Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@build.station: انتهى زمن كراتين المويه 📣 وجاء وقت الفلاتر اللي توفّر عليك، تنقي وتحلي لك مويتك يوميًا في بيتك #محطة_البناء #xplore #مساعد_القفاري #السعودية
BuildStation | محطة البناء
Open In TikTok:
Region: SA
Wednesday 10 December 2025 12:53:22 GMT
14165
132
21
74
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.17MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
2.17MB
)
Watermark .mp4 (
2.25MB
)
Music .mp3
Comments
فهد :
توني مركبة بداية المهم الي خلاني اخذه اني اقدر ابدل الشمعه بنفسي يعطيكم العافيه
2025-12-15 16:48:11
0
Tik Toker :
بكم سعره
2026-05-09 11:09:39
0
ِ :
كم مرحله الفلتر
2025-12-27 00:29:12
0
نوره 🦋 :
ينشبك على البراده ؟
2026-06-02 07:31:58
0
تيرازو سيرميك. :
👍👍👍
2025-12-10 13:19:19
0
lap :
طبعا قيمته غاليه
2026-01-25 11:44:38
0
To see more videos from user @build.station, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#😭🥺#تاجک__اوزبگ__پشتون__هزاره__ترکمن #afghanistan🇦🇫 #@🦅*ریحان ځدراڼ*🦅
مفهوم شخصي لمعاني الكلمات قد اكون خطأ
collab @Rafskuys🎧
a little one two step for girls night out 💅🏽✨👠
KH Abdul Hamid Pasuruan, yang sangat akrab dipanggil Mbah Hamid, adalah salah seorang ulama besar yang sangat dihormati masyarakat Pasuruan dan sekitarnya. Beliau dikenal sebagai pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan, pendakwah, guru para santri, serta sosok yang dikenal sangat sabar dan rendah hati. 1. Kelahiran dan keluarga Mbah Hamid lahir dengan nama Abdul Mu'thi di Dukuh Sumurkepel, Desa Sumber Girang, Lasem, Rembang, Jawa Tengah, pada 22 November 1914. Beliau berasal dari keluarga ulama. Ayahnya adalah KH Abdullah bin KH Umar, sedangkan ibunya Nyai Raihanah binti KH Shiddiq. Keluarga beliau mempunyai hubungan yang kuat dengan tradisi pesantren. Kakeknya, KH Shiddiq, juga merupakan seorang ulama. Dari jalur keluarga ini pula terdapat tokoh-tokoh NU yang kemudian dikenal luas, termasuk KH Ahmad Shiddiq. 2. Menuntut ilmu Sejak kecil, Abdul Mu'thi mendapatkan pendidikan agama dari keluarganya. Beliau kemudian belajar di beberapa pesantren. Di antara tempat beliau menimba ilmu adalah: Pesantren Talangsari, Jember Pondok Pesantren Kasingan, Rembang Pondok Pesantren Tremas, Pacitan Di Pesantren Tremas beliau menimba ilmu selama kurang lebih 12 tahun di bawah asuhan KH Dimyathi. Masa muda beliau memiliki kepribadian yang unik. Riwayat-riwayat tentang Mbah Hamid menggambarkan beliau sebagai anak yang aktif dan gemar bermain, termasuk sepak bola. Namun, perjalanan hidupnya kemudian berubah menjadi perjalanan panjang dalam menuntut ilmu dan mendalami agama. 3. Mengganti nama menjadi Abdul Hamid Nama lahir beliau adalah Abdul Mu'thi. Dalam berbagai riwayat, setelah menunaikan ibadah haji, beliau kemudian dikenal dengan nama Abdul Hamid. Nama inilah yang kemudian sangat terkenal di kalangan masyarakat Pasuruan. 4. Menikah dan menetap di Pasuruan Setelah menyelesaikan pendidikan pesantren, beliau menikah dengan Nyai Nafisah, putri KH Ahmad Qusyairi. Pernikahan tersebut berlangsung di Pasuruan pada 12 September 1940 menurut salah satu riwayat. Setelah menikah, beliau menetap di Pasuruan dan tinggal di lingkungan Pesantren Salafiyah. Pada masa awal kehidupan rumah tangganya, Mbah Hamid tidak langsung menjadi pengasuh pesantren. Beliau pernah menjalani kehidupan sederhana dengan berdagang, antara lain berdagang sepeda, kelapa, kedelai, serta menyewa sawah. 5. Menjadi pengasuh Pesantren Salafiyah Tahun 1951 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan dakwah Mbah Hamid. Setelah wafatnya KH Abdullah bin Yasin, pengasuh Pesantren Salafiyah, Mbah Hamid kemudian dipercaya untuk memimpin dan mengembangkan pesantren tersebut. Di bawah kepemimpinannya, Pesantren Salafiyah berkembang dan santrinya semakin banyak. Selain mengajar di pesantren, Mbah Hamid juga aktif berdakwah ke berbagai daerah di sekitar Pasuruan. Masyarakat datang kepada beliau untuk belajar agama, meminta nasihat, dan berkonsultasi mengenai persoalan kehidupan. 6. Sosok yang dikenal sangat sabar Salah satu sifat Mbah Hamid yang paling sering dikenang adalah kesabarannya. Beliau dikenal jarang marah kepada santri, keluarga, maupun masyarakat. Kesabaran tersebut bahkan menjadi salah satu ciri yang paling melekat dalam kisah kehidupan beliau. kesabaran Mbah Hamid di masa tuanya sangat berbeda dengan sifat keras dan kenakalannya ketika masih muda. Cara beliau mendidik santri juga tidak hanya melalui pengajaran kitab, tetapi terutama melalui keteladanan akhlak dan kehidupan sehari-hari. 7. Wafat dan makam Mbah Hamid wafat pada 25 Desember 1982 M atau 10 Rabiul Awwal 1403 H. Beliau dimakamkan di kompleks pemakaman ulama/wali di Kota Pasuruan, di belakang Masjid Agung Al-Anwar, kawasan yang hingga kini menjadi salah satu tempat ziarah penting bagi masyarakat. 8. Warisan perjuangan Mbah Hamid Warisan terbesar Mbah Hamid bukan hanya Pesantren Salafiyah, tetapi juga akhlak, kesabaran, ketawadhuan, kecintaan kepada ilmu, dan keteladanan dalam berdakwah. #fyp #mbahhamidpasuruan
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy