@ignaciaa_antonia: Legendary 🎀🩷

Ignacia Antonia👑
Ignacia Antonia👑
Open In TikTok:
Region: CL
Tuesday 16 December 2025 17:52:05 GMT
21738493
3383164
7308
43786

Music

Download

Comments

luna30510
🫧 :
entonces ignacia ya es mamá 😭💕
2025-12-16 18:11:24
262180
nayeli.gonzalez042
Nayeli. :
Aqui las tías de Ameliaaaaa🥰😭😭
2025-12-16 17:55:16
185497
ariiponchs
Ap :
Omg alcanzó a pasar su primera navidad 💘
2025-12-16 19:15:28
55840
valeeennnn06
29.07.15 :
El embarazo mas rápido que he visto😭😭😭😭❤
2025-12-16 21:06:22
29993
kkiivzy_
─ 𝑲մkí ♡'s 𝐆𝖾𑄝͟𝗇 ࣪ ! :
tempranooo nachita por fin ya somos tias oficiales 😭💗.
2025-12-16 17:55:43
51949
prv_mri44
MARIANA. :
OMGG nació el día de mi cumpleaños 😍😍😍😍🥺
2025-12-16 18:13:55
4401
lavalentina_203
@valentina :
Están todas las tías de Amelia presentes
2025-12-16 17:59:58
5051
_memories_24
𝑴𝒆𝒎𝒐𝒓𝒊𝒆𝒔 :
ha nacido la próxima princesa y reina de genovia!! Amelia 🥺🥺
2025-12-16 18:37:59
18304
adilenealmanzadefranco
Adilene Almanza de F :
Esta mujer hasta antes y después de dar a luz se ve hermosa sea normal o cesárea es dar vida y es difícil 💖🥰🥰
2025-12-16 18:44:04
2146
fernan_ceva
🕸️ :
El momento que todos esperábamos 🥹💗.
2025-12-16 18:11:25
2861
esme1010.0
Esme 🎀 :
Así me agarró el nacimiento de Amelia
2025-12-16 18:50:25
1102
im_nicoo
Nico♡ :
Fue el embarazo más rápido que pude ver
2025-12-17 02:41:53
1979
jajajanni
𝓐𝓷𝓲.⋆♱ :
Al fin podemos decir q somos tías 😭💖
2025-12-16 18:49:15
1655
_mai._xrr
ℳ𝒶𝒾𝒾🗽 :
todas las tias aquiiii😭😭💗💕
2025-12-16 18:43:41
610
ejzulema
Zule💕 :
AMELIA MIGNONETTE THERMOPOLIS RENALDI princesa de Genovia 😻
2025-12-16 22:03:08
117
glxsyy.rose03
🥷🏾💸🇬🇹_!! :
Yaaaaaa somos tiiiiiasssss💗💗😭
2025-12-16 21:21:21
116
nubiaapp_
Nubiaa :
Es el embarazo más rápido que haya visto
2025-12-16 22:16:30
348
lucemjj
Luce :
Mi bebé ya tiene a su bebé en brazos 💗
2025-12-17 01:00:15
213
zamy_c29
ZARUMY :
entonces mi infancia ya es mamá 😭💕
2025-12-17 00:23:35
85
user150625.0
𝓘𝓼𝓪𝓫𝓮𝓵 👸🏻' :
El Verdadero, Todos Te Estabamos Esperandoo🥹🩷.
2025-12-16 22:54:26
75
cherry236746
Cherry23 :
ni xq está pariendo deja de grabar videos aay KDLSKDLSKDKAKDKA
2025-12-16 20:25:22
3946
dianxx_zz3
˙∘☆゚Yana🥋✨ :
Fue como en embarazo de un gato😭💕
2025-12-16 21:53:09
161
liaseconddproo
Liaaa :
Hola Ameliaa💗💗✨
2025-12-17 10:53:08
27
To see more videos from user @ignaciaa_antonia, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).
PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).

About