7jf47lkhx
Ирина Саражина75 :
Давно слідкую за вашою родиною,ви просто супер 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-12-09 08:00:10
3
user54681575378341
user54681575378341 :
ой так хочеться ходити!
2025-12-08 17:49:40
3
user72513996395474
Ольга :
Танцорка🥰
2025-12-08 17:01:21
3
_anna__578
_anna_7654 :
Моя зірочка, така хороша Владуся розумничка 🥰🥰🥰
2025-12-08 17:47:34
3
natali.rudenko
Natali :
Мені настрій від вас і вашої донечки!👌👍💖💖
2025-12-09 08:40:23
2
user5024891357795
Оля. :
Маленький кнопік 🥰
2025-12-08 18:07:29
2
23021974tana
Таня Шевчук426 :
давності слідкую за вашою родиною, і так уже хочеться побачити як ваша бубочка буде бігати.
2025-12-09 18:36:04
2
user6861612570027
Тетяна Астахова :
🥰😋😛красуня
2025-12-08 17:42:27
2
user3140975218270
Анна :
🥰🥰🥰🥰🥰
2025-12-09 16:46:00
0
user35427591577886
просто Я :
👑👑👑
2025-12-09 03:41:37
0
ketersjlpwc
Катюша♡♡♡ :
🥰🥰🥰
2025-12-09 06:42:52
0
svitlana.brovchen8
АЛана :
🥰🥰🥰
2025-12-09 11:49:54
0
user2827986151597
user2827986151597 :
🥰🥰🥰
2025-12-08 19:49:33
0
user6861612570027
Тетяна Астахова :
Я с рожденія слідкую ДАЙ Боже здоровья,счастья
2025-12-09 18:32:05
0
ermirshkenca
durresak 24K :
😍😍😍😍😍😍👑👑👑👑👑🥰🥰🥰🥰 Cute!!!👑👑👑🥰🥰
2025-12-10 01:21:45
0
francy6337
francy :
Complimenti
2025-12-10 16:23:07
0
maria186634
Maria1866 :
👍скоро почне бігать 😂😂😂👍👍
2025-12-11 18:55:22
0
olena.muradova
Lena@ :
Владочка з днем народженням 🎂🎂🎂🎂
2025-12-23 05:05:58
0
salvatorecabras80
Salvatore C. :
🥰
2026-01-14 04:02:47
0
bela.khasia
Bela Khasia :
🥰🥰🥰 сладкая влада расцелавать тебя щас на пухлые щёчки
2026-01-26 19:41:04
0
user8416104801415
Тетяна Хоменко :
🥰🥰🥰🥰🥰
2025-12-09 01:06:39
0
galgalina11
galgalina11 :
дверца шкафчика раскиснет от пара ,неужели не понятно , переставить некуда что ли ?
2025-12-08 21:04:32
0
user909394986881
Alona Virka :
Раджу прибрати зволожувач повітря від кухонної мебелі, тому що вона зіпсується. Це просто порада з власного досвіду.
2025-12-08 20:27:13
0
manesh.kumar337
unknown :
🥰
2025-12-08 15:12:33
0
oksanitkajaaaa
Oksanita :
🥰🥰🥰
2025-12-08 19:25:34
0
To see more videos from user @pryhodko_family, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Selama beberapa tahun ini kita mengenalnya sebagai seseorang yang pendiam, pemalu, tertutup, tidak banyak bicara. Ketika dia tidak menceritakan kehidupannya, kita mungkin hanya berpikir, “ya, memang sifatnya begitu.” Kita menghargai batasannya dan tidak pernah memaksanya untuk bercerita. Tapi kemudian kita mengetahui bahwa di balik sifat pendiam itu, ada seorang anak kecil yang pernah berjuang untuk hidup. Anak yang seharusnya hanya memikirkan bermain, berlari, pulang ke rumah, dan bertemu orang-orang yang dia sayangi. Tapi dia justru harus mengenal rumah sakit, pengobatan, rasa takut. Dan di usia sekecil itu, ketika melihat temannya pergi, yang ada di pikirannya hanya, “Aku pengen hidup. Aku mau pulang.” Sederhana sekali. Tapi justru kalimat sesederhana itu terasa begitu menyakitkan. Karena ternyata sejak kecil, Heeseung sudah punya satu keinginan yang sangat besar: bertahan hidup. Dan dia berhasil. Dia pulang. Dia kembali ke sekolah. Tapi perjuangannya ternyata belum selesai. Dia harus belajar berteman lagi ketika dirinya berbeda dari anak-anak lain. Rambutnya masih dalam masa pertumbuhan, dan dia harus mendengar ejekan. Mungkin bagi anak-anak lain itu hanya candaan. Tapi bagi seorang anak yang baru saja melewati sesuatu sebesar itu, pasti ada luka yang tidak mudah dijelaskan. Namun dia tetap menerima mereka. Bukan karena dia tidak sakit hati. Tapi karena dia ingin punya teman. Dan mungkin, tanpa kita sadari, dari sanalah seorang Heeseung kecil perlahan berubah. Anak yang dulu aktif, suka bermain bola, berlari ke sana kemari, perlahan menjadi lebih pendiam. Lebih tertutup. Lebih nyaman menyimpan sesuatu sendiri. Bukan berarti anak itu hilang. Mungkin dia hanya belajar bahwa tidak semua hal harus diceritakan. Dan yang paling membuatku terdiam adalah bagaimana bahkan ketika dirinya sendiri sedang berjuang, dia masih berusaha memberikan sesuatu kepada orang lain. Dan mungkin itu menjelaskan banyak hal tentang Heeseung yang kita kenal sekarang. Kenapa dia begitu sering berusaha membuat orang lain tertawa. Kenapa dia begitu memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Kenapa dia bisa menjadi tempat orang lain bersandar, sementara dirinya sendiri jarang bercerita. Kenapa dia mungkin lebih mudah menunjukkan rasa sayang lewat tindakan daripada kata-kata. Karena jauh sebelum menjadi idol, jauh sebelum berdiri di atas panggung, jauh sebelum ada EVAN, sudah ada seorang anak kecil bernama Heeseung yang belajar satu hal: “Aku ingin hidup, dan kalau aku bisa hidup, aku ingin orang-orang di sekitarku bahagia.” Jadi ketika melihat Heeseung yang berusia 24 tahun sekarang, rasanya seperti melihat seorang anak kecil yang akhirnya berhasil sampai sejauh ini. Anak yang dulu berkata, “Aku mau hidup. Aku mau pulang,” akhirnya tumbuh. Dia bermimpi. Dia bernyanyi. Dia berdiri di atas panggung. Dia menciptakan musik. Dia membuat begitu banyak orang tersenyum. Dan mungkin selama ini kita hanya mengenal Heeseung yang sudah bertahan, tanpa pernah tahu seberapa keras Heeseung kecil harus berjuang agar dia bisa sampai menjadi dirinya yang sekarang. Jadi mungkin sekarang kita tidak perlu lagi bertanya kenapa dia pendiam. Kenapa dia tidak banyak bercerita. Kenapa dia begitu tertutup. Mungkin tidak semua luka membutuhkan penjelasan dari pemiliknya. Mungkin ada beberapa bagian dari hidupnya yang cukup kita hormati dengan tidak memaksanya untuk membukanya. Karena pada akhirnya, Heeseung tidak berutang cerita apa pun kepada kita. Dia hanya perlu tahu bahwa anak kecil yang dulu begitu ingin hidup itu… berhasil. Dan kalau suatu hari Heeseung yang berusia 24 tahun bisa bertemu dengan Heeseung kecil yang sedang terbaring di rumah sakit, aku ingin membayangkan dia memeluk anak itu erat-erat. “Kamu sudah hidup lebih panjang.” “Dan lihat… ternyata hidupmu akan menjadi begitu berarti bagi banyak orang.” #EVAN #HEESEUNG
Selama beberapa tahun ini kita mengenalnya sebagai seseorang yang pendiam, pemalu, tertutup, tidak banyak bicara. Ketika dia tidak menceritakan kehidupannya, kita mungkin hanya berpikir, “ya, memang sifatnya begitu.” Kita menghargai batasannya dan tidak pernah memaksanya untuk bercerita. Tapi kemudian kita mengetahui bahwa di balik sifat pendiam itu, ada seorang anak kecil yang pernah berjuang untuk hidup. Anak yang seharusnya hanya memikirkan bermain, berlari, pulang ke rumah, dan bertemu orang-orang yang dia sayangi. Tapi dia justru harus mengenal rumah sakit, pengobatan, rasa takut. Dan di usia sekecil itu, ketika melihat temannya pergi, yang ada di pikirannya hanya, “Aku pengen hidup. Aku mau pulang.” Sederhana sekali. Tapi justru kalimat sesederhana itu terasa begitu menyakitkan. Karena ternyata sejak kecil, Heeseung sudah punya satu keinginan yang sangat besar: bertahan hidup. Dan dia berhasil. Dia pulang. Dia kembali ke sekolah. Tapi perjuangannya ternyata belum selesai. Dia harus belajar berteman lagi ketika dirinya berbeda dari anak-anak lain. Rambutnya masih dalam masa pertumbuhan, dan dia harus mendengar ejekan. Mungkin bagi anak-anak lain itu hanya candaan. Tapi bagi seorang anak yang baru saja melewati sesuatu sebesar itu, pasti ada luka yang tidak mudah dijelaskan. Namun dia tetap menerima mereka. Bukan karena dia tidak sakit hati. Tapi karena dia ingin punya teman. Dan mungkin, tanpa kita sadari, dari sanalah seorang Heeseung kecil perlahan berubah. Anak yang dulu aktif, suka bermain bola, berlari ke sana kemari, perlahan menjadi lebih pendiam. Lebih tertutup. Lebih nyaman menyimpan sesuatu sendiri. Bukan berarti anak itu hilang. Mungkin dia hanya belajar bahwa tidak semua hal harus diceritakan. Dan yang paling membuatku terdiam adalah bagaimana bahkan ketika dirinya sendiri sedang berjuang, dia masih berusaha memberikan sesuatu kepada orang lain. Dan mungkin itu menjelaskan banyak hal tentang Heeseung yang kita kenal sekarang. Kenapa dia begitu sering berusaha membuat orang lain tertawa. Kenapa dia begitu memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Kenapa dia bisa menjadi tempat orang lain bersandar, sementara dirinya sendiri jarang bercerita. Kenapa dia mungkin lebih mudah menunjukkan rasa sayang lewat tindakan daripada kata-kata. Karena jauh sebelum menjadi idol, jauh sebelum berdiri di atas panggung, jauh sebelum ada EVAN, sudah ada seorang anak kecil bernama Heeseung yang belajar satu hal: “Aku ingin hidup, dan kalau aku bisa hidup, aku ingin orang-orang di sekitarku bahagia.” Jadi ketika melihat Heeseung yang berusia 24 tahun sekarang, rasanya seperti melihat seorang anak kecil yang akhirnya berhasil sampai sejauh ini. Anak yang dulu berkata, “Aku mau hidup. Aku mau pulang,” akhirnya tumbuh. Dia bermimpi. Dia bernyanyi. Dia berdiri di atas panggung. Dia menciptakan musik. Dia membuat begitu banyak orang tersenyum. Dan mungkin selama ini kita hanya mengenal Heeseung yang sudah bertahan, tanpa pernah tahu seberapa keras Heeseung kecil harus berjuang agar dia bisa sampai menjadi dirinya yang sekarang. Jadi mungkin sekarang kita tidak perlu lagi bertanya kenapa dia pendiam. Kenapa dia tidak banyak bercerita. Kenapa dia begitu tertutup. Mungkin tidak semua luka membutuhkan penjelasan dari pemiliknya. Mungkin ada beberapa bagian dari hidupnya yang cukup kita hormati dengan tidak memaksanya untuk membukanya. Karena pada akhirnya, Heeseung tidak berutang cerita apa pun kepada kita. Dia hanya perlu tahu bahwa anak kecil yang dulu begitu ingin hidup itu… berhasil. Dan kalau suatu hari Heeseung yang berusia 24 tahun bisa bertemu dengan Heeseung kecil yang sedang terbaring di rumah sakit, aku ingin membayangkan dia memeluk anak itu erat-erat. “Kamu sudah hidup lebih panjang.” “Dan lihat… ternyata hidupmu akan menjadi begitu berarti bagi banyak orang.” #EVAN #HEESEUNG

About