@retamednevercoming: the mouth also connected together making him look like he has a cleft lip but its a bit cute i should say #roblox #towerheroesroblox #towerheroesfandom #towerheroes #furry

Perikki
Perikki
Open In TikTok:
Region: US
Monday 15 December 2025 06:53:36 GMT
2524
57
4
0

Music

Download

Comments

z0mb1e__zz
🧟‍♂️ :
What is this sound blessing in my ears 😭🙏
2025-12-15 07:03:10
2
goose_lover13
Subspace Goose / 🇵🇹 :
I feel so bad for not playing 2024 egg hunt
2026-01-04 14:46:16
0
dyvanosalotti
DyvanoSalotty :
tower heroes mentioned✌️🔥🌹
2025-12-15 15:02:48
1
mjpg2021
mart :
dude that's so peak
2025-12-29 07:23:46
1
To see more videos from user @retamednevercoming, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dia: “Lagi apa?” Kamu jawab. Lalu dia balas beberapa kali. Besoknya menghilang. Beberapa hari kemudian muncul lagi. Dia: “Udah makan belum?” Setelah itu hilang lagi. Seminggu kemudian datang lagi. Dia: “Maaf ya, lagi sibuk.” Lalu polanya terus berulang. Kalau dia hanya mengirim chat seperti itu, jangan buru-buru berharap. Bukan karena chat “Lagi apa?” atau “Udah makan?” itu salah. Masalahnya adalah ketika isi percakapannya tidak pernah berkembang menjadi hubungan yang lebih jelas. Dia tidak pernah benar-benar berusaha mengenalmu lebih dalam. Tidak pernah mengajak bertemu. Tidak pernah membuat rencana. Tidak pernah memberi kepastian. Yang ada hanya percakapan singkat yang terus diulang. Banyak orang keliru menganggap perhatian kecil sebagai tanda keseriusan. Padahal perhatian sesaat sangat mudah diberikan. Yang sulit adalah mempertahankan perhatian itu secara konsisten dan membuktikannya lewat tindakan. Orang yang serius juga bisa memulai chat dengan kalimat sederhana seperti “Lagi apa?” Bedanya, dia tidak berhenti di situ. Dia penasaran dengan hidupmu, mengingat apa yang kamu ceritakan, mencari waktu untuk bertemu, dan berusaha membuat hubungan terus berkembang. Jadi jangan menilai seseorang dari satu chat yang terdengar manis. Lihat ke mana arah hubungan itu berjalan. Karena yang menentukan keseriusan bukan kalimat pembukanya, melainkan usaha yang dilakukan setelah komunimasi dimulai. #Relationship #bertumbuhbersamawm #selfworth #selfawareness #gaslighting
Dia: “Lagi apa?” Kamu jawab. Lalu dia balas beberapa kali. Besoknya menghilang. Beberapa hari kemudian muncul lagi. Dia: “Udah makan belum?” Setelah itu hilang lagi. Seminggu kemudian datang lagi. Dia: “Maaf ya, lagi sibuk.” Lalu polanya terus berulang. Kalau dia hanya mengirim chat seperti itu, jangan buru-buru berharap. Bukan karena chat “Lagi apa?” atau “Udah makan?” itu salah. Masalahnya adalah ketika isi percakapannya tidak pernah berkembang menjadi hubungan yang lebih jelas. Dia tidak pernah benar-benar berusaha mengenalmu lebih dalam. Tidak pernah mengajak bertemu. Tidak pernah membuat rencana. Tidak pernah memberi kepastian. Yang ada hanya percakapan singkat yang terus diulang. Banyak orang keliru menganggap perhatian kecil sebagai tanda keseriusan. Padahal perhatian sesaat sangat mudah diberikan. Yang sulit adalah mempertahankan perhatian itu secara konsisten dan membuktikannya lewat tindakan. Orang yang serius juga bisa memulai chat dengan kalimat sederhana seperti “Lagi apa?” Bedanya, dia tidak berhenti di situ. Dia penasaran dengan hidupmu, mengingat apa yang kamu ceritakan, mencari waktu untuk bertemu, dan berusaha membuat hubungan terus berkembang. Jadi jangan menilai seseorang dari satu chat yang terdengar manis. Lihat ke mana arah hubungan itu berjalan. Karena yang menentukan keseriusan bukan kalimat pembukanya, melainkan usaha yang dilakukan setelah komunimasi dimulai. #Relationship #bertumbuhbersamawm #selfworth #selfawareness #gaslighting

About