@uninyeudau: Duyệt ! #uninyeudau #VULACI #bigsize

Dương Quỳnh Anh Unin
Dương Quỳnh Anh Unin
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 15 December 2025 07:16:12 GMT
187803
2744
42
320

Music

Download

Comments

thu.hai29
Thu Hải :
k có bigsize luôn. toàn size nhỏ
2025-12-15 23:51:15
5
mainhi_2911
Mai Nhi :
e xin link áo plz vs ạ
2025-12-16 02:43:13
1
tr.t.hienn
trthuhien :
Bà mặc size gì zậyy
2025-12-15 08:53:17
0
knqann1697
Knqan97 :
Đẹp xĩu mua đi mng ơiiii
2026-01-02 17:04:24
0
ngoc27082004
Yêu vô cùng tận(. ❛ ᴗ ❛.) :
Bao giờ shop về thêm size ạ
2025-12-17 00:08:39
0
tranthuong921801
Thương nè 🍉 :
Xin link áo vest nàng
2025-12-15 12:14:29
0
mebillshintho_88
Quang anh :
Xin link áo vest b êi
2025-12-15 10:00:13
0
hongbicuongthuoc
Khong biet uong tkuoc :
Em xin link áo blz vs ạ
2025-12-15 15:40:22
0
thutrin1
Pé Pọ 🍀 :
c mặc còn rông hk ạ
2025-12-16 00:39:50
0
_moewcri
Vờ anh :
Ước có màu trắng ạ
2025-12-27 09:44:25
0
iamxoaiu
IamXoaiiiu :
B mặc size gì ạ
2025-12-22 01:39:27
0
hgtuenn
🧝🏼‍♀️ :
Cho tui xin số đo của bà với ạ
2025-12-15 16:17:46
0
thoxinh1795
Ninh Hải (Sam’s mommy) :
Cho mình xin link áo blazer với
2025-12-16 13:54:29
0
nganguyenn0306
Nguyễn Nga :
Bà ưi cho tui xin link áo vest
2025-12-15 15:44:20
0
phomaibeolam
Anhanh :
Pass áo blazer màu xám tây size L<65kg chưa mặc lần nào ạ
2026-02-03 12:46:28
0
dthao.p
Diệp Thảo :
Mất giỏ hàng rùi bà ơi, tui xin inf váy với
2026-03-20 08:04:53
0
tramy_180907
Trà My :
tóc c cắt kiểu gì thế ạa
2026-01-25 18:01:12
0
nguyenm.thu90
Thư Nguyễn :
😁
2025-12-16 14:16:19
1
singermom161991
小燕子 :
@💘 BỐ ĐƠN THÂN ✅
2026-03-05 16:33:42
0
thaotran070893
Thao Tran :
🥰🥰🥰
2026-01-25 16:27:41
0
locthien2019
Trang Nguyệt :
🥰🥰🥰
2026-01-08 11:19:08
0
_nhungembedangyeucuaqq_
GẤU KHOAI & MILO 🐻🥔🐶 :
😂😂😂
2026-01-06 16:53:14
0
23nhuquynh_manulife
Như Quỳnh :
😅😅😅
2025-12-18 06:25:58
0
brenna.doox
brennadoshop :
🥰
2025-12-27 02:16:58
0
chaalt64
𝓒𝓪𝓶𝓗𝓪 💚 :
😁😁😁
2025-12-15 13:30:41
0
To see more videos from user @uninyeudau, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About