@thereal_hamster08: ???Tower of Diva??? #roblox #fyp #viral #creepy #towerofdiva

Thereal_hamster08
Thereal_hamster08
Open In TikTok:
Region: DE
Friday 12 December 2025 15:18:29 GMT
155554
2064
226
141

Music

Download

Comments

liyorosing
Rosing :
the yesha tray too in Roblox
2026-05-31 10:40:07
0
abbycadabby039
🌈abby cadabby fan🧁 :
Don't like tower of diva
2025-12-12 16:15:53
16
kitty13355
🖤🇲🇦kitty🇲🇦🖤 :
name game?
2025-12-12 17:45:51
16
seong.gihunnumber1fan
🪷Gary🫧 :
Please diva how do you beat the maze
2025-12-21 20:28:48
1
sebasnotcool
Diddy blud :
She probably accidentally used free Scripps
2025-12-21 18:07:32
1
kirill96553
kirill :
2025-12-12 18:26:59
11
wiktoria.sley.babka
W†ktor†a :
what game is this??
2025-12-12 17:22:11
1
acheelou
•♥• joems •♥• :
i’m just iodine in. 2026
2026-01-07 00:40:38
2
mymameisu
$Young.𝓒uh$!𝖋𝖚𝖈𝖐 𝖑𝖔𝖛𝖊 :
😔😔
2025-12-28 03:13:26
1
_beauty_blender
_beauty_blender :
First 😭
2025-12-12 15:24:40
3
vanizz_imupp
Vnzz⚡ :
😨
2025-12-29 00:55:42
0
cassandradjnnvillanueva
Cassandra :
just delete tower of diva I'm so scared
2026-03-31 10:13:04
1
gintama393
LADJA PRINCESS ⭐⭐ :
2025-12-12 18:47:16
3
lina21662
lina :
2025-12-31 08:01:11
1
the.ducklings09
Hollows.xx :
IN THE MIGHTY OF JESUS
2026-03-27 07:26:41
2
abbycadabby039
🌈abby cadabby fan🧁 :
I like tower of diva😂
2025-12-29 06:25:07
1
rxgl.m
𝙧𝙞𝙜𝙚𝙡 ‧₊ ⋅ ˚✮ :
2026-03-28 13:54:19
1
acheelou
•♥• joems •♥• :
@2025. _2027 _2028
2026-01-07 00:48:55
1
shakira.calleon
shakira calleon :
u are the owner dont mind my sticker and l like tower of diva!
2025-12-24 10:50:39
5
bisma_sayang
Bisma03 :
itu namanya slender man
2025-12-16 04:22:33
0
muzdalifa0509
{Lily} 🖤🥷🏻 :
First
2025-12-12 15:25:06
1
waeqt6
みやむらだいき :
2025-12-14 12:22:43
1
fan_of_sprout
baby bart :
you are the creater of this game
2025-12-12 15:25:58
2
dimitrina.koleva7
Dimitrina Koleva :
game name
2025-12-13 13:57:49
0
aimeejanecupat
RAIANAH_____♡REN :
i really saw that in the tower of diva .....
2025-12-16 01:10:10
0
To see more videos from user @thereal_hamster08, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang pekerja rumah tangga asing di Singapura dijatuhi hukuman empat minggu penjara setelah mencuri S$677 dari majikannya yang lanjut usia dan mentransfer sebagian besar uang tersebut kepada pacarnya di Indonesia. Depi Lestari, 41 tahun, mengaku bersalah atas satu tuduhan pencurian pada 25 Agustus 2026. Hukuman tersebut dihitung mundur ke tanggal penangkapannya. Kasus ini melibatkan pasangan berusia 70-an yang mempekerjakan Lestari sebagai pembantu rumah tangga. Menurut laporan, Lestari mengambil uang tunai saat majikannya sedang tidur sebelum meninggalkan rumah mereka dengan barang-barangnya. Pembantu mengambil uang tunai dari dompet majikannya Menurut Shin Min Daily News, pencurian itu terjadi sekitar pukul 7 pagi pada tanggal 8 Juli. Saat pasangan lanjut usia itu masih tidur, Lestari diduga membuka kunci tas kerja majikannya dan mengambil dompetnya. Kemudian ia mengambil uang tunai S$677 dari dompet tersebut. Sebelum meninggalkan properti tersebut, Lestari juga mengambil dokumen identitas pasangan tersebut.  Majikannya, seorang wanita, menemukan bahwa uang tunai dan asistennya hilang ketika ia bangun sekitar pukul 08.30 pagi. Majikannya kemudian menghubungi polisi untuk melaporkan kejadian tersebut. Investigasi kemudian menemukan bahwa Lestari telah menukarkan uang tunai curian sebesar S$654 menjadi rupiah Indonesia di City Plaza sekitar pukul 09.35 pagi. Ia kemudian mentransfer jumlah yang setara ke rekening bank pacarnya di Indonesia. Sisa uang tunai dihabiskan sendiri oleh Lestari. Pacarnya diduga gagal menemuinya Lestari kemudian pergi ke Bandara Changi setelah pacarnya diduga menyuruhnya menunggu di sana. Ia tampaknya telah diberitahu bahwa pacarnya akan menemuinya di bandara dan mengembalikan uang tersebut kepadanya. Namun, pacarnya tidak muncul, sehingga Lestari menunggu di sana selama beberapa hari. Setelah gagal menemuinya, ia diduga diinstruksikan untuk pergi ke Batam dengan feri sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta, tempat mereka akan bertemu. Pada tanggal 12 Juli, Lestari pergi ke HarbourFront Centre untuk mencoba naik feri ke Batam.  Polisi menangkapnya di sana sebelum dia sempat meninggalkan Singapura. Pengadilan mendengar tentang tekanan finansial Selama persidangan, Lestari mengatakan bahwa dia sedang mengalami kesulitan keuangan ketika memutuskan untuk mengambil uang tersebut. Dia juga mengklaim bahwa dia berada di bawah tekanan berat dari pacarnya, yang berada di Indonesia. Lestari menyatakan penyesalannya karena mencuri dari majikannya dan meminta keringanan hukuman kepada pengadilan. Namun, hakim mencatat bahwa tindakannya merupakan pelanggaran kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai pekerja rumah tangga. Pengadilan juga mencatat bahwa Lestari belum melakukan restitusi atas uang yang dicuri pada saat dijatuhkan hukuman. Dia akhirnya dijatuhi hukuman empat minggu penjara, dengan masa hukuman dihitung mundur hingga 12 Juli, hari dia ditangkap di HarbourFront Centre. Kasus ini menyoroti potensi konsekuensi hukum dari pencurian di Singapura, bahkan ketika jumlah yang terlibat relatif kecil. Pekerja rumah tangga asing dan karyawan lain yang dinyatakan bersalah karena menyalahgunakan uang milik majikan mereka juga dapat menghadapi konsekuensi yang memengaruhi status pekerjaan dan imigrasi mereka, tergantung pada keadaan kasus tersebut.
Seorang pekerja rumah tangga asing di Singapura dijatuhi hukuman empat minggu penjara setelah mencuri S$677 dari majikannya yang lanjut usia dan mentransfer sebagian besar uang tersebut kepada pacarnya di Indonesia. Depi Lestari, 41 tahun, mengaku bersalah atas satu tuduhan pencurian pada 25 Agustus 2026. Hukuman tersebut dihitung mundur ke tanggal penangkapannya. Kasus ini melibatkan pasangan berusia 70-an yang mempekerjakan Lestari sebagai pembantu rumah tangga. Menurut laporan, Lestari mengambil uang tunai saat majikannya sedang tidur sebelum meninggalkan rumah mereka dengan barang-barangnya. Pembantu mengambil uang tunai dari dompet majikannya Menurut Shin Min Daily News, pencurian itu terjadi sekitar pukul 7 pagi pada tanggal 8 Juli. Saat pasangan lanjut usia itu masih tidur, Lestari diduga membuka kunci tas kerja majikannya dan mengambil dompetnya. Kemudian ia mengambil uang tunai S$677 dari dompet tersebut. Sebelum meninggalkan properti tersebut, Lestari juga mengambil dokumen identitas pasangan tersebut. Majikannya, seorang wanita, menemukan bahwa uang tunai dan asistennya hilang ketika ia bangun sekitar pukul 08.30 pagi. Majikannya kemudian menghubungi polisi untuk melaporkan kejadian tersebut. Investigasi kemudian menemukan bahwa Lestari telah menukarkan uang tunai curian sebesar S$654 menjadi rupiah Indonesia di City Plaza sekitar pukul 09.35 pagi. Ia kemudian mentransfer jumlah yang setara ke rekening bank pacarnya di Indonesia. Sisa uang tunai dihabiskan sendiri oleh Lestari. Pacarnya diduga gagal menemuinya Lestari kemudian pergi ke Bandara Changi setelah pacarnya diduga menyuruhnya menunggu di sana. Ia tampaknya telah diberitahu bahwa pacarnya akan menemuinya di bandara dan mengembalikan uang tersebut kepadanya. Namun, pacarnya tidak muncul, sehingga Lestari menunggu di sana selama beberapa hari. Setelah gagal menemuinya, ia diduga diinstruksikan untuk pergi ke Batam dengan feri sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta, tempat mereka akan bertemu. Pada tanggal 12 Juli, Lestari pergi ke HarbourFront Centre untuk mencoba naik feri ke Batam. Polisi menangkapnya di sana sebelum dia sempat meninggalkan Singapura. Pengadilan mendengar tentang tekanan finansial Selama persidangan, Lestari mengatakan bahwa dia sedang mengalami kesulitan keuangan ketika memutuskan untuk mengambil uang tersebut. Dia juga mengklaim bahwa dia berada di bawah tekanan berat dari pacarnya, yang berada di Indonesia. Lestari menyatakan penyesalannya karena mencuri dari majikannya dan meminta keringanan hukuman kepada pengadilan. Namun, hakim mencatat bahwa tindakannya merupakan pelanggaran kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai pekerja rumah tangga. Pengadilan juga mencatat bahwa Lestari belum melakukan restitusi atas uang yang dicuri pada saat dijatuhkan hukuman. Dia akhirnya dijatuhi hukuman empat minggu penjara, dengan masa hukuman dihitung mundur hingga 12 Juli, hari dia ditangkap di HarbourFront Centre. Kasus ini menyoroti potensi konsekuensi hukum dari pencurian di Singapura, bahkan ketika jumlah yang terlibat relatif kecil. Pekerja rumah tangga asing dan karyawan lain yang dinyatakan bersalah karena menyalahgunakan uang milik majikan mereka juga dapat menghadapi konsekuensi yang memengaruhi status pekerjaan dan imigrasi mereka, tergantung pada keadaan kasus tersebut.

About