@anifa.tamara: Metime and chill 🧖🏻‍♀️💅🏻 #CapCut #treatmentwajah #ClickhouseMelawai #myclickhouse #klinikkecantikan

Anifa Tamara
Anifa Tamara
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 14 December 2025 04:39:59 GMT
8454
52
16
0

Music

Download

Comments

m_kanina_f
Michachan :
mesti tarik doi buat anterin kesana besok
2025-12-18 06:47:53
1
fenitasendy
sendy :
keren bngt tmpt treatmentnya
2025-12-17 18:11:50
1
rsqa_00
rsqa_00 :
Waahhh jadi pngen nyobain treatment kesitu jg kak😍
2025-12-17 20:05:51
1
dsiprima
Desi Primadita :
Sakit ga ka treatmentnya ?
2025-12-17 23:18:48
1
shinod0109
yuk kita healing :
ada treatment apa sih di situ?
2025-12-17 23:35:02
1
ela_nita94
Ela Nita Silalahi :
Cakep banget dekor nya ya jadi entah lama lama metime
2025-12-18 00:22:19
1
ginnymozzarella
Ginny :
Habis berapa kak treatmentnya? Ada apa aja treatmentnya?
2025-12-18 01:05:22
1
putriashal
putri ashal :
Wajib sih minimal sebulan sekali:))
2025-12-18 02:22:36
1
its.geminigurl
✨Vebyfd✨ :
Click house biasanya suka banyak promo kan??
2025-12-18 04:22:32
1
_haninar
Hanina Ar Ridho :
udah lama gak treatment kak
2025-12-18 04:41:14
1
daddygolsha
Baba Golsha :
estetik banget tempatnya kak
2025-12-18 04:51:09
1
sintanmldya
sintanmldya :
omoo cantikk bgtt tempatnyaa😍
2025-12-18 05:51:33
1
sri.cantika83
Sri Cantika :
mau nyoba treatment disini juga ah
2025-12-18 06:39:18
1
uwie_chanzzz
uwie_chanzzz :
Asik tempat nya nyaman ya
2025-12-18 09:25:27
1
kemenza
Luluk zaidah :
😭
2025-12-22 17:03:11
0
To see more videos from user @anifa.tamara, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About