@julia.pallmann19: getting hit head on and rear ended wasn’t on my 2025 bingo card but my Lord protected me from something that could have ended sm worse. thank you Jesus for loving and caring for me. i’m so grateful and blessed to be alive and for seatbelts lol ❤️‍🩹 #jesuslovesyou #caraccident

julia.pallmann19
julia.pallmann19
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 13 December 2025 16:44:24 GMT
1468
114
12
1

Music

Download

Comments

maddee0306
Maddee :
Omg I have the same vehicle. I’m so glad you’re ok!!!!
2025-12-20 01:58:58
2
evie.from.the.roc
Evelyn O'Hara :
Omg🥺 I'm so glad you're okay❤️
2025-12-15 04:07:40
2
torrieentner
tor :
I love you!! So so thankful God kept you safe!!
2025-12-14 01:56:13
2
melina.olivia
Mel :
I love you so much!!! Thanking him EVERYDAY!
2025-12-13 19:07:03
2
miss.yarn
Kiley Lachiusa :
Im so glad your okay. ❤❤
2025-12-13 19:44:58
2
elliesspam224
ellie :
sending u so much love Jules❤️
2025-12-13 18:19:03
1
jazalynnt
jazzy :) :
i love you bb
2025-12-13 18:48:37
1
lpallmann2006
Lpallmann2006 :
Jesus was watching over you ❤️❤️
2025-12-13 17:48:42
2
fomite
🩷 :
oh julia, god bless i’m so glad you’re safe 🙏🩷
2025-12-13 18:37:38
1
anna.gecko
anna 🦝 :
God is SO good. I’m so glad you’re okay. Love you so much juju❤
2025-12-13 19:22:17
1
emily.garyyy
em<3 :
❤️❤️
2025-12-13 17:09:17
1
domzworld05
domzworld05 :
so happy you’re okay Julia and I’m still praying for you love 💗💗💗
2025-12-13 21:35:14
2
To see more videos from user @julia.pallmann19, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PAMEKASAN, MADURANET – CEO PT Bawang Mas Grup Khairul Umam atau akrab disapa Haji Her, mengungkap alasannya ikut membeli garam untuk membantu patani meski Tidak tau soal garam. Haji Her mengaku sejak awal tidak memahami secara mendalam mengenai  ilmu garam. Namun, kondisi petani yang menghadapi harga rendah membuat dirinya memilih turun tangan dengan cara membeli garam dalam jumlah besar. “Saya tidak ngerti ilmu garam itu seperti apa. Waktu itu saya nyuruh orang, kamu beli garam, bantu petani saya,” ujar Haji Her. Menurutnya, pembelian garam tersebut mulai dilakukan pada 2023. Saat itu, ia mendapatkan informasi bahwa harga pokok pembelian (HPP) garam berada di kisaran Rp1.600 hingga Rp1.700 per kilogram. Tanpa banyak mempertimbangkan persoalan teknis, Haji Her mengaku hanya memberikan dana kepada orang yang dipercaya untuk melakukan pembelian. “Saya nggak tahu gudangnya di mana, nggak tahu. Pokoknya saya nyuruh beli saja. Waktu itu katanya HPP-nya Rp1.600 atau Rp1.700, ya sudah, beli,” katanya. Situasi berubah pada 2024. Harga garam mengalami penurunan cukup tajam hingga berada di kisaran Rp800 per kilogram. Melihat kondisi tersebut, Haji Her kemudian meminta agar pembelian garam dari petani tidak dilakukan di bawah harga Rp1.000 per kilogram. “Saya bilang kepada yang beli, jangan beli garam di bawah harga Rp1.000. Sudah, beli sebanyak-banyaknya. Minimal harga Rp1 juta,” ujarnya. Ia menegaskan, keputusan tersebut bukan semata-mata berorientasi pada keuntungan. Menurut Haji Her, petani harus tetap mendapatkan keuntungan dari hasil produksinya. “Jangan sampai petani rugi. Petani itu harus untung,” tegasnya. Meski mengaku tidak memahami secara mendalam mengenai seluk-beluk perdagangan garam, Haji Her menyebut pembelian tersebut dilakukan dengan niat membantu petani yang tengah menghadapi anjloknya harga.#pamekasan #petanigarammadura #hajiher #ptbawangmasgroup #garampamekasan
PAMEKASAN, MADURANET – CEO PT Bawang Mas Grup Khairul Umam atau akrab disapa Haji Her, mengungkap alasannya ikut membeli garam untuk membantu patani meski Tidak tau soal garam. Haji Her mengaku sejak awal tidak memahami secara mendalam mengenai ilmu garam. Namun, kondisi petani yang menghadapi harga rendah membuat dirinya memilih turun tangan dengan cara membeli garam dalam jumlah besar. “Saya tidak ngerti ilmu garam itu seperti apa. Waktu itu saya nyuruh orang, kamu beli garam, bantu petani saya,” ujar Haji Her. Menurutnya, pembelian garam tersebut mulai dilakukan pada 2023. Saat itu, ia mendapatkan informasi bahwa harga pokok pembelian (HPP) garam berada di kisaran Rp1.600 hingga Rp1.700 per kilogram. Tanpa banyak mempertimbangkan persoalan teknis, Haji Her mengaku hanya memberikan dana kepada orang yang dipercaya untuk melakukan pembelian. “Saya nggak tahu gudangnya di mana, nggak tahu. Pokoknya saya nyuruh beli saja. Waktu itu katanya HPP-nya Rp1.600 atau Rp1.700, ya sudah, beli,” katanya. Situasi berubah pada 2024. Harga garam mengalami penurunan cukup tajam hingga berada di kisaran Rp800 per kilogram. Melihat kondisi tersebut, Haji Her kemudian meminta agar pembelian garam dari petani tidak dilakukan di bawah harga Rp1.000 per kilogram. “Saya bilang kepada yang beli, jangan beli garam di bawah harga Rp1.000. Sudah, beli sebanyak-banyaknya. Minimal harga Rp1 juta,” ujarnya. Ia menegaskan, keputusan tersebut bukan semata-mata berorientasi pada keuntungan. Menurut Haji Her, petani harus tetap mendapatkan keuntungan dari hasil produksinya. “Jangan sampai petani rugi. Petani itu harus untung,” tegasnya. Meski mengaku tidak memahami secara mendalam mengenai seluk-beluk perdagangan garam, Haji Her menyebut pembelian tersebut dilakukan dengan niat membantu petani yang tengah menghadapi anjloknya harga.#pamekasan #petanigarammadura #hajiher #ptbawangmasgroup #garampamekasan

About