@4zsjo: عضمة الأم ||د.الشيخ عَـلي المياحِـي ||🌻‏🤍.. . . . . . #الشيخ_علي_المياحي

أثــَـر الميـاحيّ
أثــَـر الميـاحيّ
Open In TikTok:
Region: IQ
Sunday 14 December 2025 15:14:22 GMT
2169160
252503
3756
22274

Music

Download

Comments

1112233zxc
ALAA MUHSIN :
شيخي توني دفنت أمي وجيت 🥹
2025-12-14 20:35:37
566
_dq96
نازو୭ڪـٓيه♡ :
ماتت امي والحياه محلوة وعلي😞
2025-12-14 20:21:47
115
user9927873107980
امي جنه :
البيت الي مابيه ام 😭 مايسوه دكت باب 😭😭💔
2025-12-21 09:20:23
6
h_s.h_9
حسون🗽✨ :
ألف الحمدلله وشكر ربي يحفظها❤️
2026-01-09 00:08:25
12
user53909859405752
ازولةة :
الحمدلله والشكر الله
2025-12-21 11:48:41
6
nada62463
حـ❣ـہرهـ❣ـہ :
من مات ابوي لهس الحياة مو حلوه😢
2025-12-15 07:04:29
61
3333llllmh
سِـکْرهّـ🌚🙈 :
الحمد الله والشكر
2026-01-16 16:11:38
5
1il_x327
𝙉𝘼𝙁𝘼𝙎ღ :
الحمدلله وشكرا 🌹
2025-12-14 16:51:16
16
xve_4i
. :
الله يحفضلي امي و يطول بعمرها امين يارب العالمين
2025-12-20 09:26:05
5
amer.aa356
أموري؟ جداحه 🥇🥊😎👑($)؛ :؛ :
😔💔🫀❤️‍🩹
2025-12-15 09:46:26
5
donia_2009.d
𝑫𝒐𝒏𝒊𝒂 // دنہـــ313ـيہــآ :
ربي احفظ امي 🥹🤲🏻
2025-12-20 14:27:07
8
user5304294032196
ضوء القمر :
الله يرحمه امي 🤲🥺💔😔
2025-12-14 17:09:27
23
2j.fe3
جعفر محمد :
2026-01-09 21:07:25
9
user13353428595105
ابن العماره :
ولللة من وراك خليتني اصلي وحق الحسين من هذا اليوم راح اصلي 🥺
2025-12-20 07:19:32
28
user5025912281004
نسمات هادئه 🫶 :
الشكر الله 🤲
2025-12-14 20:32:28
17
dy5y3j
دكتورة مايا :
الله يرحمه ماما🥺💔
2025-12-15 10:17:11
38
ali6z622
علي | 🇮🇶 Ali :
هاي لصاحب الفيديو ❤️
2025-12-29 18:05:59
13
mmrrp5
ملاك :
الف الحمد لله ياربي طول بعمرامي بحق محمد وال محمد 🤲♥️
2025-12-14 19:27:24
41
bvdxadcidou
🖤عطر الحرمين 313 🖤 :
الحمد لله والشكر ربي🌹💜
2025-12-19 22:09:41
7
25oz8
بنت كربلاء 😍 :
الحمدالله وشكر الله يحفظ امي
2025-12-14 19:45:01
12
lawabeer
المحامية عبير مازن الكعبي :
اخخ يا يمه شلون هيج رحتي مامصدكه والله 😔
2025-12-14 19:39:08
16
mackay108
سـاجـد 🇵🇸 :
الحمدلله 🫶🏻🥹
2025-12-14 17:29:08
15
user34954565457741
👑سيده المزاج👑 :
الله يحفظها ولايحرمني من هاي النعمه يارب 🤲🥺❤️
2025-12-15 05:15:31
9
222snb33
⏳ ام السند🌹 وفيه 💞 :
الحمدلله صح الله 🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲
2025-12-15 08:28:56
6
q2_oj2
® ـمَـٌفٓـارٰٰغلُكــمْ.(^_-) " :
يا ريت امي موجوده💔
2025-12-14 15:26:15
32
To see more videos from user @4zsjo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Hari ini akan menjadi hari yang paling buruk dalam hidupmu saat bundamu resmi menikah dengan pria bernama Park Shanel, orang yang baru beberapa hari memperkenalkan dirinya sebagai calon ayahmu itu. Serta anak tunggalnya yang bernama Park Sunghoon dan yang akhir-akhir ini selalu mengisi pikiranmu. Bagiamana mungkin tidak memikirkannya, Sunghoon terlihat menarik di matamu apalagi saat kamu tahu bahwa pria itu sangat dingin bahkan saat memperkenalkan dirinya sebagai calon kakakmu pada saat itu. Hari pernikahan itu akhirnya selesai juga. Semua tamu mulai pulang satu per satu, meninggalkan aula yang perlahan kembali sepi. Kamu berdiri di samping bundamu sambil memaksakan senyum setiap kali ada orang yang mengucapkan selamat. Entah sudah berapa kali kamu mendengar kalimat, “Sekarang kalian jadi keluarga baru yang bahagia ya.” Bahagia? Kamu sendiri bahkan masih belum bisa menerima kenyataan kalau hidupmu berubah secepat ini. Beberapa jam kemudian, mobil hitam milik Park Shanel berhenti tepat di depan sebuah rumah mewah yang berdiri megah di kawasan elit kota. Rumah dua lantai dengan halaman luas, taman yang terawat rapi, dan jendela-jendela tinggi yang membuatnya terlihat seperti rumah yang hanya pernah kamu lihat di drama. “Mulai hari ini kita tinggal di sini,” ucap Park Shanel sambil tersenyum pada bundamu. Bundamu terlihat sangat senang. Berbeda denganmu yang hanya mengangguk pelan sebelum turun dari mobil. Begitu masuk ke dalam, aroma kayu dan wangi ruangan langsung menyambut. Interior rumah itu didominasi warna putih dan cokelat, sederhana tapi elegan. Semua sudah tertata rapi seolah rumah itu memang siap dihuni sejak lama. “Kamar kamu di lantai dua, sebelah taman balkon,” kata Park Shanel sambil menunjuk ke arah tangga. Kamu mengangguk lagi. Saat sedang memperhatikan isi rumah, tanpa sadar pandanganmu mencari satu orang. Sunghoon. Pria itu berdiri tidak jauh dari ruang tamu dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku celana. Kaos hitam polos dan celana training abu-abu yang dipakainya terlihat sederhana, tapi tetap saja berhasil membuat siapa pun yang melihatnya sulit mengalihkan pandangan. Ekspresinya masih sama seperti pertama kali kalian bertemu. Dingin seolah tidak ada satu pun hal di dunia ini yang benar-benar menarik perhatiannya. Kamu sempat meliriknya beberapa detik lebih lama dari yang seharusnya. Sampai tiba-tiba tatapan kalian bertemu dan refleks kamu langsung membuang muka dan pura-pura memperhatikan lukisan di dinding. “Ya ampun... ngapain sih ngelihatin dia terus?” kamu mengusap tengkuk sendiri karena malu. Sementara Sunghoon hanya memandangmu sebentar tanpa mengubah ekspresinya sedikit pun sebelum kembali melirik-lirik isi rumah dengan datar. Malam pertama di rumah baru itu terasa jauh lebih sunyi dari yang kamu bayangkan. Bari dapur tercium aroma masakan yang sejak sore dimasak bundamu bersama Park Shanel. Suara piring yang saling beradu sesekali terdengar, diselingi tawa kecil mereka yang membuat rumah besar itu terasa hangat. “Kakak belum turun juga?” tanya bundamu sambil meletakkan mangkuk sup di atas meja makan. Park Shanel melirik jam dinding. “Mungkin masih di kamar.” Bundamu kemudian menoleh kepadamu. “Nak, bisa tolong panggil Sunghoon? Bilang makan malamnya udah siap.” Kamu yang sedang menuang air minum langsung berhenti. “Hah... aku?” tanyamu. “Iya. Kamarnya paling ujung di lantai dua.” ucap bunda sambil tersenyum tipis padamu. Kamu sempat ingin menolak, tapi melihat bundamu tersenyum penuh harap, akhirnya kamu mengangguk pelan. “Iya, Bun.” Tangga kayu itu terasa jauh lebih panjang dari biasanya. Setiap anak tangga yang kamu pijak justru membuat jantungmu berdetak semakin cepat. Padahal kamu cuma disuruh manggil makan malam. Bukan melakukan hal yang aneh. Sesampainya di depan kamar Sunghoon, kamu berdiri beberapa detik sambil menatap pintu berwarna abu-abu itu. Pelan-pelan kamu mengangkat tangan. Tok. Tok. “Sunghoon...” Tidak ada jawaban. klo rame otw extra part🤗 #sunghoon #pov #enhypenpov
POV : Hari ini akan menjadi hari yang paling buruk dalam hidupmu saat bundamu resmi menikah dengan pria bernama Park Shanel, orang yang baru beberapa hari memperkenalkan dirinya sebagai calon ayahmu itu. Serta anak tunggalnya yang bernama Park Sunghoon dan yang akhir-akhir ini selalu mengisi pikiranmu. Bagiamana mungkin tidak memikirkannya, Sunghoon terlihat menarik di matamu apalagi saat kamu tahu bahwa pria itu sangat dingin bahkan saat memperkenalkan dirinya sebagai calon kakakmu pada saat itu. Hari pernikahan itu akhirnya selesai juga. Semua tamu mulai pulang satu per satu, meninggalkan aula yang perlahan kembali sepi. Kamu berdiri di samping bundamu sambil memaksakan senyum setiap kali ada orang yang mengucapkan selamat. Entah sudah berapa kali kamu mendengar kalimat, “Sekarang kalian jadi keluarga baru yang bahagia ya.” Bahagia? Kamu sendiri bahkan masih belum bisa menerima kenyataan kalau hidupmu berubah secepat ini. Beberapa jam kemudian, mobil hitam milik Park Shanel berhenti tepat di depan sebuah rumah mewah yang berdiri megah di kawasan elit kota. Rumah dua lantai dengan halaman luas, taman yang terawat rapi, dan jendela-jendela tinggi yang membuatnya terlihat seperti rumah yang hanya pernah kamu lihat di drama. “Mulai hari ini kita tinggal di sini,” ucap Park Shanel sambil tersenyum pada bundamu. Bundamu terlihat sangat senang. Berbeda denganmu yang hanya mengangguk pelan sebelum turun dari mobil. Begitu masuk ke dalam, aroma kayu dan wangi ruangan langsung menyambut. Interior rumah itu didominasi warna putih dan cokelat, sederhana tapi elegan. Semua sudah tertata rapi seolah rumah itu memang siap dihuni sejak lama. “Kamar kamu di lantai dua, sebelah taman balkon,” kata Park Shanel sambil menunjuk ke arah tangga. Kamu mengangguk lagi. Saat sedang memperhatikan isi rumah, tanpa sadar pandanganmu mencari satu orang. Sunghoon. Pria itu berdiri tidak jauh dari ruang tamu dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku celana. Kaos hitam polos dan celana training abu-abu yang dipakainya terlihat sederhana, tapi tetap saja berhasil membuat siapa pun yang melihatnya sulit mengalihkan pandangan. Ekspresinya masih sama seperti pertama kali kalian bertemu. Dingin seolah tidak ada satu pun hal di dunia ini yang benar-benar menarik perhatiannya. Kamu sempat meliriknya beberapa detik lebih lama dari yang seharusnya. Sampai tiba-tiba tatapan kalian bertemu dan refleks kamu langsung membuang muka dan pura-pura memperhatikan lukisan di dinding. “Ya ampun... ngapain sih ngelihatin dia terus?” kamu mengusap tengkuk sendiri karena malu. Sementara Sunghoon hanya memandangmu sebentar tanpa mengubah ekspresinya sedikit pun sebelum kembali melirik-lirik isi rumah dengan datar. Malam pertama di rumah baru itu terasa jauh lebih sunyi dari yang kamu bayangkan. Bari dapur tercium aroma masakan yang sejak sore dimasak bundamu bersama Park Shanel. Suara piring yang saling beradu sesekali terdengar, diselingi tawa kecil mereka yang membuat rumah besar itu terasa hangat. “Kakak belum turun juga?” tanya bundamu sambil meletakkan mangkuk sup di atas meja makan. Park Shanel melirik jam dinding. “Mungkin masih di kamar.” Bundamu kemudian menoleh kepadamu. “Nak, bisa tolong panggil Sunghoon? Bilang makan malamnya udah siap.” Kamu yang sedang menuang air minum langsung berhenti. “Hah... aku?” tanyamu. “Iya. Kamarnya paling ujung di lantai dua.” ucap bunda sambil tersenyum tipis padamu. Kamu sempat ingin menolak, tapi melihat bundamu tersenyum penuh harap, akhirnya kamu mengangguk pelan. “Iya, Bun.” Tangga kayu itu terasa jauh lebih panjang dari biasanya. Setiap anak tangga yang kamu pijak justru membuat jantungmu berdetak semakin cepat. Padahal kamu cuma disuruh manggil makan malam. Bukan melakukan hal yang aneh. Sesampainya di depan kamar Sunghoon, kamu berdiri beberapa detik sambil menatap pintu berwarna abu-abu itu. Pelan-pelan kamu mengangkat tangan. Tok. Tok. “Sunghoon...” Tidak ada jawaban. klo rame otw extra part🤗 #sunghoon #pov #enhypenpov

About